Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Ketua DPRD Sulbar Sambut Hangat Rencana Kunjungan Jokowi ke Sulbar

Ketua DPRD Sulbar Sambut Hangat Rencana Kunjungan Jokowi ke Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Sulawesi Barat (Sulbar) yang dijadwalkan pada Senin, 22 April 2024 nanti disambut hangat oleh Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi. Hal itu diungkapkan dalam sela-sela kunjungan kerjanya saat menghadiri panen raya di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, pada, Sabtu, (20/4/2024).

“Tentu ini satu kesyukuran juga untuk kita di Sulawesi Barat di tengah padatnya agenda Presiden jelang akhir masa jabatannya, mengagendakan kunjungannya ke Sulawesi Barat,” kata Suraidah.

Rencana kedatangan Jokowi itu disebut Suraidah akan dapat menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dialami Sulbar, termasuk penyelesaian tunggakan dana stimulan rehabilitasi tahap II yang hingga saat ini belum menemui titik terang.

“Kita berharap pak Presiden memberi atensinya terhadap percepatan realisasi dana stimulan bantuan gempa tahap kedua ini,” jelasnya.

Bagi Suraidah, realisasi dana stimulan sangat penting untuk segera diselesaikan mengingat hal tersebut merupakan kebutuhan rakyat.

“Ini kan kebutuhan dasar tentang pemukiman yang layak dan menopang upaya masyarakat untuk bangkit dari terpaan bencana alam dan covid 19 beberapa waktu lalu,” terangnya.

Tak hanya realisasi bantuan tahap kedua, Suraidah bakal turut menitip harapan pada Presiden RI terkait perbaikan-perbaikan infrastruktur di daerah ini.

“Misalnya akses jalan yang dalam fungsinya bakal menopang pertumbuhan ekonomi rumah tangga dan kelompok masyarakat yang bergelut pada bidang pertanian. Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu tidak cukup sebab selain batas kewenangan, juga banyak program prioritas lain yang sama mendesaknya,” bebernya.

Untuk itu, mantan ketua KNPI Mamuju ini berharap, di tengah rencana kedatangan Presiden RI yang ditengarai bakal disambut dengan sejumlah aksi unjuk rasa, berharap agar bisa berjalan kondusif.

“Masyarakat yang mungkin mau menyampaikan keluhannya ke pak Presiden dan teman-teman mahasiswa melalui aksi unjuk rasa, sekiranya tetap menjaga ritmenya agar daerah ini tetap kondusif di tengah kedatangan kepala negara di Mamuju,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Bayi di Mamuju city

    Geger Penemuan Mayat Bayi Terbungkus Plastik Pink di Mamuju City, Ditemukan di Kebun Kakao

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Warga di Lingkungan Baka Timur, Mamuju City, Kelurahan Rimuku, digegerkan dengan penemuan mayat bayi yang terbungkus plastik merah muda di kebun kakao yang tidak terurus, Kamis (5/9/2024). Menurut keterangan pihak kepolisian, mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang menuju kebunnya sekitar pukul 13.00 WITA. Bayi […]

  • Pj Bupati Mamasa

    Tokoh Adat Mamasa Turun Tangan, Tolak Isu Pergantian Pj Bupati

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 209
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seiring isue pergantian Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, Yakub F Solon, sejumlah elemen masyarakat terus berbondong-bondong menunjukan dukungan untuk Asisten II Pemprov Sulbar itu. Dukungan itu juga ditunjukan oleh tokoh masyarakat Mamasa, yang menemui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris di Mamuju, Sabtu (9/12/2023). Ketua Lembaga Adat Kabupaten Mamasa, Benyamin Matasak mengatakan, […]

  • Ruslan Warga Popenga, Ulumanda

    Begini Klarifikasi Warga Ulumanda Usai Dilapor Atas Dugaan Penganiayaan

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Note : Hak jawab ini kami berikan untuk memenuhi kode etik jurnalistik MAMUJU, mekora.id – Setelah dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan, terlapor Ruslan alias RS mengklarifikasi berita yang sebelumnya diterbitkan oleh Mekora.id dengan judul “Pria di Ulumanda Dianiaya Cuma Karena Tanyakan Kepindahan Anaknya Sekolah” pada, Rabu, 31 Juli 2024. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima […]

  • Kapolres Mamuju Tengah AKBP Hengky Kristanto Abadi

    Polres Mamuju Tengah Perketat Pengamanan Pilkada 2024, Siagakan 250 Personel  

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Mateng, Mekora.id – Memasuki masa pendaftaran Pilkada 2024, Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah memperketat pengamanan. Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Hengky Kristanto Abadi, mengatakan Operasi Pengamanan Pemilu akan dimulai pada 27 Agustus hingga 31 Desember 2024, atau berlangsung selama 127 hari. “Kekuatan keseluruhan personel yang akan diturunkan sebanyak 250 orang,” ujar Hengky saat ditemui di ruang […]

  • Pemkot Bontang dan OJK Gelar Sosialisasi SLIK, Perkuat Akses UMKM ke Pembiayaan

    Pemkot Bontang dan OJK Gelar Sosialisasi SLIK, Perkuat Akses UMKM ke Pembiayaan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Mekora.id – Sekretariat Daerah Kota Bontang melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Bankaltimtara menggelar Sosialisasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK bagi pelaku UMKM. Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (23/9/2025). Acara dibuka […]

  • Yudi Toda

    Reformasi 1998 : Jilid Perlawanan dan Tumbangnya Otoritarianisme

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Oleh : Yudi Toda Wakil Ketua Bidang Agitasi Media dan Propaganda DPC GMNI Mamuju Mei 1998 menjadi saksi perjuangan rakyat Indonesia dalam menapaki era Reformasi. Sepanjang bulan tersebut, gelombang perlawanan rakyat merebak ke seluruh penjuru negeri. Krisis ekonomi yang melumpuhkan, kerusuhan sosial, penjarahan massal, aksi demonstrasi mahasiswa, hingga tragedi kemanusiaan merupakan rangkaian peristiwa yang mengguncang […]

expand_less