Imigrasi Mamuju Catat Penerimaan PNBP Lampaui Target Capai 263 Persen di 2025
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 2 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Mamuju, V Yosa Anggara, beberkan capaian TNBP 2025.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id — Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Mamuju mencatat capaian kinerja impresif sepanjang Januari hingga November 2025. Sejumlah indikator utama menunjukkan peningkatan signifikan, mulai dari layanan keimigrasian, pengawasan, hingga penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang melesat jauh melampaui target.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Mamuju, V Yosa Anggara, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi pelayanan dan meningkatnya mobilitas masyarakat di Sulawesi Barat. Menurutnya layanan jemput bola di Mamuju Tengah dan Pasangkayu menjadi salah satu pendorong utama.
“Ini merupakan hasil layanan sistem jemput bola yang kami lakukan. Masyarakat yang terkendala jarak bisa langsung dilayani di dua wilayah tersebut, Mamuju Tengah dan Pasangkayu,” ungkap Yosa, dalam jumpa pers, di Kantor Imigrasi Mamuju, Jl, Pattana Endeng, Selasa, (2/12/2025).
PNBP Melesat 263 Persen
Realisasi PNBP Imigrasi Mamuju tercatat melampaui ekspektasi. Dari target Rp1.054.295.000, total PNBP yang berhasil dihimpun mencapai Rp2.773.559.887, atau 263,07 persen.
Yosa menyebut angka ini lebih tinggi dibanding tahun lalu, menandakan peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan paspor dan izin tinggal.
“Ini masih ada kemungkinan akan bertambah hingga 270 persen, karena pelayanan masih berlangsung dan pencatatan tahunan hingga 10 Desember,” ungkapnya.
Layanan Paspor & Izin Tinggal Tembus 3.594 Permohonan
Kenaikan PNBP tersebut turut didorong oleh tingginya jumlah layanan keimigrasian. Sepanjang Januari–November 2025, tercatat 3.594 layanan, dengan rincian:
- Paspor biasa: 746
- Elektronik paspor: 2.848
- ITK: 68
- ITAS: 13
- ITAP: 2
“Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan dokumen keimigrasian di Sulawesi Barat, terutama untuk perjalanan luar negeri dan aktivitas usaha,” kata Yosa.
Perlintasan WNA di TPI Laut Mendominasi
Aktivitas perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Laut juga cukup tinggi dengan total 2.652 perlintasan. Jumlah kedatangan dan keberangkatan warga negara asing (WNA) mendominasi, dengan masing-masing 1.326 perlintasan.
“Perlintasan WNA yang tinggi menunjukkan stabilnya mobilitas pekerja maupun pelaku usaha lintas negara,” ujar Yosa.
Pengawasan Keimigrasian Intensif
Selain pelayanan, Imigrasi Mamuju menjalankan pengawasan ketat terhadap aktivitas keimigrasian di wilayah Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. Sepanjang tahun, tercatat:
- Operasi mandiri: 44
- Operasi intelijen: 40
- Operasi gabungan: 3
- BAP WNI: 76
- BAP WNA: 11
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Imigrasi Mamuju dalam mencegah pelanggaran keimigrasian.
Inovasi Layanan Jemput Bola
Untuk meningkatkan akses layanan, Imigrasi Mamuju mengoperasikan tiga inovasi unggulan yang dibuka untuk tiga Kabupaten, yakni :
- SIMAJU PASTUJU – pengantaran paspor dalam Kota Mamuju (44 layanan).
- SIMAJU IDAMAN Mamuju Tengah – layanan Sabtu–Minggu (11 layanan).
- SIMAJU IDAMAN Pasangkayu – pelayanan langsung di Pasangkayu (11 layanan).
Yosa mengatakan layanan jemput bola ini dilakukan untuk mempermudah urusan keimigrasian masyarakat yang terkendala jarak.
“Layanan ini kita lakukan dengan minimal ada 30 orang yang akan kita layani. Tiga inovasi tersebut disebut berkontribusi besar terhadap meningkatnya kualitas dan jangkauan layanan publik,” pungkasnya.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
