Gelar Webinar, KPKS Gandeng Berbagai Pakar Diskusikan Kekerasan Seksual di Gereja
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Diskusi webiar Kekerasan seksual di Gereja
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Maraknya kekerasan seksual belakangan ini menimbulkan berbagai kekhawatiran dari berbagai pihak. Hal itu menjadi perhatian khusus dari Komunitas Pemerhati Kekerasan Seksual (KPKS) yang merespon dengan mengagendakan diskusi via luring, pada Jumat, 7 Februari 2025 mendatang.
Pengurus KPKS, Lusia Palulungan, mengatakan kekerasan seksual dapat terjadi kapanpun dan dimanapun, termasuk di lingkungan Gereja.
Untuk itu melalui webinar dengan tema “Mengungkap Dimensi Gelap : Gereja, Kekerasan Seksual dan Tanggung Jawab Hukum dan Etik”. KPKS ingin membangun kesadaran semua pihak dalam membentengi perilaku yang menyimpang itu.
“Tujuan dari Webinar ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, khususnya Warga Gereja terhadap dampak destruktif dari realitas empiris kekerasan seksual yang saat ini marak terjadi,” ungkap Lusia Palulungan melalui keterangan tertulis, Rabu, (5/2/2025).
Lusia Palulungan berharap melalui diskusi ini para aktivis gereja, pemerhati kekerasan seksual lintas denominasi, NGO, dan aktivis perempuan dan pakar dapat menjadi pelopor untuk membentengi kekerasan seksual di lingkungannya.
“Webinar ini akan menghadirkan para aktivis gereja, pemerhati perempuan, NGO, hingga pemerhati kekerasan lintas denominasi gereja,” lanjut Lusia Palulungan.
KPKS akan menghadirkan pembicara yang ahli dibidangnya seperti, Dra. Bunga K. Kobong, MSi seorang Konselor & Trainer yang akan mempresentasikan materi Definisi dan jenis kekerasan dalam gereja dan masyarakat. Sementara Lusia Palulungan, SH. M.Hum yang juga seorang advokat & aktivis perempuan akan memaparkan aspek hukum dan etik kekerasan seksual dalam gereja dan masyarakat.
Narasumber selanjutnya adalah Meisy Papayungan, MSc., PH, ia berpengalaman sebagai Kepala UPT PPA Sulsel dan saat ini di DP3A Provinsi Sulsel. Akan mengurai Kasus dan contoh kasus dalam gereja dan masyarakat serta penanganannya.
Menurut Lusia, dalam diskusi webinar ini juga akan diluncurkan hotline service. Nantinya publik dapat melakukan pengaduan melalui nomor WhatsApp yang disediakan oleh admin.
“Pengaduan dan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual yang digagas oleh komunitas ini, merupakan entry point pencegahan terjadinya kekerasan dan pencegahan terjadinya keberulangan kasus serupa,” ungkap Lusia Palulungan.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
