Ekonomi Sulbar Triwulan III 2024 Melempem, Terendah Sejak 2022
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Grafifk Ekonomi Sulbar Triwulan III 2024
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Ekonomi Sulawesi Barat (Sulbar) pada triwulan III 2024, mengalami kontraksi 0,91 persen. Itu setelah ekonomi Sulbar hanya mampu tumbuh sebesar 2,16 persen. Angka itu turun dari 4,30 persen pada triwulan II 2024.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat, per 5 November 2024. Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Barat itu, yang paling rendah sejak 2022 lalu.
“Perekonomian Sulawesi Barat pada triwulan III-2024 terkontraksi sebesar 0,91 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan nilai tambah yang tercipta pada triwulan III-2024 lebih rendah dibandingkan triwulan II-2024,” kata Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, Selasa, (5/11/2024).
Menurut BPS, melambatnya pertumbuhan ekonomi Sulbar itu disebabkan oleh turunnya hasil industri pengolahan sebesar -15, 68 persen dan pengaruh jumlah konstruksi dengan selesainya konstruksi besar, sebesar -2,93 .
“Adapun pertumbuhan pada kategori lain belum mampu mengimbangi penciptaan nilai tambah pada triwulan sebelumnya sehingga secara umum ekonomi masih terkontraksi,” lanjut Tina.
Meski begitu, di tengah lesunya industri pengolahan dan konstruksi, kategori lapangan usaha sektor informasi dan komunikasi menunjukkan tren positif yang tumbuh sebesar 7,97 persen.
Pertumbuhan itu juga diikuti oleh sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, yang tumbuh sebesar 6,06 persen. Selanjutnya, kategori dengan pertumbuhan terbesar ketiga yakni kategori konstruksi yang tumbuh 5,03 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.
“Namun, begitu karena pengaruhnya sangat kecil sehingga tidak mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara maksimal,” ujarnya
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
