Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dua Warga Jadi Korban, GMNI Desak Polda Sulbar Tak Pangku Tangan Hadapi Tambang Ilegal

Dua Warga Jadi Korban, GMNI Desak Polda Sulbar Tak Pangku Tangan Hadapi Tambang Ilegal

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id Insiden tragis runtuhnya lubang galian di lokasi tambang emas ilegal di Desa Limbong, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, memicu respon dari publik.

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) mengatakan, tewasnya dua warga lokal itu diakibatkan kelalaian aparat kepolisian dalam melakukan pengawasan.

Padahal menurut Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPP GMNI, Adam Jauri, aturan terkait pertambangan ilegal sudah jelas diatur dalam Undang-Undang Undang Nomor 3 Tahun 2020 Pasal 158 Undang-tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pelaku dapat diancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp 100 miliar.

“Apa yang terjadi di Kalumpang adalah ledakan bom waktu kebencanaan yang di buat oleh manusia sendiri, bahkan tidak adanya penegakan hukum dari APH serta beberapa diantaranya diduga bermain bisnis gelap lingkungan. Hal itulah yang terjadi berulang kali dan terus di normalisasi ” ungkap Adam

Adam menyebut peristiwa serupa tidak boleh lagi terjadi, untuk itu ia meminta jajaran Polda Sulawesi Barat segera menyelidiki persoalan itu agar tidak memakan korban lebih banyak.

“Pekerjaan kita hanya akan terus menghitung kantong-kantong jenazah dikarenakan lemahnya penegakan hukum dari Kepolisian, setiba di Jakarta laporan ini harus masuk ke Mabes Polri” Ujar Adam

Selain itu Adam juga mendesak Kapolda Sulbar tak pangku tangan melihat kondisi Sulbar yang kian marak dengan tambang-tambang ilegal. Ia meminta aparat kepolisian harus bertindak tegas, dimana tambang ilegal yang tidak berizin harus ditertibkan.

Adam menambahkan jika Pemerintah Provinsi mengalami kerugian sampai Rp.200 miliar setiap tahunnya lantaran Pertambangan Tanpa Izin (Peti) yang mengepung lingkungan hidup di Sulawesi Barat.

“Peti menghambat kegiatan usaha produksi bagi perusahaan pemegang Izin Pertambangan, serta mengurangi minat para Investor yang akan masuk ke Daerah untuk berinvestasi dan membuka lapangan pekerjaan di Daerah,” ujarnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Sandapang

    Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur oleh Kades di Mamuju Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 192
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur dengan tersangka Kepala Desa Sandapang, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, berinisial Y (35), kini telah dilimpahkan di meja Kejaksaan Negeri Mamuju. Hal tersebut diungkap oleh Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Jamaluddin saat dijumpai wartawan, Rabu (31/01/2024). “Berkas tersangka Y telah lengkap dan dinyatakan P21 dan telah […]

  • Mayat Bayi di Bebanga Kalukku

    Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Kebun Belakang Ponpes Bebanga Kalukku

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 241
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Suasana malam di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, mendadak berubah setelah warga mendapat kabar adanya penemuan mayat bayi dalam di area kebun belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits, Lingkungan Gantungan, Sabtu (14/2/2026). Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar terkejut. Lokasi penemuan berada di sisi pagar belakang pondok pesantren, tepatnya di area perkebunan yang […]

  • Evakuasi Korban Pesawat ATR

    Korban Kedua Kecelakaan ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 350
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Operasi pencarian kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, kembali membuahkan hasil. Satu korban kembali ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Senin, 19 Januari 2026. Dengan penemuan ini, total korban yang berhasil ditemukan dalam operasi SAR menjadi dua orang. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya […]

  • Open house Pj Gubernur Sulbar

    Open House Pj Gubernur Sulbar, Ketua DPRD Hingga Para Bupati Hadir

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pejabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Zudan Arif Fakrulloh, menggelar open house di hari raya idul fitri 1445 hijriah. Open house Pj Gubernur Sulbar di hari kedua itu, nampak dihadiri oleh para pejabat dari berbagai instansi, termasuk Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, Pj Bupati Mamasa, Muhammad Zain, dan […]

  • Inflasi Sulbar 2024

    Inflasi Sulbar Tertinggi di Mamuju, Namun Terkendali

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 116
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Inflasi di Sulawesi Barat (Sulbar) secara Year on Year (YoY) terpantau terkendali, hal itu setelah Badan pusat statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 1,18 persen. Pada, Kamis, (2/12/2024) kemarin. Sementara untuk tingkat inflasi di masing-masing Kabupaten, Mamuju mencatat inflasi sebesar 2,07 persen dengan IKH 105,46 poin, itu lebih tinggi […]

  • Ketua GMNI Mamuju

    Penegakan Hukum Dinilai Lumpuh, GMNI Mamuju Tantang Kapolda Sulbar Buktikan Kinerja atau Mundur

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, yang dinilai belum menunjukkan capaian signifikan selama lebih dari enam bulan menjabat. Ketua DPC GMNI Mamuju, Dicky Wahyudi, menyebut sejak dikukuhkan pada 5 Agustus 2025, Kapolda Sulbar belum […]

expand_less