Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » DPRD Sulbar Terbitkan 4 Keputusan Terkait Penolakan Tambang Pasir di Karossa

DPRD Sulbar Terbitkan 4 Keputusan Terkait Penolakan Tambang Pasir di Karossa

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Aksi unjuk rasa aliansi masyarakat Karossa, Mamuju Tengah (Mateng) yang menolak tambang pasir di Sungai Karossa, berakhir dengan sejumlah kesepakatan yang dituangkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Sulbar, Kamis, (16/1/2024).

Setelah menunggu hingga malam, warga pengunjuk rasa sempat tersulut emosi lantaran Anggota DPRD Sulbar dinilai lamban mengeluarkan rekomendasi.

Seorang ibu rumah tangga, Musdawati, yang juga ikut dalam aksi penolakan tambang pasir di Sungai Karossa, mengatakan mereka terpaksa meninggalkan rumah demi mempertahankan kampung mereka.

Untuk itu, mereka kekeh tidak akan meninggal Kantor DPRD Sulawesi Barat sebelum membawa pulang rekomendasi pencabutan Izin tambang di Sungai Karossa itu.

“Bagaimna ini bu, kami tidak akan pulang sebelum ada hasil,” ucap Musdawati penuh harap.

Setelah menunggu beberapa saat, akhir pada pukul 20.15 WITA para pimpinan DPRD Sulbar menemui massa aksi dan menyerahkan empat poin keputusan.

Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri, mengatakan dalam waktu dekat akan mengunjungi dan melakukan jajak pendapat kepada masyarakat Mateng dan Pasangkayu yang terdampak Tambang Pasir.

“Kami akan meninjau langsung, untuk memastikan radius berapa lokasi pertambangan dari pemukiman warga dan apabila ditemukan fakta yang tidak sesuai akan dijadikan bahan evaluasi oleh pihak opd terkait,” ujar Amaliah

Empat poin keputusan itu dibacakan langsung oleh Anggota DPRD Sulbar dari partai Golkar, M. Khalil Qibran. Berikut poinnya :

1. Meminta kepada pihak PT Alam Sumber Rejeki dan PT Yakusa Tolelo Nusantara untuk tidak beraktivitas sampai ada hasil evaluasi dari pihak terkait.
2. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan upaya – upaya lain sebelum dan setelah adanya kesimpulan dalam upaya lembaga DPRD Sulbar untuk mengkroscek lebih jauh tentang permasalahan yang timbul di masyarakat.
3. DPRD Sulbar akan meminta data dokumen pihak OPD terkait dan Pihak perusahaan.
4. DPRD Sulbar merekomendasikan OPD terkait untuk mengevaluasi dokumen terbitnya perizinan tambang PT.ASR dan PT. YTN untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bontang Resmikan Tomoro Coffee, Hidupkan Kembali Eks Bontang Plaza

    Wali Kota Bontang Resmikan Tomoro Coffee, Hidupkan Kembali Eks Bontang Plaza

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Mekora.id – Suasana hangat penuh antusias terasa di Jalan Brigjen Katamso Nomor 10, pada Jumat pagi (15/8/2025). Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, meresmikan Grand Opening Tomoro Coffee yang menempati gedung eks Bontang Plaza. Kehadiran brand kopi premium ini menjadi cabang pertama di Kota Taman sekaligus babak baru dalam menghidupkan kembali kawasan yang sempat sepi. Dalam […]

  • Nelayan ke Polairud Sulbar

    Nelayan Datangi Ditpolairud Polda Sulbar, Protes Penyitaan Dokumen Kapal dan Minta Dugaan Pungli Diusut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 314
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Sejumlah nelayan di Kabupaten Mamuju, mendatangi Kantor Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulawesi Barat (Sulbar) di Jalan Arteri, Selasa (13/1/2026). Kedatangan mereka untuk memprotes penyitaan dokumen kapal serta dugaan pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polairud. Aksi tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 Wita dan dilakukan secara […]

  • Andi Abdul Malik

    Reses Perdana Andi Abdul Malik, Berlangsung di Kabuloang dan Beru-Beru

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 153
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id –  Anggota DPRD Kabupaten Mamuju dari Fraksi PDI Perjuangan, Andi Abdul Malik, melaksanakan agenda reses perdana di Desa Kabuloang dan Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, pada, Senin, (11/11/2024). Dalam lawatannya, Sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Mamuju ini disambut hangat oleh konstituennya yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan tradisional. Di Kabuloang, Andi Abdul Malik, menerima […]

  • Debat Pilgub Sulbar

    JATAM Nilai Para Kandidat di Debat Pilgub Sulbar Gagal Paham Soal Ancaman Krisis Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 190
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Putaran debat perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) dinilai mengesampingkan aspek lingkungan. Para kandidat dianggap gagal paham. Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) melalui, Juru Kampanye, Alfarhat Kasman, menyebut para Paslon gagal memahami aspek lingkungan. Hal itu kata dia, tergambar dari tidak adanya gagasan untuk melindungi kawasan dalam paparan para […]

  • Tenaga kontrak Mamuju di DPRD Mamuju

    Tenaga Kontrak Demo, Kantor DPRD Mamuju Kosong

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan tenaga kontrak Kabupaten Mamuju kembali melanjutkan aksi unjuk rasa mereka di Gedung DPRD Mamuju, Senin (15/9/2025). Namun sesampainya di sana, mereka justru mendapati gedung megah wakil rakyat itu dalam keadaan sepi tanpa kehadiran satu pun anggota dewan. Para pengunjuk rasa yang sedianya ingin menyampaikan aspirasi terkait nasib mereka yang belum terakomodir […]

  • DPRD Sulteng ke Sulbar

    DPRD Sulbar Terima Kunjungan Anggota DPRD Sulteng, Bahas Penyesuaian Pokir

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretariat DPRD Sulbar menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng). Dalam rangka koordinasi terkait tahapan dan mekanisme penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Sulawesi Barat dan badan perencanaan pembangunan daerah Provinsi Sulawesi Barat. Rabu, (3/4/2024). Rombongan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin oleh Rahmawati M. Nur, S.ag bersama dengan Dra. […]

expand_less