Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Desak Tambang Pasir di Karossa Dicabut, Ratusan Warga Demo di DPRD Sulbar

Desak Tambang Pasir di Karossa Dicabut, Ratusan Warga Demo di DPRD Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Ratusan Warga Desa Karossa, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) menolak tambang pasir di muara sungai Karossa, Kamis, (16/1/2025).

Menurut warga, tambang pasir di muara sungai Karossa yang dikelola oleh PT. Alam Sumber Rezeki telah melanggar perizinan lingkungan. Dimana proses sosialisasi yang dilakukan tidak partisipatif, serta kini kapal penyedot yang beroperasi melebihi kapasitas.

“Kami ingin memastikan aktivitas tambang yang berada di Desa kami apakah sudah sesuai prosedur dan mekanisme izin lingkungan hidup atau tidak. Karena kami masyarakat seperti dibodohi oleh pihak perusahaan yang tiba-tiba beroperasi di Desa kami,” kata Ipul.

Dengan aktivitas perusahaan yang berlebihan, warga khawatir akan berdampak pada perubahan aliran air yang dapat mengikis pemukiman di sekitar Sungai Karossa.

“Jika aktivitas terus dilakukan maka kami khawatir kampung di sekitar sungai yang sejak turun temurun di didiami akan terancam abrasi. Siapa yang akan bertanggung jawab jika itu terjadi?,” ungkap Ipul.

Untuk itu, warga meminta DPRD Sulawesi Barat hadir untuk masyarakat. Mereka meminta DPRD sebagai lembaga pengawas bisa mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan izin perusahaan tambang tersebut.

“Dasar kedatangan kami adalah pihak perusahaan yang melanggar aturan yang telah diterbitkan oleh DLHD,” tandas Ipul.

Aksi unjuk rasa itu ditemui langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya. Ia mengatakan akan meninjau langsung lokasi. Hal itu untuk memetakan lokasi yang terdampak dan akan memeriksa semua dokumen perusahaan pengelola.

“Konkretnya adalah keinginan masyarakat menolak tambang pasir oleh karena itu saya ingin kita buka sama-sama dokumennya agar semua masyarakat tidak ada yang saling mencurigai,” ujar Munandar.

Dalam unjuk rasa itu, ratusan warga Karossa juga diterima oleh Pimpinan DPRD Sulbar untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Berikut tuntutan masyarakat Karosso :
1. Cabut izin PT Yakuza Tolelo Nusantara
2. Cabut izin PT. Alam Sumber Rezeki
3. Tolak aktivitas tambang pasir di Mamuju Tengah
4. Mendesak DPRD Sulbar untuk mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan izin perusahaan PT YTN dan PT ASR di Pemprov Sulbar.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zudat Pamit sebagai Pj Gebernur Sulbar

    Zudan Arif Fakrulloh Pamit di Bumi Vovasanggayu

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 378
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, mekora.id – Menyusul masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Zudan Arif Fakrulloh, yang selesai, pada, Sabtu 12 Mei 2024 hari ini. Profesor hukum itu pun berpamitan pada masyarakat Sulbar di acara MTQ ke-10 di Bumi Vovasanggayu, Pasangkayu, Sabtu (11/5/2024) kemarin. Serayu membawa sambutan, Zudan pun mengatakan ucapan terima kasih atas pelaksanaan MTQ […]

  • Alat Deteksi Gempa Sulbar

    Sekwan DPRD Sulbar Uji Coba Alat Pendeteksi Gempa Dari Jepang

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 125
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Perusahaan pembuat teknologi pendeteksi getaran IMV Corporation bersama lembaga kerja sama sosial dari Jepang Japan International Cooperation Agency (JICA) melakukan uji coba alat pendeteksi gempa di Kantor Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulbar di Jl. Pattana Endeng, Mamuju, Jumat (01/03/2024). Divisi Bisnis IMV Corporation, Yasuhiro Okuda dan Nori Hamada bersama ahli pengembangan penelitian […]

  • Kuasa Hukum tersangka DC melakukan konferensi pers di Mamuju bersama keluarga tersangka.

    Keluarga Tersangka DC Desak Polisi Bongkar Alur Amunisi Kasus Penembakan Husain di Polman

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 311
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Keluarga Tersangka Dedi Cahyadi alias DC meminta penyidik membuka secara transparan alur peredaran amunisi dalam kasus penembakan yang menewaskan Husain (35) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Udin, keluarga DC mempertanyakan penetapan DC—anggota Ditnarkoba Polda Sulbar—sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan penyuplai amunisi. Dalam konferensi pers di Mamuju, Minggu […]

  • Kongres PSSI Sulbar 2025

    PSSI Sulbar Tetapkan Kongres Biasa Pemilihan 20 Desember di Pasangkayu

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 318
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — PSSI Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya menetapkan jadwal pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan setelah melalui rangkaian pembahasan internal para pengurus. Keputusan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI Sulbar yang berlangsung secara virtual pada Sabtu, 29 November 2025. Sekretaris Jenderal PSSI Sulbar, Jupri, mengatakan seluruh anggota Exco hadir dalam rapat tersebut dan […]

  • Pembacokan di Bunde

    Diduga Bakar Kuburan Istrinya, Pria di Mamuju Bacok Pelaku Hingga Tewas

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polisi mengamankan seorang pria berinisial W (30) pelaku pembacokan di Desa Bunde, kecamatan Sampaga, Mamuju, Sulawesi Barat. Kamis (12/10/2023). Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar, menuturkan kasus ini berawal saat pelaku datang ke kuburan untuk menemui korban. Pelaku bermaksud untuk menanyakan perihal pembakaran kuburan istri pelaku pada korban, namun saat hendak ditanya, korban […]

  • BMI Sulbar

    BMI Sulbar Tegaskan Tegak Lurus Kawal Perintah Partai di Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menyatakan diri bakal mengawal penuh rekomendasi PDI Perjuangan di Pilkada serentak 2024 ini. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua BMI Sulbar, Abdul Halim, setelah pertemuan bersama kader organisasi sayap PDI Perjuangan itu di Polewali Mandar (Polman), beberapa saat lalu. “Kader Banteng Muda Indonesia Provinsi […]

expand_less