Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Bocah 10 Tahun di Malunda Majene Tewas Tersambar Petir Saat Mandi Laut

Bocah 10 Tahun di Malunda Majene Tewas Tersambar Petir Saat Mandi Laut

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAJENE, Mekora.id – Seorang anak berusia 10 tahun yang masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir di lingkungan Karewaca, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya tengah mandi di laut di tengah hujan lebat.

Berdasarkan keterangan warga, korban sempat berada di bagian belakang saat hendak menyusul temannya yang lebih dulu naik ke daratan. Namun nahas, saat akan menuju pantai, petir tiba-tiba menyambar di lokasi tersebut disertai suara gemuruh keras.

Tiga orang teman korban yang berada di lokasi langsung berlari ke permukiman warga untuk meminta pertolongan.

“Saya dipanggil untuk membantu mengevakuasi anak tersebut. Saat ditemukan, korban sudah terapung dan tidak ada tanda-tanda kehidupan,” ujar Kanna, salah satu warga.

Korban ditemukan di perairan dangkal, sekitar 15 meter dari bibir pantai dengan kedalaman air setinggi lutut. Saat dievakuasi, kondisi tubuh korban mengalami memar dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Kapolsek Malunda, Iptu Antonius, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban bersama dua rekannya tetap mandi di pantai meski hujan lebat mengguyur kawasan itu.

“Tidak lama kemudian terdengar suara gemuruh petir yang keras. Teman-temannya sempat berlari meninggalkan pantai, namun korban belum sempat menyelamatkan diri dan tersambar petir,” ujarnya.

Korban sempat dilarikan ke puskesmas setempat, namun nyawanya tidak tertolong.

Berdasarkan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WITA akibat tersambar petir. Hal tersebut diperkuat dengan adanya tanda-tanda sengatan listrik pada tubuh korban.

Petugas medis menyebutkan, saat tiba di puskesmas korban dalam kondisi tidak sadar, tekanan darah tidak terukur, denyut nadi tidak teratur, serta terdapat tanda sianosis atau kebiruan pada kuku dan bibir.

“Iya masuk di Puskesmas dalam keadaan tidak sadar akibat tersambar petir, setelah itu dicek tensinya namun tidak terukur. Nadi juga sudah tidak teratur, kuku dan bibir siaknosis (kebiruan) dan seluruh tubuh sudah dingin,” jelas Kepala Puskesmas Malunda, Irwan MD kepada Mekora.

Selain itu, ditemukan luka kemerahan di bagian dada dan punggung serta bekas sambaran petir di hampir seluruh tubuh.

“Ditemukan beberapa luka (tersambar petir) di belakang dan dada (kemerahan). Akhirnya dokter kami menyatakan anak tersebut meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WITA. Luka (bekas sambaran petir ada di hampir sekujur tubuh,” tutup Irwan MD.

 

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Absen ASN Sulbar

    Absen ASN Sulbar Bolong 3 Kali, Siap-siap Dapat Kartu Kuning

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Absen ASN Sulbar, UPT, hingga Kepala Sekolah akan dievaluasi dari 01 Agustus hingga 09 September 2023. Jika didapati tidak hadir sebanyak tiga dalam rapat, kali maka siap-siap kepala OPD akan mendapatkan teguran tertulis. Kata Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Zudan Arif Fakrulloh, hal itu untuk meningkatkan kedisiplinan ASN. Olehnya itu dia meminta […]

  • Tamsapi Mamuju

    Bosan Dijanji Pemda, Warga Tamasapi Mamuju Patungan Cor Jalan Rusak Bertahun-tahun

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Warga di Lingkungan Tamasapi, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya memilih bertindak sendiri. Mereka bergotong royong memperbaiki jalan utama di wilayahnya yang sudah bertahun-tahun rusak parah, setelah merasa lelah menunggu janji perbaikan dari pemerintah daerah. Sejak pagi, Minggu (26/10/2025), puluhan warga tampak bahu-membahu mengangkut pasir dan kerikil. Di bawah terik matahari, […]

  • Car Free Day Sulbar

    Gandeng UMKM, Pemprov Sulbar Mulai Car Free Day Tiap Hari Minggu di Jalan Arteri Mamuju

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 220
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Car Free Day di Jalan Arteri Mamuju akan mulai rutin digelar setiap hari Minggu. Hal itu setelah Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan launching pagi tadi, Minggu (17/12/2023). Nantinya, sebagian Jalur Arteri akan ditutup total bebas kendaraan, mulai dari depan Lapangan Tenis Mamuju hingga persimpangan jalan Nelayan, mulai pukul 06.00-10.00 pagi. Car Free Day […]

  • Dugaan Korupsi Rujab Wabup Mamuju

    Dugaan Korupsi Rehab Rujab Wabup Mamuju Dilaporkan ke Penegak Hukum

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Proyek rehabilitasi Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabup) Mamuju yang menelan anggaran Rp 700 juta dari APBD Kabupaten tahun 2023 di Jl. Pengayoman, dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi. Laporan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) itu dilaporkan oleh Aliansi Mahasiswa Pemuda Manakarra (Ampera) ke Reskrim Polresta Mamuj, siang tadi, Senin, (26/5/2025). Ketua […]

  • Reses Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim di Desa Sugiawaras.

    Abdul Halim Laksanakan Reses Masa Sidang Kedua 2026 di Desa Sugiwaras

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 121
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Titik kedua reses masa sidang kedua tahun 2026 Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, dilaksanakan di Kantor Desa Sugiwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Minggu, (8/2/2026). Dalam reses itu, Abdul Halim mengatakan, kunjungan kerja dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Reses ini diharapkan mampu menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam […]

  • Longsor di Kalumpang

    Warga Ambil Alih Pengoperasian Ekskavtor Dari Pemprov Sulbar Untuk Perbaiki Jalan Longsor di Kalumpang

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 210
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah mengirimkan satu unit alat berat jenis Ekskavator untuk membenahi jalan yang rusak akibat banjir dan tanah longsor di tiga desa di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Namun, warga lokal kini secara sukarela mengambil alih pengoperasian alat berat tersebut setelah dianggap tidak maksimal oleh operator sebelumnya. Pasalnya selama tiga hari […]

expand_less