Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Dikeruk Alat Berat, Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Rusak 20 Hektar Hutan

Dikeruk Alat Berat, Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Rusak 20 Hektar Hutan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menyebabkan kerusakan lingkungan yang masif. Aparat Polresta Mamuju mencatat sedikitnya 20 hektare kawasan hutan rusak akibat pengerukan liar di tiga lokasi berbeda.

Pengungkapan itu dilakukan setelah polisi menggerebek tiga titik tambang ilegal yang telah beroperasi sejak awal Januari 2026. Dalam operasi tersebut, aparat menyita tiga unit ekskavator, sejumlah mesin pompa, mesin sedot air, selang, karpet penyaring, hingga alat pemisah material emas.

Kapolresta Mamuju, Ferdyan Indra Fahmi, mengatakan seluruh lokasi tambang tidak mengantongi izin usaha pertambangan.

“Seluruh lokasi tidak memiliki izin usaha pertambangan. Aktivitas ini telah berlangsung sejak awal Januari 2026,” kata Ferdyan saat konferensi pers di Mapolresta Mamuju, Senin (27/4/2026).

Di lokasi pertama yang berada di Desa Siraun, polisi menemukan satu unit ekskavator yang digunakan untuk mengeruk kawasan hutan lindung. Enam pekerja diketahui telah beroperasi di lokasi tersebut sejak Januari lalu.

Akibat aktivitas di titik ini, sekitar 10 hektare kawasan hutan mengalami kerusakan. Vegetasi mati, sementara lahan berubah menjadi area galian terbuka.

Satu unit ekskavator di lokasi tersebut diperkirakan menghabiskan sekitar 200 liter solar setiap hari. Sejak Januari, total konsumsi BBM subsidi ditaksir telah mencapai sekitar 20 ton.

Sementara itu, di lokasi kedua yang berada di Dusun Batuisi, Desa Karataun, aparat mendapati aktivitas pertambangan sedang berlangsung.

Polisi menyita dua mesin sedot air, dua mesin pompa, karpet penyaring, selang, serta sejumlah jeriken berisi solar. Tambang yang berada di dekat aliran sungai dan tidak jauh dari permukiman warga itu telah membuka lahan sekitar lima hektare dengan dua lubang galian besar.

Enam pekerja diamankan dari lokasi tersebut. Selain berpotensi mencemari sungai, aktivitas di titik ini juga dinilai mengancam keselamatan warga sekitar.

Di lokasi ketiga, polisi kembali menemukan satu unit ekskavator, dua mesin pompa, basecamp pekerja, serta 10 jeriken berisi sekitar 300 liter solar.

“Jadi titik ketiga ini cuma berjarak sekitar 200 meter dari titik kedua di Batuisi, juga berada di pinggir sungai. Bahkan kami mendapati dua lubang besar bekas galian,” ujar Ferdyan.

Selain merusak hutan, polisi juga menemukan puluhan jeriken berisi solar subsidi yang diduga digunakan untuk mendukung operasional tambang.

“Dari hasil temuan, ditemukan puluhan jeriken berisi BBM solar bersubsidi dengan kapasitas hingga 200 liter. Penggunaan ini jelas ilegal,” katanya.

Saat ini, polisi masih memburu pemilik tambang dan pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut, termasuk mendalami dugaan penyalahgunaan BBM subsidi untuk operasional alat berat.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Sulbar 2026 disepekati

    APBD 2026 Alami Penurunan, DPRD dan Pemprov Sulbar Bahas Strategi Hadapi Tantangan Fiskal

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian surat keputusan pimpinan DPRD terkait penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (9/9/2025). Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulbar itu […]

  • Jenhsen Sempo

    Dapat Bantuan Bibit, Jenhsen Sempo: Kakao Mamuju Harus Bangkit Lagi!

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Anggota DPRD Kabupaten Mamuju dari Fraksi PDI Perjuangan, Jenhsen Sempo, menyambut baik bantuan bibit kakao dari Anggota Komisi IV DPR RI, Agus Ambo Djiwa, untuk para petani di Mamuju. Jenhsen menilai, bantuan tersebut menjadi peluang untuk membangkitkan kembali kejayaan kakao yang sempat menjadi komoditas unggulan di Mamuju. “Kita harapkan skema ini berdampak […]

  • AIM PAS di debat kedua Pilkada Sulbar

    AIM-PAS Janji Mudahkan Perizinan Jika Terpilih di Pilgub Sulbar

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 164
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat nomor urut 1, Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong (AIM-PAS), berjanji akan mempermudah proses perizinan jika terpilih dalam Pilkada Sulbar 2024. Janji tersebut disampaikan dalam debat kedua Pilkada Sulbar di Mamuju pada Rabu malam, 13 November 2024. Andi Ibrahim Masdar (AIM) menekankan pentingnya memberikan […]

  • Atlet Dayung Sulbar, Ramlah Baharuddin

    Atlet Dayung Sulbar, Ramlah Baharuddin Kunci Tiket ke PON 2024

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 252
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id –  Atlet  dayung Sulawesi Barat, Ramlah Baharuddin, berhasil mengunci satu tiket menuju PON Aceh-Sumut 2024 mendatang. Atlet jempolan asal Mamuju ini, berhasil meraih tiket PON dikelas jarak 1000 meter. Ramlah Baharuddin berlaga di Karawang, Jawa Barat, Jumat (17/11/2023). Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar, Safaruddin Sanusi, mengatakan keberhasilan atlet nasional itu menambah […]

  • Dugaan Korupsi Rujab Wabup Mamuju

    Dugaan Korupsi Rehab Rujab Wabup Mamuju Dilaporkan ke Penegak Hukum

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 210
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Proyek rehabilitasi Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabup) Mamuju yang menelan anggaran Rp 700 juta dari APBD Kabupaten tahun 2023 di Jl. Pengayoman, dilaporkan atas dugaan tindak pidana korupsi. Laporan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) itu dilaporkan oleh Aliansi Mahasiswa Pemuda Manakarra (Ampera) ke Reskrim Polresta Mamuj, siang tadi, Senin, (26/5/2025). Ketua […]

  • Ekonomi Sulbar 2026

    Gentengisasi dan Proyek Infrastruktur Diproyeksi Dorong Ekonomi Sulbar Tumbuh hingga 6,1 Persen di 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 454
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Program gentengisasi hingga proyek infrastruktur daerah diproyeksikan ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat pada 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat memperkirakan ekonomi Sulbar tahun depan tumbuh pada kisaran 5,00–6,10 persen, lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan nasional yang berada di rentang 4,90–5,70 persen. Deputi Perwakilan BI Sulbar, Erdi Fiat Gemilang, […]

expand_less