Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Andik Siswanto, Wangi Dari Majalengka

Andik Siswanto, Wangi Dari Majalengka

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Sarman Sahuding
Penulis/Wartawan Utama

Lahir di Sidoarjo, Jawa Timur. Lalu jadi Tentara kemudian. Ia meniti karir dan sampailah ke level perwira: Letnan Kolonel.

Tahun 2020 Ia dipercaya jadi Dandim 0617 Majalengka, Jawa Barat. Tahun dimana dunia dilanda wabah mematikan: Covid-19. Indonesia pun terdampak meluas. Namun apa mau dikata, masyarakat Indonesia terbelah dengan wabah ini. Ada yang menimpali sumpah serapah, tak sedikit yang coba ‘melawan’ penyakit ini dengan caranya sendiri-sendiri, dan bagi pemerintah berusaha menawarkan solusi ketahanan warganya dan berusaha menghadirkan penawarnya.

Tahun 2020 dan setelahnya, sebelum pandemi itu melandai dan resmi dinyatakan menghilang di Indonesia akhir 2022, statistik membuktikan penyakit modern ini telah membunuh tak sedikit orang.

Di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sendiri Letkol Inf. Andik Siswanto tak diam berpangku tangan. Ia singsingkan lengan baju. Amanah yang diembannya selaku pemimpin kesatuan di Makodim Majalengka membuatnya belajar keras: Pandemi Covid ia ‘lawan’ dengan caranya.

Ia menggali akar pengetahuan nenek moyang Nusantara, sumber negeri leluhur Indonesia kini. Kekayaan rempah-rempah Majalengka, juga kekayaan se-tanah air, ia padukan menjadi ramuan khas daerah yang dipimpinnya di jalur militer.

Sereh, Kunyit, Jahe adalah tanaman yang tumbuh di lahan-lahan masyarakat. Tanaman ini diolah menjadi obat untuk melawan pandemi covid itu. Inovasi ini kemudian dilabeli nama yang beken: Serah Wangi Sugih Mukti.

Temuan barunya itu kemudian menjadi program andalan di Majalengka. Pemerintah Kabupaten menyambutnya. Temuan Letkol Andik untuk menyehatkan masyarakat Majalengka beriringan dengan program pemerintah dalam pemulihan ekonomi masyarakat yang menurun akibat pandemi menambah itu.

Eskalasi program dari Andik itu mewujudkan pembukaan lahan produktif seluas 4,5 hektar untuk penanaman Sereh, Kunyit, dan Jahe serta tanaman rempah lainnya. Program ini tersambut ke desa-desa.

Sebelum Andik pamit dari Majalengka akhir 2022 silam, perluasan budidaya Sereh Wangi telah mencapai puluhan hektar. Hasilnya mencengangkan: Rakyat sehat, ekonomi Rakyat berputar lewat UMKM dan BUMDes. Dan untuk Letkol Andik Siswanto sendiri diganjar penghargaan setimpal: Dandim terbaik di Indonesia. Bersamaan dengan itu ia ditarik ke Mabes TNI AD dengan jabatan baru. Namanya kian melambung. Sosoknya tetap teduh dan sederhana. Ia tak membanggakan diri. Seperti semalam selama tiga jam lebih kami berdiskusi di Warkop Damai 88. Tak tampak ia perwira tentara. Bicaranya pelan. Selingan tawa dan candanya mengesankan. Tentara yang humble.

Sabtu Damai 88

Tak ada janji sebelumnya selain tetiba seorang bawahannya menelepon WhatsApp untuk kesediaan berdiskusi dengan komandannya, Letkol Inf. Andik Siswanto. Kawan saya, Iccang, menyambutnya dari dari warkop yang lain di bilangan Pasar Baru Mamuju, kami menyegarkan  bergerak ke Warkop Damai 88 tempat Komandan Kodim Mamuju ini telah duluan tiba.

Tepat pukul 20.30 Wita, Sabtu semalam, kami menemukan Letkol Andik begitu santai: pakai jeans dengan setelan kaos warna merah pakai kerah. Perkenalan singkat di pertemuan kali pertama. Lalu, obrolan ngelantur antah beranta, tawa menyertai di sela obrolan. Itu di jam-jam awal. Berikutnya, setelah dua jam-an ngobrol, diskusi menulis syahdu: agama, pancasila, kejawen, sejarah Jawa dan tanah Sulawesi jadi topik baru. Hangat tapi dibawa santai. Juga saling mengerti.

Pisang goreng dan kopi hangat tak cukup. Andik beri perintah. Tak lama, dua bawahan beliau datang bawa lima bungkus dalam plastik kesekian bening. Rupanya buah kelapa yang panas. Air Kelapa Bakar dari bibir Pantai Manakarra.

Air kelapa dari buah bandar kelapa itu telah diolah ramuan khas Majalengka: sereh, jahe, kunyit, gula merah, madu, dan sedikit tetesan jeruk nipis. Baru sekali sekali ini saya menikmati minuman aneka rasa yang sungguh menyehatkan. Diseruput dalam keadaan hangat, nikmat sehatnya tiada banding. (Bersambung)

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepakbola Sulbar Lolos PON 2024

    Ukir Sejarah, Tim Sepakbola Putra Sulbar Lolos ke PON 2024 Dengan Juara Grup

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 383
    • 2Komentar

    BALIKPAPAN, mekora.id – Tim Sepakbola Putra Sulawesi Barat (Sulbar) lolos ke partai puncak Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh-Sumatera Utara 2024. Hasil itu merupakan prestasi pertama kalinya sejak Sulbar mengikuti gelaran kualifikasi PON. Bertanding di Balikpapan, Kalimantan Timur, Tim Sepakbola Sulbar dibawa asuhan manajer Abdul Halim, sukses merebut puncak klasemen dengan meraih 5 Poin. […]

  • Uang palsu

    Jika Terlanjur Terima Uang Palsu, Apakah Bisa Ditukar?, ini Kata BI

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 419
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Terungkapnya pembuatan uang palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar, menghebohkan publik. Peredarannya pun meluas ke daerah, termasuk Sulawesi Barat (Sulbar). Dari hasil pengungkapan kepolisian, empat orang sindikat di Mamuju tangkap yang diduga mengedarkan uang palsu sebanyak 20 juta. Dari tangan para pelaku, polisi mendapatkan uang palsu pecahan 100 ribu senilai 11 juta. […]

  • Penyanyi Tabola Bale Jacson Zeran Ketinggalan Pesawat

    Penyanyi “Tabola Bale” Jacson Zeran Ketinggalan Pesawat di Bandara Tampa Padang di Mamuju

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 322
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Usai menghibur ribuan warga dalam acara Gema Sulbar di Pantai Anjungan Manakarra, penyanyi “Tabola Bale” Jacson Zeran mengalami kejadian tak terduga. Ia bersama timnya ketinggalan pesawat di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Rabu (24/9/2025) siang. Momen tersebut terekam ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 11 detik yang diunggah akun […]

  • Bupati Mamuju

    Terkait Peralihan Jadi Kota Madya, Begini Kata Bupati Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 404
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sulawesi Barat menjadi satu dari lima provinsi yang belum memiliki kota, Namun demikian keempat Provinsi lainnya yakni, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan, baru terbentuk pada 30 Juni 2022 lalu. Mengomentari hal itu, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi mengatakan, pengusulan perubahan status Mamuju jadi kota masih terbentur dengan moratorium. […]

  • Gandang Dewata

    Trouble di Jalur Pulang, Dua Pendaki Gandang Dewata Tertinggal di Pos 6

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 325
    • 2Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Dua orang pendaki gunung Gandang Dewata di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan mengalami trouble dan dalam keadaan sakit di jalur pulang, Minggu, (13/10/2024). Menurut keterangan dari BPBD Kabupaten Mamasa, dua pendaki Gunung Gandang Dewata itu masing-masing bernama Taufiq Abu Bakar dan Jhiwar Julnaintin. Keduanya tertinggal oleh rekan-rekannya saat memasuki jalur pulang […]

  • Sulbar Bergerak

    Gerakan Sulbar Bergerak, Tuntut DPR Makzulkan Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sejumlah mahasiswa di Mamuju yang tergabung dalam aliansi “Sulbar Bergerak” turut menyatakan sikap terkait dinamika demokrasi yang terjadi di Indonesia jelang Pemilu 2024. Mahasiswa yang membentangkan spanduk bertuliskan “Lawan Oligarki, Selamatkan Demokrasi” menilai Presiden Joko Widodo telah mengangkangi demokrasi secara ugal-ugalan. Pernyatan itu dituangkan dalam aksi unjuk rasa dan pembacaan sikap di […]

expand_less