Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aliansi Pemuda Kalukku Geruduk Kantor Bupati Mamuju, Tuntut Janji Bantuan Korban Banjir

Aliansi Pemuda Kalukku Geruduk Kantor Bupati Mamuju, Tuntut Janji Bantuan Korban Banjir

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Aliansi Pemuda Kalukku berunjukrasa di depan Kantor Bupati Mamuju, Rabu (16/08/2023).

Mereka menuntut rehabilitasi sawah yang terdampak bencana banjir bandang di Kecamatan Kalukku pada Oktober 2022 lalu.

Menurut Koordinator Aksi Ariandi alias Dalle, kerusakan sawah para petani yang terdampak banjir bandang mengakibatkan mereka tidak lagi bisa mencari nafkah.

Padahal, hasil tanam padi di sawah adalah salah satu mata pencaharian utama masyarakat terdampak banjir di Sampoang dan Padang Kassa.

“Yang dijanjikan Pemkab bahwa akan merehabilitasi sawah sampai saat ini belum ada kejelasan sehingga mengakibatkan masyarakat terkatung-katung dan tidak bisa menafkahi hidupnya yang tergantung pada hasil sawah,” kata Ariandi.

Selain itu, massa aksi juga menuntut realisasi relokasi 23 rumah warga yang terdampak di Dusun Batang Barana Desa Sondoang yang terpaksa ditinggal akibat hilang diterjang arus banjar bandang.

“Sampai hari ini warga masih terkatung-katung mau tinggal di mana. Harusnya ini jadi tanggung jawab Pemda untuk memberi masyarakat hunian layak. Kami butuh kejelasan,” lanjut Ariandi.

Seusai berorasi, massa aksi ditemui Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Sofyan, Kepala Bidang Aplikasi Komunikasi dan Informasi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Husdi, dan Sekretaris Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Mamuju, Jupri.

Menurut Kadis Pertanian Mamuju Sofyan, saat ini dibutuhkan anggaran cukup besar untuk melakukan rehabilitasi sawah yang terdampak banjir bandang di Sampoang dan Padang Kassa.

“Hasil diskusi Dinas Pertanian dan penyuluh pertanian untuk memberi sementara bantuan bibit jagung atau cabe sebagai tanaman pengganti antar waktu untuk petani karena butuh anggaran yang cukup besar merehabilitasi sawah,” terang Sofyan.

Sementara itu, Sekdis Perkim Mamuju Jupri mengaku saat ini belum ada penganggaran untuk relokasi.

“Tahun depan akan kita upayakan menganggarkan,” ujar Jupri pada massa aksi.

Tak puas dengan penjelasan para pejabat yang hadir, massa kemudian meminta jadwal pada Asisten III Pemkab Alexander Pattola untuk menemui Bupati Mamuju.

Usai menemukan titik terang, massa kemudian membubarkan diri.

Tags
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV DPRD Sulbar Rapat Lanjutan Evaluasi APBD 2024

    Komisi IV DPRD Sulbar Rapat Lanjutan Evaluasi APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), mengadakan rapat monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan program kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024, Rapat ini merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya. Selasa, (14/5/2024). Kegiatan ini diadakan di ruang rapat Komisi IV DPRD Provinsi Sulbar dan dihadiri oleh […]

  • Debat Pilkada Mamuju 2024

    Debat Pilkada Mamuju : ADAMI Ingin Perbaikan Infrastuktur, Tina-Yuki Disebut Cuma Klaim Program Gagal

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 173
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Debat perdana Pilkada Mamuju berlangsung sengit. Kubu penantang Ado-Damris tampil solid menyerang kubu petahana, Tina-Yuki. Politikus PDIP Sulawesi Barat, Abdul Halim meyakini Paslon nomor urut dua (02), Ado dan Damris, tampil memukau dibanding Paslon nomor satu (01) Tina – Yuki. Alasannya, penyampaian Ado-Damris atau ADAMI lebih matang karena mampu membaca persoalan Mamuju […]

  • Bilqis

    Dramatis, Kisah Kembalinya Bilqis ke Pelukan Keluarga

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 292
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Publik dibuat heboh dengan kabar ditemukannya Bilqis Ramdhani (4), balita asal Makassar yang dilaporkan hilang sejak Minggu (2/11/2025). Setelah enam hari pencarian intensif, Bilqis akhirnya ditemukan selamat di Provinsi Jambi, ribuan kilometer dari rumahnya. Kabar penemuan Bilqis disampaikan langsung oleh pihak kepolisian pada Minggu (9/11/2025) malam. Balita itu ditemukan dalam keadaan sehat […]

  • Buku Jejak Langkah dan Pemikiran Bupati di Sulawesi Barat 1960-2023

    Buku Jejak Langkah dan Pemikiran Bupati di Sulawesi Barat 1960-2023 Karya Sarman Sahuding Resmi Luncurkan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 294
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Buku “Jejak Langkah dan Pemikiran Bupati di Sulawesi Barat (1960-2023)” karya Sarman Sahuding resmi di launching di Mamuju, pada Selasa, (28/5/2024) sore. Buku “Jejak Langkah dan Pemikiran Bupati di Sulawesi Barat, 1960-2023” mengulas pemikiran hingga kisah yang dialami para tokoh-tokoh yang sempat jadi bupati di enam Kabupaten se Sulawesi Barat. Buku terbitan […]

  • AMSI Sulbar

    AMSI Sulbar : Hoaks Ancaman Buruk Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) mengajak masyarakat jadi pelopor untuk menangkal Hoaks dalam gelaran Pemilu 2024. Sekretaris AMSI Sulbar, Busman Rasyd mengungkap, setidaknya sepanjang tahun 2023 ada 2.330 hoaks alias kabar bohong tentang politik sebanyak 1.292, dan 645 di antaranya adalah hoaks terkait Pemilu 2024. “Data dari Masyarakat Anti […]

  • PDAM Mamuju di demo

    PDAM Mamuju di Demo, Massa Tuntut Upah Pekerja Tak di Sunat

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 277
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – PDAM Mamujudi demo sejumlah massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda, mereka menuntut perusahaan daerah (Perusda) itu melakukan pengupahan sesuai regulasi, pada, Selasa (14/5/2024) kemarin. Koordinator lapangan, Muh. Dadang dalam orasinya mengatakan, protes itu dikarenakan adanya dugaan eksploitasi terhadap tenaga kerja di dalam Perusahaan Distrik Air Minum tersebut. Menurut Dadang, selama bekerja 5 […]

expand_less