Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Pertahanan Kuat Incumbent Mamuju

Pertahanan Kuat Incumbent Mamuju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sarman Sahuding
Penulis/Wartawan Utama

CAHAYA mentari pada Minggu petang di bulan April masih menyilau cerah di bumi Mamuju. Di hari libur ini tak ada aktifitas kantor. Lantaran Hari Besar RA Kartini tepat di hari Minggu, 21 April, jadilah Pemkab Mamuju merayakannya di hari libur itu.

Seusai acara, Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, M.Si berjalan ke mobilnya. Ia memakai kebaya. Di tangan kirinya tampak mengempit karangan bunga: bunga tanda perjuangan emansipasi Indonesia.

Sebelum berlalu pergi, dibukanya kaca jendela mobil. Ia merogoh isi tasnya dan memanggil petugas kantor. Sejumlah lelaki berseragam kantor Pemkab Mamuju mendekatinya. Kepada mereka tampak Sutinah menghadiahi bawahannya lembaran rupiah. Sejurus dengan itu ia berlalu ke peraduan di bukit Sapota—rumah Jabatan Bupati Mamuju.

Sosok Mungil Berhati Besar

Tahun 1984. Kolonel (Purn.) Atiek Soetedja telah memasuki tahun kelima memimpin Kabupaten Mamuju. Dari Mamuju, perwira Atiek kembali berdinas di habitat lamanya: kesatuan militer TNI AD di Sulawesi.

Di Makassar, Sulsel, kala itu Harsinah Suhardi sedang mengandung. Tepat 7 Maret 1984 ibu Harsinah melahirkan. Suara tangis sosok perempuan memecah keheningan. Harsinah yang masih terbaring lunglai tampak senang melihat anak pertamanya itu. Suhardi Duka pun demikian.

Bayi mungil itu kemudian diberi nama Sitti Sutinah, akrab disapa Tina. Tantangan hidup Suhardi Duka kian bertambah pasca kelahiran anak pertamanya. Thina masih kecil ketika kedua orang tuanya memutuskan kembali ke Mamuju, kampung tercinta keluarga besarnya.

Tina tumbuh dan bersekolah di Mamuju. Pendidikan tingginya ia selesaikan di kota Makassar dan Jawa. Keberuntungan Thina mengabdi di pemerintahan mengenalkannya mengecap dinamika hidup Masyarakat Kabupaten Mamuju. Ia mengabdi dari bawah lalu mencapai jabatan setingkat Eselon II di Pemkab Mamuju.

Sutinah telah 40 tahun saat ini. Selama masih di eksekutif, Sutinah telah menunjukkan kedekatan dengan insan Pers. Ia dikenal media able. Kematangan usia Thina kian menemukan dirinya mengakrabi tantangan.

Mengabdi di pemerintahan (eksekutif) tak cukup baginya di tengah ekspektasi Masyarakat Kabupaten Mamuju. menunjukkan kepedulian yang tinggi bagi masyarakat mesti berada di jalur yang lebih luas. Pada titik inilah Tina kemudian berpikir bahwa politik pemerintahan adalah ruang yang lebih fleksibel membaktikan diri lebih maksimal.

Meski sosoknya tampak mungil, hatinya terlampau besar untuk Kabupaten Mamuju—daerah yang sejak kecil didambakan bergerak maju dan masyarakatnya sejahtera.

Tak Surut Langkah Menjaga Mamuju

Sutinah Suhardi tak begitu lama di eksekutif. Menemukan dirinya di dunia politik—dunia yang sejatinya lebih akrab bagi kaum lelaki—adalah pemandangan baru di Mamuju, pun di Sulawesi Barat.

Menyatakan diri maju sebagai Calon Bupati Mamuju tentulah pilihan yang sangat berani. Karir birokrasi yang sedang moncer pun hilang.

Maju di Pilkada Mamuju 2020 lalu adalah pilihan paling berarti untuknya, dan sangat fenomenal. Seorang perempuan, melawan petahana (incumbent) pula bukanlah sebuah teka-teki.

Habsi Wahid kala itu sedang kuat-kuatnya: Bupati Mamuju. Memimpin partai besar, partai Nasdem di Provinsi Sulawesi Barat. Di parlemen Mamuju, partai ini cukup berkuasa dari sisi bilangan kursi dan seorang kadernya didapuk jadi ketua parlemen.

Sangat rasional partai ini melabuhkan kadernya—siapa pun juga—tetap berada di singgasana.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP GMNI

    GMNI Kritik Ketergantungan Investasi Asing, Minta Hilirisasi Perkuat Industri Dalam Negeri

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai kebijakan hilirisasi industri yang dijalankan pemerintah sejak 2010 hingga kini belum mencerminkan arah industrialisasi nasional yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan. Penilaian tersebut disampaikan sebagai bagian dari evaluasi kritis GMNI terhadap arah pembangunan ekonomi nasional yang dinilai masih bertumpu pada logika investasi asing […]

  • MBG Sampaga

    Program MBG Hadir di Sampaga, 2.511 Porsi Makanan Sehat Dibagikan ke Pelajar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 25
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Sampaga sukses menyalurkan ribuan porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), Kamis (2/10/2025). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan asupan gizi anak usia sekolah, sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan mendukung semangat belajar. […]

  • Persekutuan Pemuda GKSB Lakukan Perombakan, Jems Paridi Nahkodai BPKP Sinode

    Persekutuan Pemuda GKSB Lakukan Perombakan, Jems Paridi Nahkodai BPKP Sinode

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Badan Pelayanan Kategorial Pemuda (BPKP) Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB), sebagai wadah resmi persekutuan pemuda di bawah naungan Sinode GKSB, melakukan langkah strategis dengan merombak struktur organisasinya. Langkah ini diambil untuk memperkuat kepengurusan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepemudaan di lingkungan gereja. Dalam rapat yang digelar pada Sabtu, 2 Maret 2024, Pengurus Pusat […]

  • Sekdes Desa Karama

    Tanggapi Demo, Sekretaris Desa Karama : Kami Siap Buka Dialog Dengan Warga

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 46
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Barnabas, menanggapi terkait aksi unjuk rasa dan penyegelan Kantor Desa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat, Senin, (15/7/2024) pagi tadi. Menurut Barnabas, tuntutan dari masyarakat merupakan hal yang tidak benar. Kata dia, segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa atau atas nama Kepala Desa Karama, […]

  • AIM dan Asnuddin Sokong

    Usai Daftar di KPU, AIM dan Asnuddin Sokong Pastikan Suan ke Perguruan Tinggi di Sulbar

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 36
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Andi Ibrahim Masdar (AIM) bersama Asnuddin Sokong resmi mendaftarkan diri ke KPU Sulbar, sebagai Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Sulbar 2024. Dalam lawatannya, mantan Bupati Polman itu menamakan diri mereka sebagai paslon AIM PAS yang merupakan singkatan dari nama keduanya (Andi Ibrahim Masdar Partner Asnuddin Sokong). AIM menjadi paslon […]

  • Kompolnas minta kematian tahanan di polman diusut

    Kompolnas Desak Kasus Kematian Tahanan di Polres Polman Segera Diusut, Minta Jenazah di Otopsi

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Kasus kematian tahanan berinisial R di Polres Polewali Mandar (Polman), disesalkan Kompolnas. Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, dalam keterangan persnya mengatakan, secepatnya akan mengirim surat klarifikasi ke Polda Sulawesi Barat dan mendorong segera dilakukan otopsi pada Jenazah R. “Kompolnas akan mengirimkan surat klarifikasi ke Polda Sulawesi Barat. Kompolnas mendorong segera dilakukannya otopsi jenazah […]

expand_less