Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » 24 Tahun Mamasa: Momentum Menata Masa Depan Daerah

24 Tahun Mamasa: Momentum Menata Masa Depan Daerah

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Salmon Soppang Manglo, M.Mar
Ketua Dewan Pembina Sinergi Muda Mamasa

Peringatan hari jadi ke-24 Kabupaten Mamasa menjadi momen penting untuk menengok kembali perjalanan daerah ini sejak berdiri hingga hari ini. Dua puluh empat tahun tentu bukan waktu yang singkat. Dalam rentang tersebut, Mamasa telah melalui berbagai fase perkembangan yang diwarnai oleh dinamika, tantangan, serta harapan masyarakat yang terus tumbuh dari waktu ke waktu.

Usia 24 tahun dapat dimaknai sebagai fase kedewasaan bagi sebuah daerah. Momentum ini seharusnya menjadi ruang refleksi bersama: melihat sejauh mana langkah yang telah ditempuh, menilai capaian yang telah diraih, sekaligus menyusun arah masa depan dengan lebih matang dan bijaksana.

Sejak resmi berdiri sebagai daerah otonom, Mamasa telah mengalami berbagai perubahan yang patut diapresiasi. Pembangunan infrastruktur secara bertahap terus dilakukan, pelayanan publik mulai mengalami peningkatan, dan berbagai program di sektor pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi masyarakat terus diupayakan. Perubahan tersebut tentu tidak hadir begitu saja, melainkan lahir dari kerja keras pemerintah daerah yang didukung oleh partisipasi masyarakat serta kontribusi banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan Mamasa.

Namun demikian, refleksi atas perjalanan daerah juga mengharuskan kita bersikap jujur terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi. Pembangunan yang belum merata di beberapa wilayah, keterbatasan akses transportasi dan layanan dasar, serta kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan.

Karena itu, pembangunan Mamasa ke depan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan perubahan yang lebih luas. Dalam konteks ini, generasi muda memiliki peran yang sangat penting sebagai motor penggerak kemajuan daerah.

Kaum muda Mamasa diharapkan mampu hadir dengan gagasan segar, semangat inovasi, serta komitmen untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan. Energi, kreativitas, dan integritas generasi muda merupakan modal penting untuk mendorong lahirnya berbagai terobosan yang dapat mempercepat kemajuan daerah.

Di sisi lain, Mamasa juga memiliki kekuatan besar yang tidak dimiliki oleh banyak daerah lain, yaitu kekayaan budaya, nilai-nilai kearifan lokal, serta tradisi kebersamaan yang telah lama menjadi identitas masyarakatnya. Nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan dijadikan fondasi dalam setiap langkah pembangunan, sehingga kemajuan yang dicapai tetap berpijak pada jati diri daerah.

Memasuki usia ke-24 tahun, harapan kita tentu sederhana namun bermakna: Mamasa dapat terus berkembang menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta generasi muda harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Momentum peringatan hari jadi ini hendaknya tidak berhenti pada seremoni semata. Lebih dari itu, ia harus menjadi pengingat bahwa perjalanan pembangunan masih panjang dan membutuhkan komitmen bersama untuk terus bekerja, berbenah, serta menjaga persatuan.

Dengan semangat kebersamaan, kita percaya Mamasa akan mampu melangkah lebih jauh menuju masa depan yang lebih baik.

Selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Mamasa.
Mari terus merawat harapan dan bekerja bersama untuk Mamasa yang maju, berdaya, dan bermartabat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPA Adi-Adi Mamuju

    Tuntutan Belum Dipenuhi, Warga Masih Tutup Akses TPA Adi-adi Mamuju

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 178
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Akses jalan masuk Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Adi-Adi di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, masih disegel oleh warga setelah dialog dengan DLHK berakhir tanpa solusi. Perwakilan warga Botteng, Muh. Ikram mengatakan, pertemuan dengan pihak DLHK Kabupaten Mamuju Senin, 20 April 2026 kemarin tidak membuahkan hasil. Olehnya itu warga bersikukuh memblokade akses […]

  • Capture Video Hanta Yuda Presentasikan Survei Pilkada Sulbar 2024

    Bos Poltracking Hanta Yuda Dilaporkan ke Mabes Polri terkait Rilis Survei Pilkada Sulbar

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 227
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tanah Air, Muhaimin Faisal, melaporkan Direktur Lembaga Survei Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, ke Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri. Laporan itu disampaikan melalui email, pada Jumat, (22/11/2024). Menurut Muhaimin Faisal, laporan itu terkait dengan beredarnya video presentasi berdurasi  2.47 menit yang dilakukan di depan salah pasangan […]

  • Korban pembacokan di Mamuju

    Cekcok di WhatsApp, Pria Asal Karossa Berujung Dibacok di Mamuju

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang pria bernama Jafar (28) asal Karossa (Mateng) dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Mamuju, usai dibacok pria berinisial RZ. Pada Minggu, (27/4/2025) sore. Menurut keterangan Fikri, tetangga korban, sekitar pukul 17.00 WITA, pelaku berinisial RZ itu tiba-tiba mendatangi kediaman korban di BTN Zarindah, Kelurahan Simboro, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, lalu langsung […]

  • Mahiswa palu tolak tambang pasir Sulbar

    Meluas, Penolakan Tambang Pasir Sulbar Bergema di Kota Palu

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 290
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aliansi Mahasiswa Sulawesi Barat yang berada di Kota Palu, menggelar aksi solidaritas di Tugu Kilometer Nol, Jl Sultan Hasanuddin, Kota Palu Sulawesi Tengah. Pada Jumat, (16/5/2025) Sore. Koordinator Lapangan, Ahmad Mashud, menyampaikan aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan masyarakat Sarasa, Budong-Budong, Karossa, Kalukku Barat, Beru-Beru dan Majene, yang tengah berjuang melawan […]

  • Bilqis

    Dramatis, Kisah Kembalinya Bilqis ke Pelukan Keluarga

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 288
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Publik dibuat heboh dengan kabar ditemukannya Bilqis Ramdhani (4), balita asal Makassar yang dilaporkan hilang sejak Minggu (2/11/2025). Setelah enam hari pencarian intensif, Bilqis akhirnya ditemukan selamat di Provinsi Jambi, ribuan kilometer dari rumahnya. Kabar penemuan Bilqis disampaikan langsung oleh pihak kepolisian pada Minggu (9/11/2025) malam. Balita itu ditemukan dalam keadaan sehat […]

  • Ilustrasi nilai tukar dolar

    Mendadak Dolar AS Tumbang jadi 8.170 di Pencarian Google, Begini Faktanya

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Nilai tukar (kurs) mata uang dolar Amerika Serikat (AS) (USD) terhadap rupiah di penelusuran google tiba-tiba melemah menjadi Rp 8.170,65 per dolar AS, hal itu terlihat dari penelusuran tim Mekora, hingga pukul 20.30 WITA, Sabtu, (1/2/2025). Hal itu membuat netizen di Indonesia ramai-ramai melakukan tweet di media sosial. Di aplikasi X  misalnya […]

expand_less