Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Meluas, Penolakan Tambang Pasir Sulbar Bergema di Kota Palu

Meluas, Penolakan Tambang Pasir Sulbar Bergema di Kota Palu

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Aliansi Mahasiswa Sulawesi Barat yang berada di Kota Palu, menggelar aksi solidaritas di Tugu Kilometer Nol, Jl Sultan Hasanuddin, Kota Palu Sulawesi Tengah. Pada Jumat, (16/5/2025) Sore.

Koordinator Lapangan, Ahmad Mashud, menyampaikan aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan masyarakat Sarasa, Budong-Budong, Karossa, Kalukku Barat, Beru-Beru dan Majene, yang tengah berjuang melawan perusahaan tambang pasir yang masuk ke kampung halaman mereka.

Ahmad menyebut, perjuangan masyarakat pesisir Sulawesi Barat yang menolak tambang pasir itu merupakan upaya mempertahankan kampung halaman serta mata pencaharian mereka dari ancaman eksploitasi.

“Kami Aliansi Mahasiswa Sulbar di kota Palu melakukan aksi solidaritas perjuangan untuk masyarakat Sulbar. Kami juga dengan tegas dan mendeklarasikan menolak tambang pasir di sepanjang pesisir Sulbar,” kata Ahmad kepada Mekora.id.

Selain itu, Ahmad juga menyoroti kehadiran tambang pasir menimbulkan polemik hingga menimbulkan konflik Horizontal antar warga. Ia menyebut, para warga yang bertahan mendapatkan kriminalisasi dan ancaman pembunuhan.

Olehnya itu, kehadiran tambang pasir merupakan hal serius yang perlu disikapi dan ditolak bersama-sama, terlebih bagi pemerintah Provinsi Sulbar wajib mendudukkan kepentingan rakyat di atas segalanya.

“Kasus tambang pasir di Sulbar ini telah memicu konflik horizontal dan vertikal, warga diintimidasi, lahan mereka dirampas, dan suara mereka dibungkam,” ujar Ahmad.

Untuk itu, Aliansi Mahasiswa Sulbar di Palu mendesak Pemerintah Sulawesi Barat segera mencabut izin tambang dan menghentikan kriminalisasi terhadap masyarakat lokal.

“Kami juga menyampaikan kepada Kepolisian, Pemprov dan kroninya untuk hentikan intimidasi dan kriminalisasi terhadap masyarakat Sulbar yang bersuara menolak tambang pasir,” pungkasnya.

Berikut tuntutan mereka :
1. Hentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat pesisir Sulawesi Barat.
2. Cabut Izin dan hentikan aktivitas tambang PT Alam Sumber Rezeki, PT Yakusa Tolelo Nusantara, PT Jaya Pasir Andalan, CV Surya Stone Derajat dan PT Tambang Batuan Andesit, dan PT. Baqba Lembang Tuho.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Kurban Prabowo di Sulbar

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Disebar ke 6 Kabupaten di Sulbar, Berikut Lokasi Penyembelihannya

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 273
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak tujuh ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan disembelih di enam kabupaten serta satu lokasi untuk Provinsi di Sulawesi Barat (Sulbar) pada Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M. Masing-masing untuk Kabupaten Mamasa, Majene, Polewali Mandar, Mamuju Tengah, Pasangkayu, Mamuju, dan Pemprov Sulbar. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan […]

  • Paskibraka Sulbar 2025

    69 Calon Paskibraka Sulbar Jalani Karantina Jelang HUT RI ke-80

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak 69 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi memasuki masa pemusatan pembinaan dan pelatihan sejak Minggu, 3 Agustus 2025. Mereka terdiri dari 24 peserta putri dan 45 peserta putra, yang akan menjalani masa karantina hingga 18 Agustus 2025 mendatang. Pemusatan pembinaan ini menjadi bagian penting dalam […]

  • Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya wawasan luas bagi seorang Duta Pariwisata. Menurutnya, finalis tidak boleh hanya paham soal destinasi wisata, tetapi juga harus menguasai sejarah, identitas, hingga karakteristik Kota Bontang secara utuh. Pesan tersebut disampaikan Neni saat menerima audiensi 20 finalis Duta Pariwisata Kota Bontang Tahun 2025 di Ruang Rapat Utama […]

  • Miras di Mamuju dimusnahkan

    1.435 Botol Miras dan 200 Liter Tuak Dimusnahkan Polresta Mamuju

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 297
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora,id – Komitmen tegas menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan kembali dibuktikan Polresta Mamuju. Sebanyak 1.435 botol minuman keras (miras) beralkohol dan hampir 200 liter minuman tradisional jenis ballo atau tuak dimusnahkan dalam kegiatan yang digelar di halaman Mapolsek Mamuju, Selasa (24/2/2026). Ribuan barang bukti tersebut merupakan hasil Operasi Pekat Marano 2026 […]

  • Universitas Wallacea Mamuju

    Universitas Wallacea Mamuju di Ambang Krisis : Dosen-Dosen Mundur, Mahasiswa Terkatung-katung

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 598
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sejumlah mahasiswa di Universitas Wallacea, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mengeluhkan buruknya sistem manajemen kampus mereka. Hal itu setelah sejumlah dosen pengajar ramai-ramai mengundurkan diri. Menurut keterangan salah satu mahasiswa, Januari, polemik manajemen kampus mereka dimulai sejak tahun 2023 lalu. Saat itu peralihan status dari Stikes Andini Persada menjadi Universitas Wallacea yang dipimpin […]

  • DLHK Sulbar RTRW Mamasa

    DLHK Sulbar Evaluasi RTRW Kabupaten Mamasa 2025–2045

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan Evaluasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mamasa Tahun 2025–2045, Senin (2/2/2026), di Ruang Rapat DLHK Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Kabupaten Mamasa terkait penjadwalan evaluasi laporan KLHS RTRW Kabupaten […]

expand_less