Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tuntutan Belum Dipenuhi, Warga Masih Tutup Akses TPA Adi-adi Mamuju

Tuntutan Belum Dipenuhi, Warga Masih Tutup Akses TPA Adi-adi Mamuju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Akses jalan masuk Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Adi-Adi di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, masih disegel oleh warga setelah dialog dengan DLHK berakhir tanpa solusi.

Perwakilan warga Botteng, Muh. Ikram mengatakan, pertemuan dengan pihak DLHK Kabupaten Mamuju Senin, 20 April 2026 kemarin tidak membuahkan hasil. Olehnya itu warga bersikukuh memblokade akses TPA Adi-adi hingga tuntutan mereka dipenuhi.

“Hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pihak DLHK untuk memenuhi tuntutan yang sebelumnya telah disuarakan oleh masyarakat,”

Sebelumnya warga Botteng memblokade pintu masuk TPA Adi-Adi sejak Minggu, 19 April 2026. Mereka menuntut penyediaan Armada Pengangkut sampah dan mesin pengolahan daur ulang di wilayah Botteng.

“Kedua tuntutan tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks dan berdampak langsung pada lingkungan serta kesehatan masyarakat sekitar TPA,” ujar Ikram.

Sementara itu, Kepala UPTD TPA Adi-adi, Muh. Wajidi Azhar, mengatakan pihak bersama Kepala DLHK Mamuju telah berdialog langsung dengan warga. Ia menyebut langkah selanjutnya akan dilaksanakan pertemuan dengan Bupati Mamuju, sore ini Selasa, (21/4/2026) untuk mencari solusi atas tuntutan warga.

“Kemarin kita sudah temui warga, Sore ini kami bersama warga bersiap-siap untuk berdiskusi dengan Bupati Mamuju mencari jalan keluarnya,” singkat Wajidi.

Dampak dari penutupan itu membuat tumpukan sampah di kota Mamuju tidak terhindarkan. Tempat-tempat vital seperti pasar, Cafe, restoran, hingga pemukiman kini dipenuhi sampah.

Kepala Bidang Kebersihan DLHK Mamuju, Marsaeni, mengaku sejak warga menutup akses TPA Adi-adi. Petugas kebersihan tidak melaksanakan aktivitas seperti biasa.

Alasannya, TPA Adi-adi merupakan satu-satunya tempat pemrosesan akhir sampah di Mamuju. Sehingga petugas terpaksa tidak melakukan pembersihan karena tidak punya alternatif lain.

“Iya sejak hari Minggu sampai sekarang sampah terpaksa tidak diangkut setelah ditutup warga. Tidak ada alternatif lain karena TPA kita cuma satu, kalau dinaikkan ke kendaraan yang mau juga dibuang ke mana,” kata Marsaeni saat dihubungi Mekora.

Ia berharap dialog warga dan Bupati Mamuju dapat mencari solusi terbaik agar pengangkutan sampah segera dilakukan.

“Ya pasti kalau sudah dibuka kita langsung angkut semua sampah yang ada. Semoga pertemuan Bupati dan warga sore ini dapat menemukan jalan keluar,” tutup Marsaeni.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debat Pilkada Sulbar 2024

    Ini Tata Tertib Debat Kandidat Pilkada Sulbar 2024

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 184
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Berikut ini tata terbit (Tatip) dalam Debat Kandidat Pilkada Sulawesi Barat (Sulbar) 2024. yang rencananya akan di langsung di Gedung Gadis, Polewali Mandar (Polman), pada 30 Oktober 2024. Sesuai jadwal debat ini akan berlangsung mulai Pukul 20.00 WITA-Selesai. Debat publik Pilkada Sulbar ini menyusun tema Pembangunan Ekonomi, Infrastruktur, dan Kelestarian Lingkungan. Tema […]

  • Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir

    Kotak Amal Sering Dimaling, Kesbangpol Sulbar Imbau Masjid Perketat Pengawasan dan Pasang CCTV

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Maraknya kasus pembobolan kotak amal di sejumlah masjid di wilayah Sulawesi Barat menjadi perhatian pemerintah daerah. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat (Kesbangpol Sulbar) mengimbau masyarakat dan pengurus masjid meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa terulang. Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, mengatakan pengurus masjid bersama masyarakat perlu memperkuat pengawasan terhadap […]

  • RS TNI Mamuju

    Ketua DPRD Sulbar Hadir di Peresmian RS TNI Punggawa Malolo Mamuju

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 136
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Suraidah Suhardi, hadiri peresmian Rumah Sakit TNI Punggawa Malolo Mamuju. Senin, (19 /02/2024) Prosesi peresmian itu dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi bersama 25 RS TNI lainnya di tanah air. Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan, kesiapan fasilitas layanan kesehatan yang lengkap serta sumber daya manusia (SDM) sangat […]

  • Bocah hilang 2 pekan di Mamuju berhasil ditemukan selamat.

    10 Hari Hilang di Hutan, Bocah 14 Tahun di Mamuju Ditemukan Selamat

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang remaja bernama Sakir (14), warga Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang dilaporkan hilang di kawasan hutan dua pekan lalu berhasil ditemukan selamat, pada Sabtu, (11/4/2026). Dantim Basarnas Mamuju, Devis Weken, Sakir ditemukan oleh masyarakat yang ikut melakukan pencarian sekitar 18.30 WITA di sekitat Hutan Deda Botteng berjarak 3,8 […]

  • ASN Sulbar edar uang palsu

    Pj Gubernur Sulbar Tanggapi Dua ASN yang Terlibat Sindikat Uang Palsu UIN Makassar

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 185
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Terungkapnya sindikat uang palsu dari UIN Alauddin Makassar yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar), menggemparkan publik, pada Selasa, (17/12/2024) kemarin. Kasus itu berawal dari pengungkapan pembuatan uang palsu di Kampus Alauddin Makassar, kasus itu kemudian dikembangkan hingga menyeret dua nama ASN Pemprov Sulbar. Dalam aksinya mereka bertugas […]

  • Korupsi ferry mini Mamuju

    Rugikan Negara 1,5 M, Dua Tersangka Pengadaan Ferry Mini Mamuju Ditahan

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polda Sulawesi Barat menahan dua tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan alat apung bermotor penumpang (Ferry Mini) oleh dinas perhubungan kabupaten Mamuju. Dari 4 nama yang terseret dalam kasus tersebut, 2 diantaranya tengah ditahan di oleh Ditkrimsus Polda Sulbar. Mereka masing-masing BS (56) Direktur CV. CS dan  ASR (64) pensiunan ASN. Kasubdit III […]

expand_less