Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Ciptakan Generasi Emas, Wali Kota Bontang Optimis Zero Angka Stunting

Ciptakan Generasi Emas, Wali Kota Bontang Optimis Zero Angka Stunting

  • account_circle zul
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang terus berupaya menurunkan angka stunting melalui berbagai intervensi, baik spesifik maupun sensitif.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan bahwa pihaknya optimis untuk menekan angka stunting jadi zero. Katanya, masa depan generasi emas dimulai dari perbaikan gizi ibu hamil dan balita.

“Masyarakat juga harus berperan aktif serta peningkatan akses air bersih dan sanitasi dan terus memberikan edukasi pola asuh bagaimana memberikan gizi yang baik terhadap anak-anak,” jelasnya saat ditemui, Kamis (7/8/2025).

Selain itu, kata Neni penguatan posyandu dan kader kesehatan di lapangan pasalnya kerja pemerintah saja tidak cukup. Diperlukan keterlibatan semua pihak untuk menjadikan pencegahan stunting sebagai gerakan bersama. Misalnya, dari tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta keluarga itu sendiri.

Tak hanya itu, saat ini pemerintah memberikan tanggung jawab kepada setiap kader posyandu untuk rutin melakukan penimbangan, pengukuran lingkar kepala, lingkar lengan dan berat badan.

“Kalau kendala yang dihadapi dilapangana itu masih banyak ibu-ibu yang malas datang ke posyandu . Jadi satu kader itu bertanggung jawab terhadap 10 balita yang rutin setiap pekan melakukan pengukurna lingkar lengan, berat badan dan lingkar kepala jadi apakah prevalensi kita berhasil atau tidak itu nanti yang akan menjadi evaluasi. Apalagi ada ibu-ibu yang berpikiran katanya kalau anaknya gak stunting nanti tidak dapat bantuna, harusnya tidak boleh berpikir seperti itu.” ucapnya.

Lebih lanjut, berdasarkan data dinas kesehatan di 2024, dari sebanyak 16.226 sasaran balita, hanya terdapat 6.018 balita atau 37,09 persen yang melakukan pemantauan tumbuh kembangnya melalui posyandu.

Di tahun 2025, target prevalensi balita stunting sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) yaitu 21 persen. Namun, berdasarkan rekap data timbang serentak per bulan mei tahun 2025, dari 10.056 sasaran balita, ada 10.055 balita yang melakukan pemantauan tumbuh kembang atau 99.99 persen dan terdapat 1.754 balita stunting atau sebesar 17,44 persen.

“Maka dari itu kami terus melakukan kordinasi dan evaluasi bagaimana akses data dalam pengelolaan program pencegahan dan penurunan stunting bisa kita jalankan dengan baik dengan harapan kita bisa mencapai zero angka stunting,” tukasnya.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKA UNM Sulbar

    IKA UNM Sulbar Terbentuk, Amrullah Waris Didaulat Jadi Ketua

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 100
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Alumni Universitas Makassar (UNM) Fakultas Teknik di Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar acara reuni dan sekaligus melakukan pembentukan Ikatan Alumni Fakultas Teknik Sulawesi Barat  (IKA UNM TEKNIK SULBAR). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNM Prof. Husain Syam, yang digelar di salah satu tempat wisata, Simboro, Mamuju, pada, 11-12 Mei 2024. Peserta Reuni […]

  • Koperasi Desa Merah Putih Sulbar

    Sulbar Tuntaskan Legalisasi 575 Koperasi Desa, Siap Diresmikan Presiden Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Upaya pemberdayaan ekonomi desa di Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat tonggak penting. Seluruh kabupaten di provinsi ini telah berhasil menuntaskan legalisasi Koperasi Desa Merah Putih di 575 desa, tepat sebelum akhir Juni 2025. Kesuksesan ini merupakan buah kerja keras di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, serta […]

  • Bantuan perbaikan rumah Ibadah dari PT Bonehau Prima Coal.

    Setahun Beroperasi, Ini Sederet Bantuan Sosial PT Bonehau Prima Coal

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – PT. Bonehau Prima Coal (BPC) tambang batu bara yang beroperasi Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, belakangan menjadi sorotan. Hal itu atas sejumlah aksi protes warga, yang meminta akses jalan umum tidak digunakan sebagi jalur hauling coal. Meski begitu, perusahaan yang baru beroperasi pada 06 September 2022 lalu itu mengaku, telah menyalurkan […]

  • Pilkada Mamuju ke MK

    Hasil Pilkada Mamuju Digugat Paslon Ado-Damris ke MK

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 150
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Hasil Pilkada Mamuju tahun 2024 yang baru saja di umumkan beberapa waktu lalu, digugat pasangan calon nomor urut 2 Ado Mas’ud dan H. Damris, ke Mahkamah Konstitusi (MK), pada Selasa, (10/12/2024). Kuasa Hukum Ado-Damri, Akriadi Pue Dollah, mengatakan permohonan sengketa Pilkada Mamuju 2024 itu tela di register ke MK dengan nomor registrasi […]

  • Kepala Dinas Kominfo Sulbar

    Pemprov Sulbar Target 279 Titik Blank Spot Terbuka Via SATRIA-1

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kehadiran Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberi harapan baru dalam percepatan penyelesaian wilayah blank spot internet di Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Olehnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan, intervensi teknologi ini dapat menyasar 279 titik blank spot yang tersebar di enam kabupaten di wilayah tersebut. […]

  • Rakerda PDIP Sulbar

    Rakerda 4 PDIP Sulbar Perkuat Konsolidasi Ganjar-Mahfud

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua PDI Perjuangan Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa, menyebut saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang tegas dan berani untuk menjaga demokrasi. Itu ditegaskan Agus Ambo Djiwa saat melakukan rapat kerja daerah (Rakerda) ke 4 PDIP Sulbar di Hotel Maleo, Sabtu (4/11/2023). Agus menilai, pemerintahan saat jadi titik terlemah soal demokrasi. Olehnya […]

expand_less