Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Kampanye di Suka Maju, AIM Janji Tingkatkan SDM dan Lahirkan Kebijakan Pro-Petani Sawit

Kampanye di Suka Maju, AIM Janji Tingkatkan SDM dan Lahirkan Kebijakan Pro-Petani Sawit

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MATENG, Mekora.id – Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Barat (Sulbar) Andi Ibrahim Masdar (AIM) melanjutkan kampanye di  Desa Suka Maju, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, pada, Sabtu, (12/10/2024).

Dalam pertemuan tersebut, AIM disambut hangat oleh masyarakat dan sejumlah tokoh yang mayoritas berprofesi sebagai petani sawit. Dihadapan warga Suka Maju, mantan Bupati Polman ini menyatakan bahwa kedepan dia akan fokus membenahi regulasi pembelian TBS, hal itu dimaksudkan agar petani dapat sejahtera melalui harga yang pas.

“Saya akan fokuskan regulasi sehingga tidak serta merta dinaikkan harga, tidak dipungkiri Mateng daerah yang kaya, tentu dibutuhkan regulasi yang harus berpihak pada masyarakat. Sehingga petani sawit yang diuntungkan, bukan pihak swasta,” kata AIM.

Tidak hanya itu AIM juga menyampaikan, soal sektor Pendidikan yang kerap kali hanya dilihat dari segi pembangunan sekolah, tapi bukan sumber daya manusia. Untuk itu dia menegaskan akan juga akan membenahi sektor pendidikan.

“Sehingga ketika saya diamanahkan menjadi Gubernur anggaran pengembangan sumber daya manusia akan saya tingkatkan. Termasuk pelatihan dan mendorong kurikulum budi pekerti untuk siswa dan siswi kita di tingkat SMA dan SMK,” ujarnya.

Orasi politik Andi Ibrahim Masdar itu disambut hangat, salah satu warga yang juga mantan Kepala Desa Suka Maju, Abd Rahman, mengaku program yang disampaikan oleh AIM kebutuhan dasar masyarakat di wilayah itu.

Selain itu, Ia juga menilai gaya komunikasi AIM yang ramah dan cepat akrab menjadi salah satu poin yang membedakan Cagub Sulbar nomor 1 dengan kandidat lain. Untuk itu, ia berjanji akan total mendukung AIM-PAS di wilayahnya khususnya di desa Suka Maju.

“Pak AIM memiliki gaya komunikasi yang ramah dan cepat akrab dengan masyarakat. Sehingga program yang disampaikan beliau mudah dimengerti. Kami akan memenangkan AIM PASS di Suka Maju,” serunya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa hukum Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP), Hasri, SH., MH., di Polda Sulbar

    Dugaan Penyerobotan Lahan PT Letawa di Pasangayu Berlanjut, eks Karyawan dan Warga Bersaksi di Polda Sulbar

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Laporan dugaan tindak pidana korporasi oleh PT Letawa, anak usaha dari PT Astra Agro Lestari (AAL), terus berproses di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Barat. Terbaru, Kuasa hukum Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP), Hasri, SH., MH., menghadirkan tiga saksi kunci ke hadapan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulbar, pada Kamis, […]

  • Nenek Hilang di Tubo Majene

    Nenek 75 Tahun di Tubo Majene Tersesat 3 Hari Saat Cari Pakan Ternak

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 29
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Nenek berusia 75 tahun warga Desa Tubo Tengah, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, berhasil dievakuasi selamat oleh tim SAR, Senin (11/12/2023). Sebelumnya Nenek Rawasiah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah berangkat mencari pakan ternak di kebunnya pada Kamis 7 Desember lalu. Namun setelah 3 hari tidak kunjung pulang, keluarga korban akhirnya […]

  • Mayat di Botteng

    Sesosok Mayat Pria Gegerkan Warga Botteng, Ditemukan Terkapar di Teras Masjid

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Warga di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dewasa, yang tergelak di teras Masjid, pada Sabtu, (17/5/2025). Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, kepada wartawan mengatakan, mayat tersebut ditemukan warga di teras Masjid Nurul Jihad Desa Botteng, Sabtu pagi. Dari identifikasi pihak […]

  • Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya wawasan luas bagi seorang Duta Pariwisata. Menurutnya, finalis tidak boleh hanya paham soal destinasi wisata, tetapi juga harus menguasai sejarah, identitas, hingga karakteristik Kota Bontang secara utuh. Pesan tersebut disampaikan Neni saat menerima audiensi 20 finalis Duta Pariwisata Kota Bontang Tahun 2025 di Ruang Rapat Utama […]

  • Pencruian Buah Sawit di Pasangkayu

    Sempat Ngaku Dianiaya Security, Warga Pasangkayu Ini Terungkap Berulang Terlibat Kasus Ninja Sawit

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id – Sosok Nurdin alias Dedi (28), warga asal Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang sebelumnya mengaku menjadi korban penganiayaan oleh oknum security perusahaan sawit, belakangan terungkap memiliki riwayat panjang kasus pencurian tandan buah segar (TBS) di areal perkebunan PT Letawa. Dokumen internal perusahaan yang diterima Mekora.id menunjukkan, Nurdin bukan kali pertama terlibat kasus […]

  • Pesisir Tubo

    Warga di Majene Serukan Penolakan Tambang Pasir di Pesisir Tubo Poang dan Salutambung

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Rencana eksploitasi tambang pasir di kawasan Sungai Tubo dan pesisir Desa Tubo Poang serta Desa Salutambung, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), menuai penolakan luas dari masyarakat setempat. Aktivitas pertambangan yang akan dijalankan oleh PT Baqba Lembang Tubo sejak pertengahan 2024 itu dinilai mengancam kelestarian lingkungan dan mengabaikan hak masyarakat lokal. Warga pesisir […]

expand_less