Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Wali Kota Bontang Hadiri Muskomwil V APEKSI di Palangkaraya

Wali Kota Bontang Hadiri Muskomwil V APEKSI di Palangkaraya

  • account_circle zul
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlynawati tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (25/9/2025). Kehadiran rombongan Pemerintah Kota Bontang ini dalam rangka menghadiri Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan yang digelar pada 26–27 September 2025.

Turut serta dalam rombongan Ketua Dekranasda Kota Bontang, Nur Kalbi Agus Haris. Mereka disambut langsung oleh Pj Sekda Palangkaraya, Arbert Tombak, serta Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Palangkaraya, drg. Andjar Hari Purnomo.

Muskomwil V APEKSI Regional Kalimantan tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Daerah untuk Pembangunan Kalimantan Berkelanjutan”. Forum tersebut menjadi ajang pertemuan para wali kota se-Kalimantan untuk membahas strategi pembangunan daerah, kerja sama antarwilayah, hingga sinergi menghadapi pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan bahwa forum APEKSI adalah kesempatan penting untuk memperkuat jejaring kerja sama antar kota di Kalimantan. “Kami ingin memastikan Bontang tidak hanya hadir, tetapi juga aktif memberikan gagasan. Apalagi dengan adanya IKN, kita harus berkolaborasi untuk menjawab tantangan pembangunan kawasan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bontang siap menawarkan keunggulan di sektor energi, industri, dan sumber daya manusia. “Bontang punya potensi besar di sektor energi dan industri. Melalui forum ini, kita bisa mengaitkan potensi daerah dengan kebutuhan regional,” imbuhnya.

Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati, menyebut keikutsertaan Pemkot Bontang dalam Muskomwil V APEKSI juga sekaligus memperkuat hubungan antar pemerintah kota. “Agenda ini menjadi ruang bertukar pengalaman, terutama soal pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Kita bisa belajar dari kota lain dan juga berbagi praktik baik yang ada di Bontang,” jelasnya.

Selain sidang pleno dan diskusi tematik, Muskomwil juga akan diisi dengan pameran produk unggulan daerah serta pertemuan bisnis yang melibatkan pelaku UMKM. Ketua Dekranasda Bontang, Nur Kalbi Agus Haris, menyebut pihaknya siap menampilkan produk kerajinan lokal sebagai upaya mendukung promosi UMKM.

Dengan partisipasi aktif dalam Muskomwil V APEKSI, Pemkot Bontang berharap bisa mendorong kerja sama nyata lintas daerah sekaligus membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ado Damris

    Ado-Damris Komitmen Jadikan Mamuju Pintu Gerbang IKN

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 130
    • 5Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pasca mendaftar sebagai pasangan calon untuk Pilkada Mamuju 2024, Ado Mas’ud dan Damris menyebut, siap menjadi Mamuju sebagai pintu gerbang untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mamuju itu, menyampaikan bahwa letak Ibu Kota Administrasi Kabupaten Mamuju yang tepat berada di hadapan Ibu Kota Nusantara atau IKN harus mampu […]

  • Pencurian Motor Trail di Mamuju

    Otak Pencurian Puluhan Motor Trail di Mamuju Ditangkap, Diburu Hingga ke Sulut

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Polisi akhirnya menangkap otak pencurian belasan sepeda motor trail yang beraksi di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat. Pelaku yang sempat buron itu dibekuk setelah dua pekan dalam pelarian. Pelaku diketahui bernama Ichsan Yassir (27), seorang residivis yang diduga menjadi dalang dalam serangkaian pencurian motor trail di wilayah Mamuju dan Sekitarnya. Ia ditangkap oleh […]

  • Talut berongga di Mamuju

    Talut Berongga di Jalan Pattana Endeng Mamuju Jadi Sorotan, Diduga Dikerjakan Asal-asalan dan Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Proyek pembangunan talut di Jalan Andi Malik Pattana Endeng, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam dari warga. Talut tersebut didapati berongga dan langsung ditembok tanpa ditimbun lebih dulu. Kondisi itu viral di media sosial setelah akun Ahmadi Salim mengunggah video pada Kamis (4/9/2025). Dalam unggahannya, ia menilai pekerjaan tersebut […]

  • Dinkes Mamasa

    Pengadaan Dinkes Mamasa Disorot, Alkes Tak Cukup-Ambulans Pernah Sampai ke Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 274
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Pengadaan mobil ambulans tahun anggaran 2025 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan. Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut dipertanyakan setelah ambulans yang diperuntukkan bagi Puskesmas Salutambun disebut belum terlihat di lokasi. Dalam dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) Dinkes Mamasa tahun 2025, pengadaan satu unit ambulans […]

  • Koordinator Masyarakat Sipil Tolak Tambang Pasir Sulbar

    Tak Jelas Rimbanya, Koalisi Masyarakat Sipil Pertanyakan Keberadaan Tim Evaluasi Izin Pertambangan Sulbar

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 168
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Koalisi masyarakat sipil mempertanyakan kinerja Tim Evaluasi Izin Pertambangan Pasir yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Sulbar). Tim tersebut dinilai tidak menunjukkan kemajuan signifikan sejak dibentuk, bahkan terkesan menghilang tanpa kejelasan. Koordinator lapangan koalisi masyarakat sipil Kalukku, Sulkarnaim, menyatakan hingga kini belum terlihat langkah konkret dari tim yang diharapkan mampu menyelesaikan […]

  • Jembatan Leling putus

    Dampak Jembatan Leling Putus, Tiga Desa di Mamuju Terisolir

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 320
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – 17 hari pasca jembatan di Desa Leling, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, putus, Tiga (3) Desa di laporkan terisolir dan kesulitan melakukan mobilitas. Padahal menurut warga, jembatan itu merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan tiga Desa. Akibatnya, aktivitas warga di Desa Leling Barat, Leling Induk, dan Sanadana kini terganggu. “Akses ini satu-satunya […]

expand_less