Universitas Wallacea di Inspeksi, LL DIKTI Temukan Kondisi Memprihatinkan
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Inseksi LL DIKTI wiayah IX ke Universitas Wallacea Mamuju, Selasa (4/3/2025).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) wilayah IX Sultanbatara (Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara) kunjungi Universitas Wallacea di Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, pada Selasa (4/3/2025).
Ketua Tim akademik LL DIKTI IX, Muh Tahir Hamzah, mengatakan kunjungan dan inspeksi ke Universitas Wallacea itu untuk mengevaluasi pengelolaan kampus dan mengkroscek terkait laporan Mahasiswa yang diterima beberapa saat lalu.
“Tentu salah satu dasar informasi data yang kami dapatkan hari ini,” ucap Tahir.
Dalam inspeksinya, tim LLDIKTI yang terdiri dari lima anggota menemukan sejumlah permasalahan. Salah satu yang paling mencolok yakni adanya dosen yang titip nama, serta ditemukan tenaga admin yang tidak dapat mengakses akun kampus.
Selain itu LL DIKTI juga menemukan, tenaga tenaga administrasi kampus yang kurang, idealnya kata Tahir Kampus harus memiliki tenaga administrasi setiap Prodi.
“Kami menemukan beberapa kendala salah satunya adalah dosen yang hanya titip nama, SK Dosen admin akun tidak bisa mengoperasikan akun kampus, serta tenaga administrasi setiap Prodi yang masih kurang,” jelas Tahir.
Menurut tim pemeriksa dari LL DIKTI wilayah IX, manajemen pengelolaan dan pelayanan Universitas Wallacea sangat buruk dan tidak memenuhi penjaminan mutu standar kapasitas sebagai Universitas.
“Kami melihat ada 6 program studi, namun hanya dikelola oleh 3 tenaga administrasi, seharusnya setiap program studi minimal dikelola 3 tenaga administrasi,” pungkas Tahir.
Permasalahan lain yang juga disoroti oleh LLDIKTI, adanya data berbeda antara mahasiswa yang telah mengikuti yudisium dan dinyatakan lulus namun tercatat dengan status di Sekolah Ilmu Tinggi Kesehatan (Stikes) Andini. Sedangkan data yang dikelola mereka mahasiswa aktif di Universitas Wallacea.
“Ini salah satu masalah yang akan kami koordinasikan langsung ke kementerian karena akun Sekolah tinggi Kesehatan Andini sudah di tutup,” tutup Tahir.
Sebelumnya, sejumlah mahasiswa dari Universitas Wallacea melaporkan kondisi kampus mereka sedang dalam masalah. Hal itu setelah sejumlah dosen dan pengelola dinyatakan mundur dan membuat belajar mengajar di kampus itu terganggu.
Akibat peristiwa itu, mahasiswa terkatung-katung hingga sejumlah angkatan tidak dapat mengikuti penyelesaian. Kejadian ini langsung dilaporkan Mahasiswa ke LL DIKTI wilayah IX di Makassar.
- Penulis: mekora.id



Saluran Whatsapp
Google News
