Sulbar Expo 2024 Dibuka, Pemprov Ingin Pelaku Usaha Lokal Berkembang
- account_circle mekora.id
- calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penjabat Gubernur Sulbar buka Sulbar Expo 2024 di Mall Matos Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bekerja sama dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulbar menyelenggarakan Sulbar Expo dan Talkshow 2024 pada 6-9 Desember di Maleo Town Square (Matos), Mamuju.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Deputi Karantina Ikan Badan Karantina Indonesia Teguh Samudro, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, Danrem 142/Tatag, Kepala BI Sulbar, Kepala BPS Sulbar, Danlanal Mamuju, serta para pejabat Forkopimda lainnya.
Acara mengusung tema “Perkuat Hilirisasi dan Peluang Pasar Ekspor Komoditas Pertanian dan Perikanan di Provinsi Sulawesi Barat” dan melibatkan 50 pelaku UMKM dari berbagai kabupaten di Sulbar.
Kepala DPMPTSP Sulbar, Habibi Azis, menekankan pentingnya keterlibatan UMKM dalam pameran ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kegiatan ini melibatkan UMKM dan difasilitasi kerja sama dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulbar,” jelasnya, pada Jumat, (6/12/2024) malam.
Deputi Karantina Ikan, Teguh Samudro, menyoroti potensi besar Sulbar sebagai sumber berbagai komoditas unggulan meski proses ekspor banyak dilakukan di luar daerah. Ia menegaskan bahwa perbaikan mutu produk dari hulu ke hilir adalah tantangan utama untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
“Kami akan melaksanakan coaching clinic untuk membantu masyarakat memahami cara meningkatkan kualitas produk, termasuk standar kesehatan. Ini adalah langkah penting agar keberlanjutan usaha mereka terjamin,” ungkap Teguh.
Berbagai komoditas seperti keripik pisang, ikan, kopi, hingga cokelat menjadi fokus dalam Sulbar Expo ini. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan peluang pasar internasional.
Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menegaskan pentingnya peran Balai Karantina dalam mendukung ekspor produk Sulbar.
“Badan Karantina sangat membantu masyarakat dalam memastikan produk mereka siap untuk ekspor. Sulbar Expo 2024 menjadi platform penting untuk memfasilitasi hal ini,” ujarnya.
Ia juga mengumumkan rencana pameran Batu Ngalo di Taman Pemprov Sulbar pada 13 Desember 2024, yang bertujuan mengangkat kembali popularitas komoditas ini di pasar internasional, terutama Jepang dan China.
Bahtiar berharap kegiatan seperti Sulbar Expo dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat ekonomi daerah dan mendorong lebih banyak produk lokal menembus pasar global.
“Dengan terus menghadirkan acara seperti ini, kita tidak hanya membantu para pelaku usaha tetapi juga mengangkat nama Sulawesi Barat di tingkat nasional dan internasional,” tutupnya.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
