Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Satgas 4+1 Pemprov Sulbar Berhasil Tangani 9085 Bayi dan 1054 Bayi Bebas Stunting

Satgas 4+1 Pemprov Sulbar Berhasil Tangani 9085 Bayi dan 1054 Bayi Bebas Stunting

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Satuan tugas (Satgas) Penanganan 4+1 masalah Sulbar berhasil menekan stunting 1.054 anak. Hal ini tidak lepas dari kerja kolaboratif antar OPD.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulbar Indahwati Nursyamsi mengatakan, dengan terbentuknya Satgas Penanganan 4+1 , termasuk masalah stunting mampu menggerakkan semua OPD Pemprov dan Kabupaten bekerjasama mengintervensi stunting.

“Jadi stunting ini tidak lagi hanya tangungjawab Dinkes, semua OPD bergerak bersama-sama,” ujar Indahwati, Kamis , (24/08/2023).

Indahwati menguraikan dari angka stunting yang menjadi target sasaran satgas adalah 16.377. Hingga minggu II Agustus 2023, Satgas telah mengintervensi 9.085 anak stunting.
“Jadi semua OPD bergerak di setiap kecamatan dan berkoordinasi dengan Dinkes,” kata Indahwati.

Indahwati menjelaskan, untuk mengukur keberhasilan penanganan stunting itu memerlukan waktu hingga enam bulan. Tetapi tidak menutup kemungkinan pada tiga bula pertama juga sudah dapat dilihat beberapa anak sudah keluar dari stunting. Untuk tiga bulan pertama, dari intervensi 9.085 anak, terdapat 1.054 anak keluar dari stunting. Selain itu kelihatan pula kasus anak yang mengalami infeksi stunting yang membuat anak tersebut tidak mengalami perubahan.

“1.054 anak ini sudah membaik, atau keluar dari stunting, tetapi ada juga yang stunting rujukan karena penyakit infeksi stunting, ada 22 anak, ini kami terus lakukan pendampingan,” kata Indah.

Sementara beberapa anak yan sudah diintrvensi masih menunggu perkembangan. Diharapkan satgas tetap konsisten dengan aksi yang dilakukan dengan begitu Sulbar optimis bisa keluar dari stunting tertinggi ke dua di Indonesia.

Pj Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh berterima kasih atas kerja keras Satgas Penaganan 4+1. Ia berharap aksi yang dilakukan disetiap kecamatan terus diptimalkan.
Ia pun terus mengingatkan pentingnya plan do cek agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat.

“Kita harus berkerja sama dalam menangani permasalahan. Lakukan komunikasi intensif dan perkuat kerbesamaan mengecek setiap Minggu sejauh mana intervensi yang dilakukan,” kata Zudan,” tutup Zudan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • PHS Enny Anggraeni Anwar

    Diantar Mantan Gubernur dan Dua Mantan Bupati Daftar ke KPU, PHS-Enny Pede Melenggang di Pilkada Sulbar 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 232
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Prof Husain Syam (PHS) dan Enny Anggraeni Anwar, resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) di KPU Sulbar, Kamis, (29/8/2024). PHS-Enny jadi Paslon ke empat yang mendaftar di Pilkada Sulbar 2024. Selain diantar simpatisan dan partai pendukung, keduanya diantar tokoh-tokoh politik senior, yakni Mantan Gubernur Sulbar dua periode […]

  • Rapat pembahasan RTRW Sulbar

    Pembahasan Revisi RTRW di DPRD Sulbar Berlangsung Alot

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menggelar rapat lanjutan terkait pembangunan beberapa Terminal khusus yang akan dibangun oleh PT. Tambang Batu Andesit. Selasa, (12/6/2024). Rapat ini cukup menguras energi para dewan dan peserta rapat, dikarenakan titik koordinat tersus di Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, […]

  • Rapat Paripurna Pengesahan AKD DPRD Sulbar

    Tak Ada Demokrat Dalam AKD DPRD Sulbar, Berikut Daftarnya

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 233
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Rapat paripurna pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), selesai dilaksanakan. Selasa, (5/11/2024). Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri, mengatakan dengan selesainya pembentukan AKD ini menjadi kepingan puzzle untuk lembaga DPRD Sulbar periode 2024-2029. Terlebih kata dia, saat ini DPRD akan segera membahas APBD pokok 2025. “Dengan selesainya pembentukan dan […]

  • Dirga Singkarru Ketua Nasdem Sulbar

    Dirga Singkarru Resmi Jadi Ketua DPW Nasdem Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 261
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Barat (Sulbar) resmi berganti dari Anwar Adnan Saleh ke Dirga Singkarru, Sabtu (04/5/2024). Anwar Adnan Saleh mengatakan, pergantian itu telah direstui DPP Nasdem dan telah dibicarakan beberapa waktu lalu, namun baru terealisasi saat Ia dan Dirga Singkarru bertemu di Jakarta pagi tadi. “Iya benar pergantian Ketua DPW […]

  • Si Gembul Sapi Prabowo di Mamuju Tengah

    Nama-nama Unik Sapi Kurban Presiden Prabowo di Sulbar, Ada Hulk dengan Bobot 1,1 Ton

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 250
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menyumbangkan tujuh ekor sapi kurban untuk masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam rangka Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi. Sapi-sapi kurban tersebut memiliki bobot antara 800 kilogram hingga 1,1 ton, dan disalurkan ke enam kabupaten serta satu titik di tingkat provinsi. Kepala Bidang Peternakan dan […]

  • Pengeroyokan di Tinambung

    Pria di Tinambung Dikeroyok 15 Orang Justru Dilapor Balik, Kuasa Hukum : Sangat Janggal

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Kasus dugaan pengeroyokan di Jl. Ammana Wewang, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menuai sorotan publik. Pasalnya, hingga kini belum ada satu pun pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka, meski laporan telah dilayangkan sejak Februari 2026. Korban, Muh. Resyapahlevi Mahmud bersama keluarganya, diduga menjadi sasaran penganiayaan oleh sekitar 15 orang pada Minggu […]

expand_less