Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pemeriksaan Kesehatan Cagub-Cawagub Sulbar Tuntas, Cabup-Cawabup Mateng dan Pasangkayu Lanjut Besok

Pemeriksaan Kesehatan Cagub-Cawagub Sulbar Tuntas, Cabup-Cawabup Mateng dan Pasangkayu Lanjut Besok

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mamuju, Mekora.idPemeriksaan Kesehatan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada Sulawesi Barat (Sulbar), yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, sejak Jumat, 30 Agustus 2024, akhirnya rampung dan selesai, pada Sabtu, (31/8/2024).

Ketua KPU Sulawesi Barat, Said Usman Umar mengatakan, empat pasangan Cagub dan Cawagub itu melakukan pemeriksaan kesehatan selama dua hari pada Jumat-Sabtu, 30-31 Agustus 2024.

“Untuk tes kesehatan Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat telah selesai,” kata Said Usman, Sabtu (31/8/2024) malam kepada Mekora.id.

Sementara itu, pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati telah selesai untuk empat kabupaten, menyisakan dua wilayah, yakni Kabupaten Mamuju Tengah dan Pasangkayu, yang akan berlanjut pada Minggu, 1 September 2024.

“Bapaslon Bupati dan wakil bupati juga demikian, kecuali Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati untuk Mamuju Tengah dan Pasangkayu masih lanjut sampai besok,” lanjut Said Usman.

KPU Sulawesi Barat menjadwalkan, akan mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan bersamaan dengan hasil verifikasi dalam pencalonan pada 15-18 September 2024 mendatang.

Ketua KPU Sulbar, Said Usman menjelaskan, dokumen tes kesehatan merupakan bagian dari persyaratan calon yang sama posisinya dengan dokumen-dokumen lain.

“Dokumen hasil tes kesehatan bagian dari persyaratan calon, sama posisinya dengan dokumen lain seperti ijazah, Keterangan Pengadilan, dan lain-lain.  Kami akan publikasi tanggal 15-18 September 2024 untuk mendapatkan tanggapan masyarakat,” ungkap Said Usman.

Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Dr. dr. Nu’man AS Daud, Sp.PD, K-GEH, FINASIM mengatakan, para pasangan calon diperiksa intens terdiri atas pemeriksaan fisik dan pemeriksaan jiwa yang dilakukan oleh dokter spesialis yang didampingi tim penunjang dan tim psikolog.

“Pemeriksaan fisik antara lain meliputi pemeriksaan penyakit dalam, pemeriksaan jantung, bedah, paru, saraf dan beberapa pemeriksaan lainnya. Keseluruhan pemeriksaan dilakukan untuk mengevaluasi kesehatan calon kepala daerah secara menyeluruh,” kata dr. Nu’man AS Daud.

Hasil pemeriksaan kesehatan tersebut nantinya akan diserahkan langsung oleh pihak RSUP Dr. Wahidin kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sesuai peraturan yang berlaku.

“Tim pemeriksa kesehatan tidak mengeluarkan saran atau rekomendasi kepada para kandidat dimana hasil pemeriksaan hanya akan diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum yang telah dikuasakan oleh calon kepala daerah,” tutup dr. Nu’man AS Daud.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPG Mamuju

    Polisi Buru Agen dan Pangkalan yang Pasok Penimbun LPG 3 Kg di Mamuju

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kelangkaan tabung LPG 3 kilogram yang sempat meresahkan warga Mamuju, Sulawesi Barat, menjelang Idulfitri 1447 Hijriah mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap praktik penimbunan dan penjualan gas subsidi dengan harga tinggi, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Sebanyak 105 tabung LPG 3 kg diamankan dari sejumlah lokasi. Dari jumlah itu, 83 […]

  • Warga Sakit di Kalumpang Ditandu

    Lagi, Warga Sakit di Kalumpang Mamuju Ditandu 30 Kilometer Karena Akses Jalan Rusak

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 301
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Akses jalan yang buruk di wilayah pedalaman Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, kembali menyita perhatian publik. Enos (42), warga Desa Lasa, Kecamatan Kalumpang, harus dievakuasi dengan cara ditandu sejauh 30 kilometer menuju fasilitas kesehatan terdekat lantaran tak ada akses jalan yang bisa dilalui kendaraan bermotor. Kejadian memilukan ini terjadi pada Selasa (6/8/2025) […]

  • Dampak Kemarau Panjang, Sumber Air PDAM Mamuju Menipis

    Dampak Kemarau Panjang, Sumber Air PDAM Mamuju Menipis

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 175
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra Mamuju, umumkan sumber air baku di beberapa instalasi alami penyusutan akibat kemarau panjang. Akibat hal ini, pasokan air PDAM Tirta Mamuju terganggu pada beberapa wilayah. “Saat ini sumber air baku kami di pengolahan sedang berada di level rendah akibat kemarau,” kata Kabag Teknik PDAM Mamuju, […]

  • Kecelakaan kapal di Sumare

    Kecelakaan Kapal di Sumare, 33 Selamat, 2 Meninggal, 2 Masih Dicari

    • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 278
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kecelakaan Kapal penumpang di perairan Mamuju, yang ternyata memuat 37 penumpang, pada Rabu (20/12/2023) perlahan ditemukan. Berdasarkan update terakhir, kapal yang berangkat dari Pulau Ambo, Kecamatan Balabalakang itu mengalami insiden di dekat perairan Desa Sumare, Kecamaran Simboro sekitar pukul 15.00 wita setelah di hantam ombak dan terbalik. Kepala Basarnas Mamuju, Muhammad Rizal […]

  • Suami Istri di Mamasa dibunuh

    Suami/Istri di Mamasa Tewas Dibunuh Anak Kandungnya

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 259
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Kasus pembunuhan pasangan suami/istri menggemparkan masyarakat di Desa Tanete Batu, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Rabu (03/04/2024) pagi. Kedua pasangan suami/istri itu tewas setelah dibacok pelaku yang tak lain adalah anak kandungnya berinisial YJ (42), sekitar pukul 06.00 pagi. Setelah menghabisi nyawa kedua orang tuanya, pelaku kemudian melarikan diri ke […]

  • Dua Warga Jadi Korban, GMNI Desak Polda Sulbar Tak Pangku Tangan Hadapi Tambang Ilegal

    Dua Warga Jadi Korban, GMNI Desak Polda Sulbar Tak Pangku Tangan Hadapi Tambang Ilegal

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 374
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Insiden tragis runtuhnya lubang galian di lokasi tambang emas ilegal di Desa Limbong, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, memicu respon dari publik. Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) mengatakan, tewasnya dua warga lokal itu diakibatkan kelalaian aparat kepolisian dalam melakukan pengawasan. Padahal menurut Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPP GMNI, Adam […]

expand_less