Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » Netfid Sulbar Ajak Pj Gubernur Berpikir Akademis Hadapi Demonstran

Netfid Sulbar Ajak Pj Gubernur Berpikir Akademis Hadapi Demonstran

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Aksi kecaman terhadap laporan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) pada massa pengunjuk rasa setelah pintu gerbang Kantor Gubernur Sulbar jebol oleh massa aksi memuncak.

Terbaru, Netfid (Network For Indonesian Democratic Society) Sulawesi Barat, turut menilai laporan terhadap pengunjuk rasa adalah bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat.

Menurut Ketua Netfid Sulbar, Sulfian Syam, Zudan terlalu berlebihan menanggapi aksi yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Reforma Agraria (AMPERA).

“Sangat disayang kepemimpinan Prof. Zudan melakukan respon berlebihan dengan melakukan pelaporan ke Polresta Mamuju,” kata Sulfian Syam, Jumat, (29/09/2023).

Kata Sulfian, Zudan Arif Fakrulloh sebagai seorang akademis harusnya paham tentang dinamika aksi. Dia menilai, kepemimpinan Zudan akan tercederai dengan aksi itu.

Untuk itu, Netfid mengajak Pj Gubernur Sulbar untuk berpikir akademis dan tidak mengedepankan emosional dalam menghadapi demonstran.

“Saya kira Pak Prof Zudan ini paham bagaimana dinamika aksi, jadi harusnya Pj Gubernur tidak mengambil langkah hukum. Ini akan membuat masyarakat berspekulasi jika Pj Gubernur itu anti kritik,” kata Sulfian.

Sebelumnya di laman sebuah media massa, Pj Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, akan melaporkan massa yang dianggap merusak fasilitas negara.

Menurut ahli Hukum Administrasi Negara dan Sosiologi Hukum ini, tindakan para demonstran ini telah melewati batas dan telah melanggar pidana hingga perdata.

“Kami meminta kepada kepolisian untuk menindak tegas semua pelaku demo yang merusak fasilitas negara. Pemprov akan meminta pertanggungjawaban kepada mahasiswa, terhadap perdata dan pidana,” kata Zudan dikutip dari Tribun Sulbar.

Selain itu kata Zudan, menyampaikan aspira tidak dilarang. Dia mengaku telah memberikan kebebasan berpendapat dengan menerima audiensi dengan ratusan kali sejak tiba di Sulawesi Barat.

“Pertama, saya sudah lebih 120 kali saya menerima audiensi, termasuk organisasi mahasiswa, ruang audiensi sudah saya buka,” kata Zudan.

“Kedua, demo itu tidak dilarang silakan, bahkan saya menerima demo secara langsung. Tapi jangan terus minta demo karena kita semua punya kesibukan yang banyak sekali,” ucapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerbangan di Bandara Tampa Padang Mamuju Sulbar

    Penerbangan Sulbar Meningkat 52% Agustus 2024, Penumpang dan Bagasi Terdongkrak

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Jumlah penerbangan di Sulawesi Barat (Sulbar) di periode Agustus 2024 sebanyak 29 kali. Jika dibanding periode Juli 2024 sebesar 19 kali, hal itu menunjukan penerbangan di Sulbar meningkat 52,63 persen. Namun begitu, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar penerbangan itu masih jauh jika dibandingkan periode yang sama pada Agustus 2023 lalu sebanyak […]

  • Pemprov dan Forkopimda Sulbar Bahas kerawanan Pemilu

    Pemprov dan Forkopimda Sulbar Bahas Kerawanan Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 137
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemprov Sulbar melakukan Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar membahas Persiapan Akhir Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, Kantor Sementara Gubernur, Jl. H. Abd. Malik Pattana Endeng Rangas Mamuju, Senin (12/02/2024). Penjabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan, rakor tersebut bertujuan melakukan mitigasi untuk mengantisipasi potensi kerawanan pada pemilu serentak 2024. “Persiapan kita […]

  • Tiba di Sulbar, Wamenpar Saksikan Puncak Lomba Sandeq Silumba 2025

    Tiba di Sulbar, Wamenpar Saksikan Puncak Lomba Sandeq Silumba 2025

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Puncak ajang Sandeq Silumba 2025 di Teluk Mamuju, Selasa (26/8/2025), berlangsung meriah. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) bersama Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, menyaksikan langsung etape terakhir dari kawasan Waterpark Hotel Maleo, saat perahu-perahu Sandeq berlayar mengelilingi Pulau Karampuang, ikon bahari Mamuju. Sebanyak 55 perahu tradisional Sandeq ambil bagian dalam […]

  • Ilustrasi kekerasan seksual

    Karyawati Perusahaan Tambang di Mamuju Diduga Hendak Dicabuli 2 Pimpinannya

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 131
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang perempuan yang bekerja di salah satu perusahaan tambang galian c di Mamuju, mengaku dicabuli oleh dua orang pimpinannya saat jam istirahat kerja. Menurut korban, peristiwa yang dialaminya itu  telah dilaporkan ke Polda Sulbar, sejak 30 Mei 2024 lalu. Namun ia mengaku, hingga saat ini pelaku belum diproses dan masih bebas berkeliaran. […]

  • Kabid Humas Polda Sulbar

    Polda Sulbar Pastikan Serius Berantas Korupsi di Tanah Malaqbi

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 270
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polda Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan berkomitmen untuk pemberantasan korupsi di Tanah Malaqbi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh, Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi kepada sejumlah awak media dalam pertemuannya di salah satu warkop di kota Mamuju, Rabu (17/01/2024). “Kita akan selalu komit tentang korupsi,” kata Kombes Pol Slamet Wahyudi. Selain itu […]

  • Ketua GMNI Mamuju

    GMNI Mamuju Desak TNI Kembali ke Barak Menyusul Memanasnya Geopolitik Global

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju mendesak Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk kembali fokus pada fungsi utamanya sebagai alat pertahanan negara di tengah memanasnya situasi geopolitik global. Perang AS-Isral VS Iran di Timur Tengah memunculkan kekhawatiran akan potensi konflik besar yang dapat berkembang menjadi krisis global. Di tengah situasi global yang […]

expand_less