Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Kriminal » Pelaku Peredaran Uang Palsu di Mamuju Ditangkap, Terungkap Setelah Digunakan di Aplikasi MiCHat

Pelaku Peredaran Uang Palsu di Mamuju Ditangkap, Terungkap Setelah Digunakan di Aplikasi MiCHat

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Satuan Reskrim (Satreskrim) Polresta Mamuju, mengamankan terduga peredaran uang palsu. Hal itu setelah polisi berhasil menangkap lelaki terduga pelaku berinisial DL (27) warga yang berdomisili dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pengungkapan itu setelah mendapat laporan terkait peredaran uang palsu dari masyarakat.

“Bahwa benar mendapat laporan dari warga Polresta Mamuju tindak lanjuti dan lakukan penanganan kasus penggunaan uang palsu,” ungkap Iskandar, Rabu, (22/5/2024).

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polresta Mamuji, Ipti Herman Basir, kasus itu berawal saat pelaku DL memesan jasa pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi MiChat.

“Pelaku memesan PSK lewat aplikasi MiChat, setelah itu langsung diajak ke salah satu rumah kos,” kata Herman Basir.

Setelah ada kesepakatan, rupanya pelaku DL menggunakan uang palsu sebagai transaksi kepada PSK pesanannya itu.

Transaksi uang palsu itu kemudian mencuat setelah PSK yang menerima pembayaran dari pelaku, membelanjakan uang itu pada sebuah minimarket di Mamuju.

“Pelaku memberikan uang Rp 1,5 juta pada korban, lalu menyuruh adiknya belanja ke minimarket. Namun kasir minimarket langsung mengetahui uang jika itu uang palsu,” ungkapnya.

Setelah kejadian itu, korban langsung melaporkan kejadian itu tersebut pada Polresta Mamuju. Peredaran uang palsu itu kemudian terus dalam pengembangan pihak kepolisian.

Dari kasus itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni uang palsu pecahan Rp. 100.000 dengan jumlah sekitar Rp. 37.500.000,1 bilah parang berwarna coklat, 1 unit Handphone, dan 1 buah tas berisikan pakaian.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan ke Polairud Sulbar

    Nelayan Datangi Ditpolairud Polda Sulbar, Protes Penyitaan Dokumen Kapal dan Minta Dugaan Pungli Diusut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 307
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Sejumlah nelayan di Kabupaten Mamuju, mendatangi Kantor Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulawesi Barat (Sulbar) di Jalan Arteri, Selasa (13/1/2026). Kedatangan mereka untuk memprotes penyitaan dokumen kapal serta dugaan pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polairud. Aksi tersebut berlangsung sejak pukul 08.30 Wita dan dilakukan secara […]

  • Gubernur Sulbar ke Bali

    Hadiri Rakernis Ketransmigrasian Nasional di Bali, Gubernur Sulbar Siap Jadi Pilot Project Transmigrasi Modern

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BALI, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat semakin menunjukkan kesiapannya dalam mengakselerasi program pembangunan berbasis transmigrasi modern. Hal ini ditandai dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ketransmigrasian Nasional yang digelar di Bali Convention Center, pada Senin, (28/7/2025). Kehadiran Gubernur Suhardi dalam forum nasional tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momen penting dalam […]

  • “Kami Sudah Warga Bontang!” Wawali Tegaskan Realita Hidup Warga Sidrap

    “Kami Sudah Warga Bontang!” Wawali Tegaskan Realita Hidup Warga Sidrap

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, kembali menyuarakan keresahan masyarakat Kampung Sidrap yang hingga kini masih masuk wilayah Kutai Timur. Ia menyebut status administratif itu tidak lagi relevan dengan realita sosial yang dijalani ribuan warga Sidrap setiap harinya. “Bayangkan, semuanya diurus di Bontang. Sekolah, pasar, layanan kesehatan, bahkan infrastrukturnya pun dari APBD Bontang. Tapi […]

  • Fit and Proper Test Calon Anggota Komisi Informasi Sulbar

    15 Calon Anggota Komisi Informasi Jalani Fit and Proper Test di DPRD Sulbar

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Fit and Proper Test atau Uji Kelayakan dan Kepatutan bagi calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Barat periode 2025-2029. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/1/2025) di Ruang Kerja Komisi I DPRD Sulbar. Fit and Proper Test ini dihadiri oleh Ketua DPRD […]

  • Netfid Sulbar

    Netfid Sulbar Ajak Pj Gubernur Berpikir Akademis Hadapi Demonstran

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Aksi kecaman terhadap laporan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) pada massa pengunjuk rasa setelah pintu gerbang Kantor Gubernur Sulbar jebol oleh massa aksi memuncak. Terbaru, Netfid (Network For Indonesian Democratic Society) Sulawesi Barat, turut menilai laporan terhadap pengunjuk rasa adalah bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat. Menurut Ketua Netfid Sulbar, Sulfian Syam, […]

  • Ado-Damris Tes Kesehatan

    Cabup dan Cawabup Mamuju Ado-Damris Tuntas Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 210
    • 2Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas’ud dan Damris, telah menyelesaikan tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada Sabtu malam (31/8/2024). Pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu tahapan verifikasi dalam proses pencalonan kepala daerah yang ditetapkan oleh KPU. Sesuai jadwal yang ditentukan oleh KPU […]

expand_less