Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » GMNI Mamuju Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

GMNI Mamuju Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju mengecam keras tindakan penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Insiden tersebut diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal dan dinilai sebagai bentuk teror terhadap gerakan masyarakat sipil.

Ketua GMNI Cabang Mamuju, Dicky Wahyudi, menilai serangan terhadap Andrie Yunus tidak dapat dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Menurutnya, kekerasan tersebut memiliki dimensi serius karena menyasar individu yang selama ini aktif menyuarakan kritik serta melakukan advokasi terkait penegakan hukum dan pelanggaran hak asasi manusia.

Ia mengatakan, peristiwa itu patut diduga sebagai upaya menebar ketakutan sekaligus membungkam suara kritis masyarakat sipil.

“Jika praktik teror terhadap aktivis dibiarkan, hal itu akan menciptakan preseden buruk bagi demokrasi dan mempersempit ruang kebebasan sipil. Negara tidak boleh tunduk pada praktik kekerasan yang bertujuan membungkam kritik,” kata Dicky, Sabtu malam, 14 Maret 2026.

Dicky menegaskan, negara memiliki kewajiban menjamin keselamatan setiap warga negara, termasuk mereka yang memperjuangkan kebenaran dan keadilan melalui advokasi publik.

Ia juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap pembela hak asasi manusia telah diatur dalam berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Prosedur Perlindungan terhadap Pembela HAM.

“Aturan-aturan tersebut menunjukkan bahwa negara memiliki tanggung jawab hukum untuk memberikan perlindungan kepada para pembela HAM,” ujarnya.

Atas dasar itu, GMNI Cabang Mamuju mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus secara cepat, transparan, dan tanpa tebang pilih.

Menurut Dicky, aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga harus mengungkap kemungkinan adanya aktor intelektual di balik aksi teror tersebut.

GMNI Cabang Mamuju juga menilai pembiaran terhadap kekerasan terhadap aktivis hanya akan memperburuk kualitas demokrasi dan memperkuat budaya impunitas di Indonesia.

Sebagai organisasi perjuangan yang berkomitmen pada nilai-nilai nasionalisme, demokrasi, dan keadilan sosial, GMNI menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut hingga pelaku serta pihak yang bertanggung jawab diproses secara hukum.

Organisasi mahasiswa itu juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil, organisasi mahasiswa, serta gerakan rakyat untuk tetap bersolidaritas melawan segala bentuk intimidasi, teror, dan kekerasan terhadap aktivis.

“Demokrasi tidak boleh dibungkam dengan teror. Suara rakyat tidak boleh dipadamkan dengan kekerasan,” tegas Dicky.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Finalisasi 12 SKPD Sulbar

    Pemprov Sulbar Persiapkan Evaluasi Sakip dengan 12 SKPD

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menggelar pertemuan dengan 12 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mempersiapkan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) pada Senin, 29 Juli 2024 mendatang. Sekretaris Provinsi Sulbar, Muhammad Idris, menjelaskan bahwa tujuan pertemuan tersebut […]

  • Peresmian Jalan Urekang-Mambi

    Rampung, Gubernur Sulbar Resmikan Jalan Urekang–Mambi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meresmikan peningkatan ruas jalan Urekang–Mambi di Kabupaten Mamasa, Rabu (4/3/2026). Jalan yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Barat itu memiliki panjang sekitar 3 kilometer dan telah selesai pada akhir tahun lalu. Saat ini, ruas tersebut sudah dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur transportasi utama […]

  • Gubernur Sulbar, Suhardi Duka

    Temui Massa, Gubernur Sulbar Janji Evaluasi Semua Izin Tambang

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 244
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Lanjutan aksi unjuk rasa yang dilakukan aliansi rakyat tolak tambang, direspon Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK). Ia menemui dan masuk di kerumunan massa aksi, Jumat, (9/5/2025). Gubernur Suhardi Duka (SDK) seyogianya sempat mengajak sekitar 10 orang perwakilan dari massa aksi untuk berdialog di ruangannya. Namun pihak dari massa aksi menolak […]

  • Karangan Bunga Untuk Gubernur SDK

    GMNI Mamuju Hadiahkan Gubernur Sulbar Karangan Bunga Berisi Tuntutan : Cabut Izin Tambang dan Tolak PLTA DND

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 270
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju melaksanakan aksi simbolik dengan hadiah karangan bunga untuk Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang dipasang di Pantai Manakarra, di Jl. Yos Sudarso, Mamuju, Minggu, (11/5/2025) sore. Aksi GMNI memajang karangan bunga untuk Gubernur Sulbar itu mencolok dan menarik perhatian publik, bertuliskan “Selamat ulang tahun bapak SDK […]

  • DBD Sulbar

    Kasus DBD di Sulbar Meledak, Mamuju Mendominasi

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Barat selama periode Januari hingga Maret 2024 mengalami ledakan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat, DBD sepanjang periode itu tercatat 437 kasus dengan 1 kematian. Kabupaten Mamuju jadi yang paling tinggi dengan 237 kasus, disusul Polewali Mandar (Polman) 81 kasus, Pasangayu 54 kasus, […]

  • SPPG Karema

    SPPG Karema Sajikan Menu Bergizi dan Bervariatif untuk 3.471 Siswa di Mamuju

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karema yang berlokasi di Jalan Diponegoro, di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah. Layanan dapur tersebut kini melayani sedikitnya 3.471 siswa dari 12 sekolah, mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA). Kepala SPPG Karema, Ainun, mengatakan […]

expand_less