Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » GMNI Mamuju Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

GMNI Mamuju Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 13 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju mengecam keras tindakan penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Insiden tersebut diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal dan dinilai sebagai bentuk teror terhadap gerakan masyarakat sipil.

Ketua GMNI Cabang Mamuju, Dicky Wahyudi, menilai serangan terhadap Andrie Yunus tidak dapat dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Menurutnya, kekerasan tersebut memiliki dimensi serius karena menyasar individu yang selama ini aktif menyuarakan kritik serta melakukan advokasi terkait penegakan hukum dan pelanggaran hak asasi manusia.

Ia mengatakan, peristiwa itu patut diduga sebagai upaya menebar ketakutan sekaligus membungkam suara kritis masyarakat sipil.

“Jika praktik teror terhadap aktivis dibiarkan, hal itu akan menciptakan preseden buruk bagi demokrasi dan mempersempit ruang kebebasan sipil. Negara tidak boleh tunduk pada praktik kekerasan yang bertujuan membungkam kritik,” kata Dicky, Sabtu malam, 14 Maret 2026.

Dicky menegaskan, negara memiliki kewajiban menjamin keselamatan setiap warga negara, termasuk mereka yang memperjuangkan kebenaran dan keadilan melalui advokasi publik.

Ia juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap pembela hak asasi manusia telah diatur dalam berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 66 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Nomor 5 Tahun 2015 tentang Prosedur Perlindungan terhadap Pembela HAM.

“Aturan-aturan tersebut menunjukkan bahwa negara memiliki tanggung jawab hukum untuk memberikan perlindungan kepada para pembela HAM,” ujarnya.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah ukir Polman

    Eksekusi Harta Gono-Gini di Polman, Rumah Ukir Senilai Miliaran Dibagi Dua

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 234
    • 4Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Rumah ukir yang berdiri mega di Desa Rea, Kecamatan Binuang, akhirnya di eksekusi oleh Pengadilan Agama Negeri Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Rabu (11/6/2025). Hal itu setelah Rumah ukir seluas 27 kali 42 meter persegi di Polman itu, jadi salah satu objek harta gono-gini yang digugat oleh keluarga mendiang istri termohon […]

  • Penutupan jalan bonehau

    Forpema Sebut Aksi Penutupan Jalan di Tamalea, Perjuangan Warga Pertahankan Haknya

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Organisasi Forum Pemuda Manakarra (Forpema) menyebut, mendukung gerakan masyarakat adat di Dusun Tamalea, Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang melakukan aksi penutupan jalan terhadap aktivitas muat tambang batu bara. Aktivis Forpema, Adam Jauri menyebut, aksi protes warga tersebut buntut dari aktivitas road hauling perusahaan tambang batu bara yang dilakukan […]

  • Maulid di Salabose Majene

    Maulid di Salabose, Majene : Pj Bahtiar Baharuddin Bahas Pengembangan Wisata Religi

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, bersama Ketua TP PKK Sulbar Ny. Sofha Marwah Bahtiar dan jajaran OPD Pemprov Sulbar, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Desa Poralle Salabose, Majene. pada Minggu (15/9/2024). Acara peringatan Maulid Nabi di Salabose dihadiri oleh Bupati Majene Andi Achmad Syukri, Wakil Bupati Majene Aris […]

  • Dampak Bencana Banjir Sumatera

    JATAM : Pencabutan Izin di Sumatera Tebang Pilih, Bukti Negara Lindungi Korporasi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 432
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengkritik langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang mencabut izin 28 perusahaan di Sumatera. JATAM menilai kebijakan tersebut tidak menyentuh akar persoalan kerusakan lingkungan dan bencana ekologis yang menelan ribuan korban jiwa. Pada 20 Januari 2025, Satgas PKH mengumumkan pencabutan 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) […]

  • Dewan Ingatkan Pemprov Sulbar Tak Mutasi Pejabat Hingga Pembahasan APBD 2024 Rampung

    Dewan Ingatkan Pemprov Sulbar Tak Mutasi Pejabat Hingga Pembahasan APBD 2024 Rampung

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Barat, Hatta Kainang, minta Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak lakukan mutasi pejabat dalam masa pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pokok 2024. Menurut politisi Nasdem ini, pergeseran pejabat justru akan mempengaruhi kinerja pembahasan yang sedang berlangsung di Dewan. “Sebenarnya kita berharap mutasi dapat menyegarkan OPD-OPD tetapi […]

  • Deklarasi Ruslan-Ida di Mamasa

    Deklarasi Ruslan-Ida di Mamasa Dibanjiri Ribuan Pendukung

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 91
    • 1Komentar

    Mamasa, Mekora.id – Ribuan pendukung bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, Ruslan dan Andi Faridha Fachir, padati lapangan deklarasi akbar Ruslan-Ida di Tribun di kota Mamasa, Kamis, (29/8/2024). Ribuan pendukung Ruslan-Ida itu terpantau mulai berkumpul sejak pagi, yang datang dari sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa. Sejumlah umbul-umbul dan bendera partai pendukung ikut meramaikan […]

expand_less