Batik Air Mamuju-Makassar Kembali Beroperasi Mulai 20 Juni, Terbang Tiga Kali Seminggu
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
- comment 2 komentar
- print Cetak

Penerbangan Batik Air Mamuju Makassar. (Foto : Bandara Tampa Padang Mamuju)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Penerbangan Batik Air rute Mamuju-Makassar yang sempat terhenti kini akan kembali beroperasi mulai 20 Juni 2025. Maskapai Batik Air dipastikan kembali melayani rute ini dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu.
Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), melalui akun media sosial resminya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan manajemen Batik Air.
“Sore tadi sudah tanda tangan MoU dengan direktur Batik Air untuk kembali terbang 3 kali seminggu rute Mamuju–Makassar PP. Mulai terbang segera setelah semua kesepakatan ditindaklanjuti,” tulis Gubernur SDK, Jumat (13/6/2025).
Pemprov Siap Intervensi Jika Okupansi Rendah
Rute ini sebelumnya terhenti sejak awal Juni 2025 karena tingkat okupansi penumpang yang rendah, tak mencapai 70 persen. Menyikapi kondisi itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat menjalin kembali kerja sama agar penerbangan tetap berlanjut.
- Gubernur Sulbar dan Lion Air tanda tangan MoU di Jakarta, Jumat, (13/6/2025).
Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddereski Salatin, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan bila ke depan terjadi kendala yang sama.
“Kami sangat merespons positif keputusan Batik Air untuk kembali terbang. Dan jika nanti ada kendala seperti minimnya penumpang, Pemprov siap melakukan intervensi agar rute ini tetap berjalan,” tegas Maddereski.
Dihadiri Dua Dirut Maskapai Nasional
Penandatanganan MoU dilakukan di Jakarta, dan turut dihadiri oleh Dirut Batik Air, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, serta Dirut Super Air Jet, Ari Azhari, menunjukkan sinyal kuat akan kolaborasi lebih luas antar maskapai untuk memperkuat konektivitas udara Sulawesi Barat.
Setelah penandatanganan MoU, Pemprov dan Batik Air dijadwalkan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai dasar operasional resmi. Jika tidak ada kendala teknis, penerbangan perdana dijadwalkan mulai 20 Juni 2025.
Komitmen Jaga Konektivitas Udara Sulbar
SDK juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulbar dalam menjaga konektivitas udara sebagai elemen penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat.
Sebelumnya, Pemprov juga sempat menjajaki kerja sama alternatif dengan maskapai lain seperti Wings Air dan melakukan koordinasi dengan Pemprov Sulawesi Selatan untuk dukungan tambahan.
Dengan dibukanya kembali rute penerbangan Mamuju–Makassar, masyarakat Sulbar kembali memiliki akses langsung ke Makassar tanpa harus menempuh jalur darat yang memakan waktu berjam-jam.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
