MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama enam pemerintah kabupaten menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak, Senin (21/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Sulawesi Barat.

GPM menyediakan sejumlah bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat. Beras dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling banyak tersedia, sementara cabai turut dijual menyusul kenaikan harga komoditas tersebut.

Di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulbar, pelaksanaan GPM tidak hanya diisi dengan penjualan bahan pangan. Sejumlah kegiatan pendukung, seperti pembagian bibit dan pemeriksaan kesehatan, juga digelar di halaman depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengapresiasi keterlibatan para bupati dalam pelaksanaan pasar murah secara serentak di enam kabupaten.

“Kita melaksanakan pasar murah di tingkat provinsi dan enam kabupaten secara serentak, olehnya itu saya ucapkan terima kasih kepada semua bupati,” kata SDK saat membuka GPM serentak dalam rangka menyambut Hari Jadi Sulbar ke-22.

Selain pemerintah kabupaten, kegiatan tersebut turut melibatkan Badan Pangan Sulawesi Barat, Bulog, serta pelaku ritel modern.

SDK menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam pelaksanaan GPM tersebut. Ia berharap kegiatan itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu mengendalikan inflasi di Sulawesi Barat.

“Semoga bermanfaat dapat dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat kita dan bisa menurunkan inflasi di Provinsi Sulawesi Barat,” ucapnya.

Pelaksanaan pasar murah ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Sulbar ke-22. Penyediaan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

“Semoga ada manfaatnya bagi kita semua dan menjadi amal ibadah,” pungkasnya.