Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Banjir–Longsor Terjang Halmahera Barat, GMNI Maluku Utara Desak Pemkab Ambil Langkah Serius

Banjir–Longsor Terjang Halmahera Barat, GMNI Maluku Utara Desak Pemkab Ambil Langkah Serius

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAILOLO, Mekora.id — Bencana banjir dan longsor melanda Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Maluku Utara, sejak Selasa malam hingga Rabu pagi (7/1/2026). Curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menyebabkan banjir bandang dan longsor di enam kecamatan, berdampak pada pemukiman warga hingga infrastruktur publik.

Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara, Alfonsius Gisisi, menyebutkan banjir merendam puluhan rumah warga di Kecamatan Loloda Tengah, Loloda, Ibu Utara, Ibu, Ibu Selatan, dan Kecamatan Sahu.

“Sejak Selasa hingga Rabu pagi, hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah titik di enam kecamatan di Halmahera Barat. Dampaknya sangat serius, mulai dari banjir bandang hingga longsor,” ujar Alfonsius.

Ia mengungkapkan, bencana tersebut tidak hanya merusak rumah dan gedung warga, tetapi juga merenggut korban jiwa. Longsor dilaporkan menewaskan seorang ibu dan anak (cucunya). Selain itu, akses jalan tertutup material longsor, listrik padam akibat pohon tumbang, serta jaringan telekomunikasi terputus di sejumlah titik terdampak.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, enam kecamatan tercatat terdampak banjir bandang dan longsor. GMNI menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“GMNI menghimpun laporan puluhan rumah warga terendam dan mengalami kerusakan berat. Situasi ini diperparah dengan padamnya listrik PLN dan terputusnya jaringan telekomunikasi,” katanya.

Menyikapi bencana tersebut, GMNI Maluku Utara mendorong Pemkab Halbar segera mengambil langkah strategis dan berkelanjutan. GMNI menyampaikan sejumlah rekomendasi, di antaranya pembongkaran ruko dan rumah yang menutup alur sungai kecil, percepatan pembangunan kembali jembatan yang rusak, serta pembangunan talud dan normalisasi sungai pada tahun 2026.

Selain itu, GMNI juga menekankan pentingnya penegakan aturan tata ruang dan disiplin pengelolaan sampah oleh masyarakat, serta normalisasi saluran air hingga sungai oleh pemerintah daerah mulai dari tingkat RT, desa, hingga OPD terkait.

Tak kalah penting, GMNI mendesak pemerintah melakukan relokasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman dan layak, guna mencegah bencana berulang setiap tahun. Mereka juga menuntut ketegasan pemerintah bersama aparat penegak hukum dan instansi kehutanan untuk menghentikan praktik ilegal logging yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir dan longsor di Halmahera Barat.

“Tanpa langkah tegas dan menyeluruh, bencana seperti ini akan terus terulang dan masyarakat kembali menjadi korban,” tegas Alfonsius.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan manipulasi C1-Hasil Mamuju Tengah

    Ramai-Ramai Sorotan Dugaan Manipulasi C1-Hasil di Mamuju Tengah

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Integritas penyelenggara Pemilu 2024 khususnya wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) kini sedang diuji, hal itu menyusul serangkaian dugaan tindak kecurangan sedang menghangat di media sosial. Dugaan manipulasi C1-Hasil berukuran Plano awalnya di upload oleh akun Facebook Mohammad Fadly terkait pergantian raihan suara untuk Caleg partai tertentu di Desa Batu Parigi, Kecamatan Tobadak, Mamuju […]

  • Sekretariat DPRD Sulbar lakukan verifikasi berkas media massa.

    Verifikasi Media di Sekretariat DPRD Sulbar Dilakukan Cermat

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 159
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretariat Dewan (Sekwan) Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan langkah verifikasi terhadap dokumen perusahaan media yang akan bekerjasama dalam proses publikasi. Verifikasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kerjasama yang transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Kamis (22/02/2024). Verifikasi dokumen perusahaan media dilakukan melalui p roses yang cermat […]

  • tren Sutinah Suhardi

    Tren Elektoral Meningkat Pesat, Pilkada 2024 Disebut Akan Lebih Muda Bagi Sutinah

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 212
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sutinah Suhardi sebagai Bupati petahana Mamuju diyakini akan melenggang mudah pada Pilkada 2024 dibanding Pilkada 2020 lalu. Direktur Logos Politika, Maenunis Amin dalam Deklarasi “Session2” Sutinah Suhardi mengatakan, hal itu ditandai sejak Pasangan Sutinah-Ado berhasil menumbangkan pasangan petahana pada PIlkada Mamuju 2020. Untuk itu, Maenunis menyebut Sutinah Suhardi sebagai tokoh politik masih […]

  • Astra Agro Lestari dilaporankan Petani Sawit

    Petani Sawit Lapor Raksasa Astra Grup ke Kejati Sulbar, Diduga Rampas Lahan dan Mengemplan Pajak

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 395
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Perusahaan sawit raksasa dari  Astra Agro Lestari Tbk (AAL) Grup yang beroperasi Donggala, Sulawesi Tengah, dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) atas berbagai dugaan penyerobotan hutan lindung yang telah menyeberang ke Wilayah Pasangkayu, Sulawesi Barat. Kamis, (5/6/2025) siang. Laporan itu dilayangkan oleh Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP) melalui kuasa hukumnya, Hasri dari kantor […]

  • Aksi Komunitas Ojol Mamuju

    Doa Bersama, PMII dan Komunitas Ojol Mamuju Desak Kematian Affan Diusut Tuntas

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 211
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komunutas Ojek Online (Ojol) bersama Mahasiswa PMII Mamuju, menggelar aksi damai, untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan yang tewas terlindas mobil Baracudda Brimob, sehari sebelumnya. Aksi itu dilaksanakan di depan Kantor DPRD Kabupaten Mamuju di Jalan AP Pettarani, pada Jumat, (29/8/2025) malam. Puluhan lilin yang menyala yang didahului doa, mereka menyampaikan duka sekaligus […]

  • Sarinah GMNI Polewali Mandad, Hervita. Dok. Istimewa

    Sanksi Ringan untuk Oknum Polisi GB Dikecam, GMNI Polman Minta Pelaku Dipidana

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 235
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Kasus dugaan pelanggaran etik yang melibatkan oknum polisi berinisial GB di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kembali mencuri perhatian publik. GB dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial RN karena telah menghamilinya. Meski terbukti melanggar etik, GB hanya dijatuhi sanksi penundaan kenaikan pangkat dan penahanan selama satu bulan. Penanganan internal ini dinilai tidak sebanding dengan […]

expand_less