Angin Puting Beliung Hantam Teluk Mamuju, Seret Perahu Nelayan
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Puting Beliung di Teluk Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Fenomena alam pusaran angin puting beliung melanda teluk Kota Mamuju, pada Selasa, (8/4/2025) sore. Kejadian itu direkam oleh sejumlah warga yang diawali di Sekitar Pantai Karema hingga Dermaga penyeberangan ke Pulau Karampuang sekitar pukul 17.00 WITA.
Menurut warga bernama, Irham yang merekam kejadian itu pusaran angin awalnya berada di laut lalu menghantam sejumlah lapak di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mamuju.
Kondisi itu sempat membuat warga panik hingga menyeret sejumlah perahu tradisional di sekitarnya.
“Banyak warga yang berhamburan akibat angin yang berputar kencang itu, bahkan kapal untuk penyeberangan ke Pulau Karampuang sempat diseret,” ujar Irham.
Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun pusaran angin yang kencang juga membuat debu beterbangan di sepanjang Jl. Yos Sudarso, Pantai Manakarra Mamuju.
Sementara Prakirawan BMKG Tampa Padang Mamuju, Rotrigu, menyebut fenomena alam ini disebut sebagai waterspout/pusaran angin di daerah perairan/laut. Hal terjadi karena adanya pergerakan angin yang berputar akibat adanya hambatan/pertemuan dengan angin yang bergerak ke arah berbeda.
Umumnya fenomena ini dipicu akibat adanya awan Cumulonimbus (awan konvektif, seperti bunga kol dan tumbuh secara vertikal ke atas serta berwarna hitam).
“Fenomena ini biasanya hanya berlangsung beberapa menit (5 – 20 menit) dan tidak berbahaya, namun jika bersamaan dengan hujan lebat dan angin kencang kemungkinan tetap akan menimbulkan dampak bagi daerah sekitar,” ungkap Rotrigu.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
