Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Aliansi Mahasiswa di Sulbar Gotong Keranda Mayat ke DPRD, Tuntut Evaluasi Kinerja Pj Gubernur

Aliansi Mahasiswa di Sulbar Gotong Keranda Mayat ke DPRD, Tuntut Evaluasi Kinerja Pj Gubernur

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Pelantikan anggota DPRD Sulawesi Barat diwarnai aksi unjuk rasa oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi, Kamis (26/9/2024). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan Pj Gubernur Sulbar yang dianggap tidak memihak rakyat.

Dalam orasinya, massa aksi menuntut DPRD Sulbar untuk lebih tegas mengawasi APBD Perubahan yang dianggap bermasalah. Aksi unjuk rasa sempat memanas dengan terjadi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat kepolisian dan SatPol-PP di pintu masuk gedung DPRD. Beberapa mahasiswa memaksa masuk untuk bertemu dengan anggota DPRD yang baru dilantik, namun dihalangi oleh petugas, hingga terjadi kericuhan.

Kericuhan tersebut berhasil diredakan setelah beberapa anggota DPRD keluar untuk menemui para mahasiswa dan mengajak mereka berdialog terkait tuntutan yang disampaikan.

“Kami sudah beberapa kali melakukan demo di kantor gubernur, tapi tidak pernah ditemui oleh Pj Gubernur. Karena itu, hari ini, bertepatan dengan pelantikan DPRD Sulbar, kami kembali berdemo dengan harapan tuntutan kami dapat disampaikan ke eksekutif,” kata Rijal, salah satu orator aksi.

Keranda Mayat, Simbol Kekecewaan

Dalam aksinya, mahasiswa membawa keranda mayat sebagai simbol kekecewaan terhadap kebijakan Pemprov Sulbar yang dinilai tidak mendengar aspirasi rakyat.

“Keranda mayat ini melambangkan matinya hati nurani pemerintah terhadap rakyatnya yang tidak mendengar aspirasi mereka,” tegas Rijal.

Tuntutan Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan beberapa poin tuntutan penting, antara lain:

  1. Penghentian perubahan anggaran yang merusak program strategis.
  2. Kebijakan penanggulangan kemiskinan yang lebih efektif.
  3. Transparansi terkait biaya program beasiswa.
  4. Penertiban tambang yang dianggap cacat prosedur dan merusak lingkungan.

Setelah berdialog dengan anggota DPRD, para mahasiswa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kominfo SS Sulbar

    Kominfo Sulbar Minta OPD Perkuat Ruang Digital dan Verifikasi Akun Medsos

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo SS) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat kehadiran di ruang digital, termasuk menargetkan verifikasi akun media sosial sebagai kanal resmi pelayanan publik. Dorongan ini diwujudkan melalui kegiatan coaching clinic yang difokuskan pada pendampingan pengelolaan platform media sosial OPD. Program […]

  • KONI Sulbar

    Dilantik, Pengurus KONI Sulbar 2025-2029 Ditantang Dongkrak Prestasi di PON

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 313
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) masa bakti 2025–2029 resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (12/12/2025), dan dipimpin langsung Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. Prosesi pelantikan diawali dengan pengucapan Janji Prasetya oleh seluruh pengurus, dilanjutkan pembacaan pengukuhan oleh Marciano […]

  • PHS-Enny janji tambah dana desa

    Kampanye Akbar Tumpah Ruah di Mamuju, PHS-Enny Apresiasi Masyarakat Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kampanye akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulbar, Prof Husain Syam dan Enny Anggraeni Anwar (PHS-Enny) tumpah ruah dihadiri ribuan massa dari partai koalisi, PAN, PDI-P, Hanura, hingga sejumlah tim relawan. Tim Koalisi Parpol pengusung mengucapkan terima kasih sekaligus permohonan  maaf. Ketua dan Sekretaris Koalisi Parpol Pengusung PHS-Enny, Ajbar Kadir dan […]

  • Aksi Komunitas Ojol Mamuju

    Doa Bersama, PMII dan Komunitas Ojol Mamuju Desak Kematian Affan Diusut Tuntas

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komunutas Ojek Online (Ojol) bersama Mahasiswa PMII Mamuju, menggelar aksi damai, untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan yang tewas terlindas mobil Baracudda Brimob, sehari sebelumnya. Aksi itu dilaksanakan di depan Kantor DPRD Kabupaten Mamuju di Jalan AP Pettarani, pada Jumat, (29/8/2025) malam. Puluhan lilin yang menyala yang didahului doa, mereka menyampaikan duka sekaligus […]

  • TPS PSU di Mamuju

    Breaking News : Bawaslu Rekomendasi 3 TPS di Mamuju PSU

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 174
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju memutuskan merekomendasikan tiga TPS untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin mengatakan, ketiga TPS yang direkomendasikan melakukan PSU itu lantaran ditemukan terdapat pengguna KTP Elektronik dari luar wilayah yang ikut mencoblos pada 14 Februari lalu. “Indikasi temuan kita yakni adanya pengguna KTP-EL dari […]

  • Sejuta Tanaman Cabai di Sulbar

    Pemprov Sulbar Mulai Gerakan Sejuta Tanam Cabai

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui gerakan sejuta tanam cabai. Gerakan itu di launching di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Sabtu (06/01/2024). Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, gerakan tanam sejuta cabai itu dilakukan untuk melakukan pengendalian inflasi. Hal tersebut dikarenakan cabai dan bawang merupakan penyumbang inflasi terbesar […]

expand_less