MAMUJU, Mekora.id – Suhardi Duka kembali dipercaya memimpin DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V yang digelar di Hotel Maleo, Mamuju, Sabtu (23/5/2026).
Terpilihnya Suhardi Duka atau SDK berlangsung tanpa pesaing setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftar pada proses penjaringan calon ketua yang dibuka panitia Musda.
Ketua Panitia Musda V DPD Partai Demorkat Sulbar, Firman Argo, mengatakan hingga batas akhir pendaftaran hanya terdapat satu nama yang memenuhi syarat sebagai calon ketua.
“Sejak dibuka sampai sekarang, pendaftar calon ketua cuma satu. Sehingga ditetapkan sebagai calon tunggal,” kata Firman dalam laporan panitia.
Meski kembali terpilih tanpa perlawanan, SDK menegaskan kepemimpinannya lima tahun ke depan tidak akan berjalan biasa-biasa saja. Ia langsung memasang target ambisius dengan meningkatkan perolehan suara partai pada Pemilu 2029.
“Kalau dulu saya memimpin tanpa tangan terkepal, maka ke depan saya akan memimpin dengan tangan terkepal. Sebab target kita pada Pemilu 2029 paling sedikit 200 ribu suara,” tegasnya di hadapan peserta Musda.
Menurut SDK, pencapaian target tersebut hanya bisa diraih melalui penguatan struktur partai hingga tingkat bawah serta menjaga soliditas kader di seluruh daerah.
“Sekuat apa pun kita kalau sendiri, partai itu tidak bisa kuat. Karena itu struktur partai harus dibangun dengan baik agar benar-benar mampu menggerakkan organisasi,” ujarnya.
Selain memperkuat struktur, SDK juga menargetkan regenerasi kader melalui peningkatan keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam kepengurusan partai.
“Selain memperkuat kader-kader saat ini, kita juga akan merekrut generasi muda hingga perempuan-perempuan,” katanya.
Gubernur Sulbar itu juga menegaskan keinginannya mengubah pola dukungan politik masyarakat yang selama ini lebih bertumpu pada figur, menjadi dukungan yang lahir karena kedekatan dengan partai.
“Kita harus menyeimbangkan antara memilih orang dan memilih partai. Selama ini masyarakat lebih banyak memilih orang tanpa melihat partainya. Ke depan kita ingin orang memilih karena suka partainya,” ujar SDK.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyampaikan hasil Musda selanjutnya akan diajukan kepada Ketua Umum untuk mendapatkan pengesahan.
Menurut Herman, selama masa transisi hingga terbitnya surat keputusan kepengurusan definitif, pelaksana tugas ketua DPD akan ditangani oleh bidang organisasi DPP.
“Selamat untuk Pak Suhardi Duka. Selanjutnya sambil mengisi masa transisi, DPP akan mengambil alih sementara kepemimpinan DPD hingga terbit penetapan pengurus baru dari Ketua Umum,” ujar Herman.