Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Demo di Kantor Gubernur Sulbar, Mahasiswa Tuntut Pemerataan Pendidikan dan Upah Layak

Demo di Kantor Gubernur Sulbar, Mahasiswa Tuntut Pemerataan Pendidikan dan Upah Layak

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Solidaritas Mahasiswa Mamuju menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Jumat (2/5/2025). Aksi ini digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buruh Internasional yang jatuh sehari sebelumnya.

Dalam aksinya, aliansi mahasiswa dari GMNI Mamuju, LMND Mamuju, dan FPP Mamuju itu menuntut pemerataan pendidikan. Menurut mereka, hingga saat ini di Sulawesi Barat terjadi ketimpangan fasilitas pendidikan antar kota dan desa.

Koordinator Lapangan (Korlap), Januardi, dalam orasinya mengatakan prihatinan terhadap ketimpangan fasilitas pendidikan antara kota dan desa di Sulawesi Barat.

Dimana sejumlah sekolah di Kabupaten Mamuju terpaksa belajar di Gedung Gereja dikarenakan tidak memiliki gedung Sekolah.

“Di Kabupaten Mamuju, ada siswa yang terpaksa belajar di gedung gereja karena sekolah mereka belum memiliki bangunan sendiri. Sarana dan prasarana pendidikan di daerah tertinggal sangat memprihatinkan,” kata Januardi.

Ia menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 yang mencatat sekitar 48 ribu anak di Sulbar atau 10,52 persen mengalami putus sekolah. Menurutnya, angka ini mencerminkan darurat pendidikan yang harus segera diatasi oleh pemerintah daerah.

Selain persoalan pendidikan, massa aksi juga menyoroti persoalan buruh. Menurut mereka, praktik pengupahan yang tidak sesuai UMP (Upah Minimum Provinsi) masih banyak ditemukan.

“Ada perusahaan yang mengupah pekerja di bawah Rp 1,5 juta per bulan. Ini jelas tidak sesuai dengan aturan. Pemerintah harus turun tangan,” ujar salah satu orator dari LMND Mamuju.

Mereka mendesak agar pemerintah daerah segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan-perusahaan nakal serta membentuk posko pengaduan bagi buruh yang menjadi korban pelanggaran hak.

Tuntutan Aksi:

  1. Bayarkan gaji pekerja sesuai UMP Sulbar.
  2. Lindungi buruh perempuan dan anak.
  3. Hapuskan sistem loading dalam ruang pekerjaan.
  4. Pemprov dan Pemkab wajib melakukan sidak dan membentuk posko pengaduan.
  5. Berikan jaminan hukum bagi pekerja outsourcing.
  6. Cabut Undang-Undang TNI.
  7. Cabut UU Omnibus Law Nomor 11 Tahun 2022.
  8. Libatkan masyarakat sipil dalam pembahasan RTRW.
  9. Terapkan efisiensi anggaran.
  10. Bubarkan dana antar instansi yang tidak transparan.
  11. Salurkan beasiswa Manakarra secara tepat sasaran dan berkeadilan.
  12. Lakukan pemerataan struktur pendidikan, termasuk pembangunan SMPN 6, 8, dan 9 Kalumpang.
  13. Bangun kelas jauh untuk wilayah terpencil.
  14. Usut tuntas dugaan mafia KIP-Kuliah.
  15. Bangun Sekolah Rakyat.
  16. Dorong perda pembelajaran muatan lokal.
  17. Tuntaskan persoalan anak putus sekolah dan tidak sekolah.
  18. Pemerataan tenaga pendidik.
  19. Sediakan transportasi bagi siswa/siswi Pulau Karampuang.
  20. Hentikan program MBG (Masuk Belajar Gratis) jika tidak berdampak nyata.

 

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Suhardi Duka

    Suhardi Duka : Tahun Baru Islam Momentum Transformasi Diri

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka, tapi momentum untuk hijrah menuju perbaikan diri dan masyarakat. Hal itu disampaikan Suhardi Duka saat membuka peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Minggu pagi, (29/6/2025). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Islam […]

  • Ayah tiri cabuli anak di Mamuju

    Miris, Ayah Tiri di Mamuju Rudapaksa Anak 14 Tahun Berulang Kali

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id -Seorang ayah tiri berumur 38 tahun di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, diringkus polisi setelah ketahuan melakukan rudapaksa pada anak tirinya yang masih berumur 14 tahun. Pada, Senin (13/5/2024). Menurut keterangan Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, peristiwa itu terjadi saat pelaku sedang mengintip kamar korban dan melihat korban sedang tidur terlentang saat ibunya tidak berada […]

  • Polresta Mamuju

    Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa 500 Juta, Kades Tanambuah Menghilang Usai Pamit Salat Jumat

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 244
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa sebesar Rp500 juta, MN, yang merupakan Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, dilaporkan menghilang usai menjalani pemeriksaan di Unit Tipikor Polresta Mamuju, Jumat (21/11/2025). Menurut informasi, tersangka sempat diperiksa selama sekitar 30 menit. Namun, ketika memasuki waktu salat Jumat, tersangka bersama kuasa hukumnya meminta izin […]

  • Warga Karossa Hadang Kapal Penyedot Pasir

    Warga Karossa Hadang Kapal Tambang Pasir, Desak Perusahaan Angkat Kaki

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 276
    • 4Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Puluhan Warga Desa Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menghadang kapal tambang pasir milik PT. Sumber Alam Rezeki yang hendak masuk di wilayah itu. Para warga menggunakan perahu tradisional mengepung dan meminta kapal perusahaan tambang pasir segera keluar dari muara sungai karossa. Koordinator Lapangan, Anshar, meminta pihak perusahaan PT Sumber Alam Rezeki […]

  • DBD di Polman ditangani Dinkes Sulbar

    Dinkes Sulbar Berhasil Tangani 86 Penderita DBD di Polman

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 175
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dan Pemkab Polewali Mandar (Polman) berhasil menangani menangani warga yang terjangkit Berdarah Dengue (DBD) di Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar. Dari laporan sebelumnya, penjangkit DBD di wilayah itu melonjak pesat. Laporan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menyebut dari awal temuan 87 kasus naik jadi […]

  • Longsor Mateng

    Sempat Lumpuh 6 Jam, Jalan Trans Sulawesi di Mateng Kembali Normal

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 333
    • 2Komentar

    MAMUJU TENGAH, mekora.id – Jalan Trans Sulawesi di Antalili, Desa Kambunong, Kecamatan Karossa,Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) yang terputus sejak pagi tadi, perlahan mulai bisa dilintasi kendaraan. Hal tersebut setelah BPBD Kabupaten Mamuju Tengah menerjunkan setidaknya dua alat berat dari PU Mamuju Tengah untuk mengeruk material longsor, Jalan trans Sulawesi dari arah Palu Sulawesi Tengah menuju […]

expand_less