Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » “Kami Sudah Warga Bontang!” Wawali Tegaskan Realita Hidup Warga Sidrap

“Kami Sudah Warga Bontang!” Wawali Tegaskan Realita Hidup Warga Sidrap

  • account_circle zul
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, kembali menyuarakan keresahan masyarakat Kampung Sidrap yang hingga kini masih masuk wilayah Kutai Timur. Ia menyebut status administratif itu tidak lagi relevan dengan realita sosial yang dijalani ribuan warga Sidrap setiap harinya.

“Bayangkan, semuanya diurus di Bontang. Sekolah, pasar, layanan kesehatan, bahkan infrastrukturnya pun dari APBD Bontang. Tapi wilayahnya masih disebut Kutim. Ini ironi,” tegasnya, Rabu (6/8/2025).

Agus menyebut, lebih dari 3.000 jiwa saat ini tinggal di Sidrap, dengan sekitar 2.000 orang merupakan wajib KTP. Namun hanya 21 orang yang tercatat sebagai pemilik KTP Kutai Timur. Sisanya, justru memegang KTP Bontang.

“Jangan salah paham. Mereka bukan pendatang yang tiba-tiba bikin KTP Bontang. Mereka memang dari dulu warga sini. Dulunya pakai KTP SIAK, lalu transisi ke e-KTP Bontang,” jelasnya.

Meski secara administratif masih menjadi wilayah Kutim, namun pelayanan publik untuk warga Sidrap seluruhnya berasal dari Kota Bontang. Pemkot tetap memberikan layanan pendidikan, kesehatan, air bersih, dan pembangunan infrastruktur di wilayah itu.

“Soal air minum, kami sampai berani terobos aturan karena ini hak dasar. Kalau dibiarkan, siapa yang tanggung? Mereka tinggal di Bontang, beraktivitas di Bontang, masa ditolak layanan hanya karena kodenya beda?” tegas Agus.

Agus Haris berharap kunjungan Gubernur Kalimantan Timur dalam waktu dekat dapat membuka jalan bagi penyelesaian administrasi Kampung Sidrap. Ia mendorong agar realita sosial yang selama ini dijalani warga bisa diakui secara legal.

“Kalau mau objektif, lihat saja faktanya. Warga Sidrap itu bagian dari Bontang. Tinggal legalitasnya saja yang perlu ditegaskan,” pungkasnya.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah penari di Makam PYM I Manyambungi Todilaling Balanipa.

    Paguyuban Bimantara Balanipa Mandar Kecam Tarian di Atas Makam PYM I Manyambungi Todilaling

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 461
    • 0Komentar

    TINAMBUNG, Mekora.id — Yayasan Biya Yang Mulia I Manyambungi Todilaling Arajang Balanipa Mandar (Bimantara Balanipa Mandar) mengecam aksi sejumlah remaja yang menari di atas makam Puang Yang Mulia (PYM) I Manyambungi Todilaling di Desa Napo, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Aksi tersebut viral setelah diunggah oleh akun Facebook Pesona Mandar, dan disaksikan ribuan pengguna […]

  • Gubernur Sulbar Marah

    Marah Besar, Gubernur Sulbar Ungkap Perusahaan Sawit Manupulasi Pajak Air

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), marah saat mengetahaui penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak air perusahaan-perusahaan sawit tidak sesuai. Ia menyebut adanya dugaan praktik penyimpangan pembayaran pajak daerah oleh sejumlah perusahaan sawit. Dalam rapat Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pajak daerah yang berlangsung di ruang oval lantai 3 […]

  • Pemkot Bontang Sepakati Revisi Aturan Pajak dan Retribusi Daerah

    Pemkot Bontang Sepakati Revisi Aturan Pajak dan Retribusi Daerah

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Mekora.id – DPRD Kota Bontang bersama Pemerintah Kota resmi menyetujui perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kesepakatan itu diambil dalam Rapat Paripurna ke-17 Masa Persidangan III, yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Senin malam (25/8/2025). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, didampingi […]

  • Ruslan Ida Pilkada Mamasa

    Ruslan-Andi Faridha Daftar Pilkada Mamasa, Diusung Empat Parpol  

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 158
    • 2Komentar

    Mamasa, Mekora.id – Ruslan dan Andi Faridha Fachri, resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), sebagai pasangan calon untuk Pilkada Mamasa, Kamis, (29/8/2024). Ruslan dan Andi Faridha Fachri diantar ribuan massa dan simpatisan serta empat partai politik pengusung dengan total 9 kursi dari 25 total kursi di DPRD Mamasa. Masing-masing […]

  • Advokat dan Partisi Hukum Hasri, S.H., M.H.,

    Advokat Hasri : Penarikan Kendaraan Tanpa Putusan Pengadilan Adalah Tindakan Melawan Hukum

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 178
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Praktik penarikan kendaraan yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan (leasing) dalam menarik paksa kendaraan dari tangan debitur tanpa melalui proses pengadilan, dinilai i Advokat Hasri, SH., MH sebagai tindakan sewenang-wenang. Praktisi Hukum sekaligus Founder Law Firm HJ Bintang & Partners itu menyebut, tindakan leasing yang menarik kendaraan debitur secara sepihak terutama dengan melibatkan […]

  • Mayat Bayi di Bebanga Kalukku

    Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Kebun Belakang Ponpes Bebanga Kalukku

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 237
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Suasana malam di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, mendadak berubah setelah warga mendapat kabar adanya penemuan mayat bayi dalam di area kebun belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits, Lingkungan Gantungan, Sabtu (14/2/2026). Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar terkejut. Lokasi penemuan berada di sisi pagar belakang pondok pesantren, tepatnya di area perkebunan yang […]

expand_less