Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Suhardi Duka Targetkan Inflasi Sulbar Tetap di Bawah 2,5 Persen

Suhardi Duka Targetkan Inflasi Sulbar Tetap di Bawah 2,5 Persen

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Suhardi Duka menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) untuk menjaga inflasi daerah tetap terkendali di bawah 2,5 persen. Hal tersebut disampaikan Suhardi Duka usai mengikuti rapat high level meeting pengendalian inflasi di Mamuju, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, inflasi Sulawesi Barat pada Februari 2026 secara bulanan tergolong baik karena berada pada kategori terendah. Namun secara tahunan, posisi inflasi daerah tersebut masih berada pada kategori menengah dibandingkan daerah lain.

“Untuk bulan Februari kita masuk kategori terendah, itu bagus. Tapi kalau dari tahun ke tahun kita masih cukup tinggi, berada di posisi tengah,” ujar Suhardi Duka.

Ia menjelaskan, beberapa komoditas yang memicu inflasi di antaranya harga emas dan tarif listrik. Kedua faktor tersebut berada di luar kewenangan pemerintah daerah karena dipengaruhi kebijakan nasional dan pasar global.

“Emas dan tarif listrik itu bukan dalam kendali saya. Harga listrik ditentukan presiden, sementara harga emas mengikuti pasar global,” katanya.

Selain itu, komoditas ikan juga menjadi salah satu penyumbang inflasi di Sulbar, terutama ikan cakalang dan ikan layang.

Untuk mengatasi hal tersebut, Suhardi Duka menginstruksikan lima pemerintah kabupaten di Sulawesi Barat menyiapkan pengadaan kapal tangkap nelayan pada 2027 guna meningkatkan produksi dan menjaga ketersediaan pasokan ikan.

“Pemicu berikutnya adalah ikan cakalang dan layang. Saya instruksikan agar masing-masing kabupaten menyiapkan pengadaan kapal tangkap nelayan pada 2027 supaya pasokan bisa mencukupi,” jelasnya.

Sementara itu, untuk komoditas bawang, ia menyebut kondisi harga dan produksi relatif stabil.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sulbar juga memperketat pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kita pastikan distribusi dipantau semua. Kalau ada distribusi yang putus, saya beri waktu enam jam untuk diselesaikan. Jika lewat enam jam, TPP-nya saya potong,” tegasnya.

Selain pengawasan distribusi, Pemprov Sulbar juga meminta penambahan kuota dan kapasitas bahan bakar minyak (BBM) karena pasokan yang ada dinilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

“Kita minta Sulawesi Barat ditambah kapasitas dan jumlah BBM-nya karena dari jatah yang diberikan masih belum cukup dengan pemakaian yang ada,” pungkas Suhardi Duka.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah optimistis inflasi di Sulawesi Barat dapat tetap terkendali sesuai target yang ditetapkan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Desa Kopeang

    Polemik Dana Ketahanan Pangan Rp181 Juta Desa Kopeang, PMD Mamuju Panggil Kades

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Polemik anggaran ketahanan pangan Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, sebesar Rp181 juta tahun anggaran 2025 memasuki babak baru. Terbaru, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mamuju memanggil Kepala Desa Kopeang bersama jajaran perangkat desa untuk dimintai klarifikasi, pada Senin (6/4/2026). Kepala Dinas PMD Mamuju, M. Fauzan Basir, mengatakan pemanggilan dilakukan […]

  • REI Sulbar

    Developer Pertanyakan BPHTB dan Retribusi PBG di Mamuju Belum Digratiskan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Barat menyoroti kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju yang masih memberlakukan pungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau yang dulu dikenal dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Padahal, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, kedua pungutan tersebut […]

  • PAN Sulbar berbagi

    PAN Sulbar Berbagi Sembako dengan Ratusan Pekerjan Non-Formal di Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar aksi sosial bertajuk “PAN Berbagi” dengan menyalurkan bantuan sembako bagi ratusan pekerja non-formal di Mamuju, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Berkah Mamuju itu dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eko Hendro Purnomo atau yang akrab […]

  • Diskusi Kekerasan seksual di Gereja

    Gelar Webinar, KPKS Gandeng Berbagai Pakar Diskusikan Kekerasan Seksual di Gereja

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Maraknya kekerasan seksual belakangan ini menimbulkan berbagai kekhawatiran dari berbagai pihak. Hal itu menjadi perhatian khusus dari Komunitas Pemerhati Kekerasan Seksual (KPKS) yang merespon dengan mengagendakan diskusi via luring, pada Jumat, 7 Februari 2025 mendatang. Pengurus KPKS,  Lusia Palulungan, mengatakan kekerasan seksual dapat terjadi kapanpun dan dimanapun, termasuk di lingkungan Gereja. Untuk […]

  • Alumni Prakerja di Mamuju, Hardiansyah

    Alumni Prakerja di Mamuju Sukses Raih Omset Puluhan Juta Per Bulan

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 163
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Program Kartu Prakerja melalui Manajemen Pelaksana (PMO), melaksanakan Temu Alumni Prakerja, di Mamuju, pada, Selasa (02/07/2024). Pertemuan itu di hadiri oleh 82 orang alumni Prakerja dari enam kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Yakni Kabupaten Mamuju, Kabupaten Majene, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Pasangkayu, dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Direktur Eksekutif […]

  • Demo HMI Mamasa

    Demo di Kantor Bupati, HMI Mamasa Desak Dirut RSUD Kondosapata Dicopot

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 177
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamasa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mamasa, Senin (23/12/2024). Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Mamasa mencopot Direktur Utama RSUD Kondosapata yang dinilai tidak becus. Tuntutan ini berawal dari dugaan ketidaktransparan dalam pengelolaan anggaran alat kesehatan (alkes) di RSUD Kondosapata, yang […]

expand_less