8 Bulan Gaji dan BPJS Tak Dibayarkan, Ratusan Kades Geruduk Kantor Bupati Mamasa
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
- comment 1 komentar
- print Cetak

Ratusan Keapada Desa dan Aparat Desa berunjuk rasa di Depan Kantor Bupati Mamasa.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMASA, Mekora.id – Ratusan Kepala Desa serta Aparat Desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali melakukan unjuk rasa. Mereka menuntut gaji dan klaim BPJS segera dibayar Pemda, yang mandek sejak beberapa bulan lalu. Aksi itu dilakukan di depan Kantor Bupati Mamasa, Jumat (26/9/2024).
Massa secara bergantian melakukan orasi, menuntut Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, Muhammad Zain, segera merespon persoalan Penghasilan Tetap (SILTAP) yang tak kunjung dibayarkan. Unjuk rasa itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
“Yang kami suarakan hari ini adalah persoalan SILTAP Kepala Desa, Aparat Desa, BPD serta dana klaim BPJS yang sudah berbulan-bulan tidak dibayarkan pemerintah daerah,” ungkap salah satu massa aksi, Warman Wirawan.
Kata Warman, SILTAP yang belum dibayarkan bahkan menyisakan 2 bulan sejak 2023 tahun lalu. Sejumlah Desa pun disebut belum menerima penghasilan tetap itu.
Sementara untuk tahun 2024, massa mengaku SILTAP dan klaim BPJS sudah delapan bulan menunggak dan tidak dibayarkan pemerintah daerah.
“Kami berharap tuntutan ini segera direspon Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa bukan hanya janji,” lanjutnya
Sementara Pj Bupati Mamasa, Muh. Zain, kepada massa pengunjuk rasa mengatakan SILTAP para Kepala Desa dan Aparat Desa akan segera dibayarkan.
Dalam keterangannya, Pj Bupati Mamasa menyebut kendala pembayaran SILTAP dan klaim BPJS itu lambat dikarenakan kondisi keuangan daerah yang masih terbelit defisit.
“Pembayaran Siltap kepala desa akan segera diproses,” singkat Zain.
Setelah berdialog, ratusan pengunjuk rasa dari Kepala Desa dan Aparat Desa ini bubar dengan tertib, meski demikian mereka mengancam akan kembali melakukan aksi yang sama jika tuntutan mereka tak dipenuhi Pemda Mamasa.
- Penulis: mekora.id




Saluran Whatsapp
Google News
