Warga Sampaga Minta DPRD dan ESDM Sulbar Tinjau Ulang Izin Tambang di Wilayahnya
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
- comment 1 komentar
- print Cetak

Ilustrasi :Tambang di Samapaga Mamuju
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Rencana pertambangan pasir di Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjadi isu krusial yang membutuhkan penanganan bijak dan transparan. Berbagai pihak menyerukan pentingnya dialog konstruktif untuk menghindari konflik dan menjaga stabilitas keamanan.
Tokoh masyarakat dan pemerintah setempat telah mengimbau agar DPRD Sulawesi Barat serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), meninjau ulang lokasi dan izin pertambangan tersebut.
Menurut Tokoh Masyarakat, Yusuf, keterbukaan dan pelibatan masyarakat dalam proses ini adalah kunci untuk meredakan keresahan. Selain itu, ia menekankan perlunya mempertimbangkan dampak lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sebelum mengambil keputusan.
“Proses ini perlu dilakukan secara transparan dan melibatkan masyarakat, sehingga tidak ada lagi keresahan yang timbul akibat ketidakpastian izin pertambangan,” ungkap Yusuf, Rabu (20/11/2024).
Senada dengan itu, Kepala Desa setempat. Agus Salim, menekankan perlunya dialog sehat antara masyarakat dan pihak perusahaan. Hal ini juga diamini oleh CV. Surya Stone, perusahaan yang mengajukan izin tambang, yang menyatakan kesediaannya untuk berdialog secara terbuka guna memastikan operasional tambang sesuai aturan tanpa merugikan masyarakat.
Komitmen dari semua pihak diharapkan dapat menciptakan solusi yang saling menguntungkan dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga. Hal ini menjadi semakin penting mengingat masa menjelang Pilkada seringkali rawan terhadap provokasi yang dapat memperkeruh suasana.
“Kami ingin proses ini berjalan dengan damai dan mengedepankan dialog yang sehat antara masyarakat dan pihak perusahaan. Semua pihak perlu duduk bersama mencari solusi terbaik yang dapat menguntungkan semua,” tegasnya.
Masyarakat Sampaga di imbau untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai, sehingga pihak terkait dapat mempertimbangkannya dengan serius. Dengan pendekatan ini, harapannya isu tambang dapat diselesaikan tanpa mengganggu jalannya Pemilukada, yang diharapkan berlangsung aman dan lancar.
“Pemerintah dan otoritas terkait akan terus memantau situasi untuk memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” kata Agus.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
