Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Warga Karossa Hadang Kapal Tambang Pasir, Desak Perusahaan Angkat Kaki

Warga Karossa Hadang Kapal Tambang Pasir, Desak Perusahaan Angkat Kaki

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • comment 4 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Puluhan Warga Desa Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menghadang kapal tambang pasir milik PT. Sumber Alam Rezeki yang hendak masuk di wilayah itu.

Para warga menggunakan perahu tradisional mengepung dan meminta kapal perusahaan tambang pasir segera keluar dari muara sungai karossa.

Koordinator Lapangan, Anshar, meminta pihak perusahaan PT Sumber Alam Rezeki agar tidak menabrak hasil kesepakatan bersama.

“Kami sudah sampaikan bahwa hasil RDP pertama adalah tidak ada aktivitas tambang sebelum keluar keputusan,” beber Anshar kepada Mekora.id, pada kamis (27/2/2025) siang.

Ansar menyebut, aktivitas kapal tambang pasir tersebut menyulut amarah warga. Hal itu karena pihak perusahaan diduga melanggar kesepakatan surat rekomendasi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Provinsi Sulbar beberapa waktu lalu.

“Atas hasil RDP di DPRD Sulbar, tidak ada aktivitas tambang pasir. Ini sudah jadi ketentuan yang harus ditaati bersama,” lanjut Anshar.

Ia menuturkan, kapal penyedot pasir itu awalnya berlabuh di Kambunong pada tanggal 18 Februari 2025. Namun bergeser perlahan ke Muara Sungai Karossa dan hendak melakukan aktivitas pertambangan pada tanggal 27 Februari 2025.

Setidaknya ada 60 orang warga Karossa menghadang kapal tambang pasir itu, dengan menggunakan kapal tradisional nelayan.

“Sekitar 60 orang masyarakat Karossa dan Sarassa mengepung kapal, dan mengusir agar tidak melakukan aktivitas   tambang di muara sungai Karossa,” tutup Anshar.

Sebelumnya, warga telah melakukan unjuk rasa menolak tambang pasir di Sungai Karossa pada 17 Januari 2025 lalu. Atas desakan warga itu DPRD Sulawesi Barat mengeluarkan empat rekomendasi, berikut poinnya :

  1. Meminta kepada pihak PT Alam Sumber Rejeki dan PT Yakusa Tolelo Nusantara untuk tidak beraktivitas sampai ada hasil evaluasi dari pihak terkait.
  2. Masyarakat di minta untuk tidak melakukan upaya – upaya lain sebelum dan setelah adanya kesimpulan dalam upaya lembaga DPRD Sulbar untuk mengkroscek lebih jauh tentang permasalahan yang timbul di masyarakat.
  3. DPRD Sulbar akan meminta data dokumen pihak OPD terkait dan Pihak perusahaan.
  4. DPRD Sulbar merekomendasikan OPD terkait untuk mengevaluasi dokumen terbitnya perizinan tambang PT.ASR dan PT. YTN untuk di tindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Sulbar

    Begini Aturan dan Jadwal Kampanye di Media dan Medsos

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 129
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Barat menggelar sosialisasi terkait aturan berkampanye untuk peserta Pemilu 2024 bagi sejumlah media massa di Mamuju, Kamis (16/11/2023) Komisioner Bawaslu Sulbar divisi penindakan, Hamra Hakim, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian memaksimalkan sosialisasi tahapan kampanye. Hal itu juga merujuk pada Pemilu 2019, dimana sejumlah media massa terlibat dalam […]

  • Minta Rokok di Wonomulyo

    Kesal Sering Dimintai Rokok, Dua Pelajar SMA di Wonomulyo Adu Jotos

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 249
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Dua pelajar di Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang terlibat perkelahian beberapa saat lalu, berhasil dimediasi dan didamaikan oleh pihak Kepolisian, pada Rabu (8/10/2025). Kepala SPKT Polsek Wonomulyo, Aiptu Nuralim, mengatakan perkelahian dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) itu pertama kali diketuai oleh kepala sekolah. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak […]

  • Beasiswa Kalla 2025 di Sulbar

    Beasiswa Kalla 2025 Untuk Sulbar Dibuka hingga 5 September, Ini Syarat dan Linknya

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 205
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla kembali membuka pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 untuk mahasiswa di Sulawesi Barat. Program ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam mencegah angka putus kuliah dan memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Data Statistik Pendidikan Tinggi 2020–2022 menunjukkan peningkatan angka putus kuliah di Sulawesi […]

  • Car Free Day Sulbar

    Gandeng UMKM, Pemprov Sulbar Mulai Car Free Day Tiap Hari Minggu di Jalan Arteri Mamuju

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 195
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Car Free Day di Jalan Arteri Mamuju akan mulai rutin digelar setiap hari Minggu. Hal itu setelah Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan launching pagi tadi, Minggu (17/12/2023). Nantinya, sebagian Jalur Arteri akan ditutup total bebas kendaraan, mulai dari depan Lapangan Tenis Mamuju hingga persimpangan jalan Nelayan, mulai pukul 06.00-10.00 pagi. Car Free Day […]

  • Pelipatan Surat suara di Mamuju

    Pelipatan Surat Suara di Mamuju Libatkan 300 Tenaga Pelipat

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pelipatan surat suara untuk Pemilu 2024 di Mamuju mulai dilakukan oleh KPU Mamuju, pelipatan itu terpusat di Aula Asrama Haji Mamuju, tepat di Samping Kantor KPU Mamuju, Jl. Mustafa Katjo. Komisioner KPU Mamuju, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Sudirman Samual mengatakan, setidaknya 300 orang dilibatkan bertugas untuk menyortir dan melipat sebanyak 193.318 surat suara […]

  • Jamaah Haji Asal Mamuju Hilang di Tanah Suci

    Jamaah Haji Asal Mamuju Dilaporkan Hilang di Tanah Suci Sejak Juni 2024, Istri Tuntut Travel ALK

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 185
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang jamaah haji asal Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), bernama Kasman Mangguling dilaporkan sang istri Kasmawati, hilang sejak Juni 2024 saat menjalani ibadah haji di Arab Saudi. Menurut Kasmawati, suaminya, berangkat melalui Travel   dari Padang, Sumatera Barat, setelah membayar biaya sebesar Rp 100 juta pada salah leader yang ada di Mamuju, Sulbar. Kasman […]

expand_less