Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » LIFESTYLE » Lingkungan » WALHI Sulbar Desak PLTU Mamuju Penuhi Tuntutan Warga Talaba

WALHI Sulbar Desak PLTU Mamuju Penuhi Tuntutan Warga Talaba

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Warga Dusun Talaba yang bermukim disekitar wilayah operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mamuju di Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Melangsung unjuk rasa dan memblokri jalan masuk PLTU, Senin, (03/10/2023).

Protes itu buntut dari kekecewaan warga karena janji kompensasi penggantian atap rumah warga tidak kunjung dipenuhi PLTU Mamuju.

Warga mengaku akibat dampak dari PLTU Mamuju, atap rumah mereka berkarat hingga bocor. Dampak lain yang juga diprotes warga, yakni masalah gatal-gatal yang mulai dirasakan sebagai masyarakat disana.

Aksi itu dilakukan sekitar 30 kepala keluarga yang mengaku bosan dijanji PLTU Mamuju sejak setahun lalu. Warga sekitar mengaki dijanjikan kompensasi penggantian atap dan pemeriksaan kesehatan rutin oleh pengelola.

“Waktu sosialisasi satu tahun yang lalu, mereka berjanji mengganti atap dua rumah setiap bulan. Tapi sampai lima kali aksi, kami hanya dijanji manis,” kata Wandi.

Selain itu, warga juga menuntut realisasi menyaluran tenaga kerja lokal. Mereka mengaku saat sosialisasi, PLTU Mamuju janjikan pekerja lokal jadi prioritas. Hanya saja sejak beroperasi baru 22 persen yang diserap.

“Jika saja PLTU Mamuju memenuhi janjinya kami tidak akan melakukan unjukrasa,” ujar Wandi.

Melihat fenomena itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Barat mengatakan, aktivitas PLTU Mamuju yang beroperasi disekitar pemukiman akan menimbulkan berkonflik berkepanjangan jika tidak segera ditangani.

Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sulbar, Asnawi menyebut, aktivitas PLTU menghasilkan partikel halus PM2.5. Partikel ini akan menetap di udara dalam jangka waktu lama dan tertiup angin hingga ratusan mil.

“PM2.5 mengandung senyawa beracun, jika dihirup dapat masuk hingga aliran darah manusia sehingga dalam jangka panjang dapat menyebabkan asma, infeksi pernapasan akut, kanker paru-paru, dan memperpendek harapan hidup,” kata Asnawi.

PLTU juga menghasilkan emisi Nitrogen Dioksida (NO2) dan Sulfur Dioksida (SO2) yang dapat meningkatkan risiko penyakit pernafasan dan jantung pada orang dewasa.

Emisi tersebut dapat menyebabkan hujan asam yang merusak tanaman dan tanah, serta membawa kandungan logam berat beracun, seperti arsenik, nikel, krom, timbal, dan merkuri 1.

“Atap berkarat hanya sebagian dampak yang kasat mata, jika tidak ditangani dengan baik maka konflik dengan warga akan semakin melebar,” kata Asnawi, Selasa, (04/10/2023).

Untuk itu, WALHI Sulbar meminta pihak PLTU Mamuju untuk menerima semua tuntutan warga. Mulai kerusakan atap hingga pengeloan kesehatan harus dilakukan untuk warga Talawa.

“Ini sangat berdampak pada warga, untuk PLTU Mamuju harusnya memenuhi seluruh aspek sosial termasuk kesehatan tidak boleh diabaikan,” beber Asnawi.

PLTU Mamuju di Belang-belang ini resmi beropresi sejak 2019 lalu, dengan kapasitas daya 2X250 MW.

Proyek ini dikerjakan oleh anak usaha PT Rekayasa Industri, yakni PT Rekind Daya Mamuju (RDM). Rekind merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero).

Nilai investasi di PT RDM mencapai 96 juta dolar AS atau Rp 1,5 Triliun.  Dibangun diatas 2.500 hektare lahan di kawasan pelabuhan Belang-belang Mamuju sebagai pusat industri.

Ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional, yakni proyek percepatan pembangkit tenaga listrik 35.000 MW. IPP PLTU Mamuju sudah mendapat Commercial Operating Date (COD) dari PT PLN (Persero) pada September 2018.

Nilai investasi di PT RDM mencapai 96 juta dolar AS atau Rp 1,5 Triliun pada 2.500 hektare lahan di kawasan pelabuhan Belang-belang Mamuju untuk menjadi pusat industri.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ipmapus Sulbar

    IPMAPUS Rama-ramai Kecam Laporan Pj Gubernur Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 173
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – IPMAPUS (Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu) Sulawesi Barat (Sulbar) beserta tiga cabang lain, turut mengutuk laporan Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar terhadap massa pengunjuk rasa. Pelaporan tersebut buntut dari robohnya pintu gerbang Kantor Gubernur Sulbar, saat massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Reforma Agraria melakukan unjuk rasa. Mereka memperingati Hari Tani Nasional, dengan […]

  • Ketua PMII Mamuju

    Sakti Terpilih Jadi Ketua Cabang PMII Mamuju Periode 2023-2024

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 249
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Refli Sakti Sanjaya terpilih sebagai ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, masa bakti 2023-2024. Aktivis dengan nama sapaan Sakti itu terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XII PMII Mamuju yang dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Sulbar, Selasa (28/11/2023) dini hari. Ketua Badan Pekerja Konfercab XII PMII Mamuju, Arjuna menyebut, musyawarah tertinggi […]

  • Rakor Pemberantasan Korupsi DPRD Sulbar

    Ketua DPRD Sulbar ke KPK, Hadiri Rakor Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Dr. Hj. Amalia Fitri, SE., MM, menghadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Wilayah Sulawesi Barat Tahun 2025 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (7/8/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah IV KPK RI ini bertujuan memperkuat […]

  • TNI Gadungan di Mamuju Diringkus Polisi

    Modal Beli Seragam dari TikTok, TNI Gadungan di Mamuju Tipu Wanita Muda Hingga Jutaan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 507
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang pria berinisial APP alias Rinso (25) di Mamuju, Sulawesi Barat, diringkus polisi setelah nekat menyamar sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) gadungan dan memperdaya sejumlah perempuan dan meraup uang hingga jutaan rupiah. Aksi penipuan itu dilakukan pelaku dengan membeli pakaian loreng yang menyerupai seragam dinas TNI. Dengan penampilan […]

  • Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar

    Pasca Putusan MK, KPU Sulbar : Syarat Pencalonan Segera Disesuaikan, Parpol Tanpa Kursi Bisa Usung Paslon

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 169
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang syarat dukungan pencalonan kepala daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) segera melakukan penyesuaian. Ketua KPU Sulbar, Said Usman Umar mengatakan, hal itu menyusul putusan MK yang bersifat final dan mengikat (Binding). KPU sebagai pelaksana kepemiluan akan segera melakukan perubahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum […]

  • Gubernur Sulbar Dorong Pendekatan Adat untuk Meredakan Ketegangan di Tapalang

    Gubernur Sulbar Dorong Pendekatan Adat untuk Meredakan Ketegangan di Tapalang

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) memfasilitasi pertemuan penting antara warga dari dua desa di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, yakni Kasambang dan Kuridi, yang sebelumnya sempat mengalami perselisihan. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulbar dan dihadiri oleh tokoh masyarakat dari kedua desa. Usai pertemuan, Suhardi Duka menyampaikan kepada wartawan bahwa kedua […]

expand_less