Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Terkait WIUP Tanah Jarang di Mamuju, WALHI Sulbar Desak ESDM Terbuka Pada Publik

Terkait WIUP Tanah Jarang di Mamuju, WALHI Sulbar Desak ESDM Terbuka Pada Publik

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Pengusulan izin usaha pertambangan (WIUP) untuk komoditas logam tanah jarang (LTJ) atau Rare earth elements (REE) di Desa Takandeang, Kecamatan Simboro dan Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, disebut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Barat dapat mengancam ekologis, sosial, dan kesehatan masyarakat setempat.

Kekhawatiran WALHI menyusul permohonan izin usaha pertambangan oleh PT. LTJ Global Jaya dilakukan tertutup tanpa melibatkan masyarakat. Padahal kata WALHI areal pertambangan yang diusulkan memiliki luas signifikan mencapai 9.252 hektar.

“Rapat yang digelar oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Barat terkait permohonan izin usaha pertambangan PT. LTJ Global Jaya merupakan peristiwa yang memicu kekhawatiran yang mendalam terkait dampak ekologis, sosial, dan kesehatan masyarakat setempat,” kata Asnawi, Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sulbar, Sabtu (20/01/2023).

Untuk itu WALHI meminta ESDM memberikan ruang dan melibatkan masyarakat  dalam pengambilan keputusan terkait pemanfaatan sumber daya alam di wilayah tambang tanah jarang di Mamuju itu.

“Hak partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan mengenai lingkungan hidup, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, harus dihormati dan dijalankan,” kata Asnawi.

Untuk WALHI Sulbar mengeluarkan 4 maklumat pada Dinas ESDM Sulawesi Barat dan PT. LTJ Global Jaya, yakni :

1. Transparansi dan Keterbukaan: Memberikan informasi yang lengkap dan jelas kepada WALHI SULBAR dan masyarakat terkait dampak lingkungan, sosial, dan kesehatan yang mungkin timbul akibat kegiatan pertambangan di wilayah tersebut.

2. Konsultasi Publik: Melibatkan masyarakat setempat secara aktif dalam proses pengambilan keputusan, termasuk melalui konsultasi publik, untuk memastikan bahwa kepentingan dan kekhawatiran masyarakat tercermin dalam setiap keputusan.

3. Evaluasi Dampak Lingkungan (EIA): Melakukan Evaluasi Dampak Lingkungan yang independen dan komprehensif untuk menilai potensi dampak negatif dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang risiko yang mungkin terjadi.

4. Kepatuhan terhadap Regulasi: Memastikan bahwa setiap kegiatan pertambangan mematuhi regulasi yang berlaku dan berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa di MTsN 1 Mamuju antusias sambut MBG.

    Siswa di Mamuju Antusias Tunggu MBG, SPPG Karema Siapkan Menu Bervariatif

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah mendapat sambutan hangat dari para pelajar di Mamuju. Antusiasme itu terlihat jelas di MTsN 1 Mamuju, di mana para siswa kerap menunggu kedatangan mobil pengantar makanan setiap harinya. “Ini membuat kami bersemangat, apalagi menu yang disajikan cukup bervariatif,” ujar Fitri, salah satu siswa […]

  • Melahirkan di jalan

    Pilu, Jalan Rusak Parah Ibu di Pedalaman Mamuju Terpaksa Melahirkan di Pinggir Jalan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 268
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kisah pilu kembali datang dari pedalaman Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seorang ibu terpaksa melahirkan di pinggir jalan setelah kendaraan yang membawanya tak mampu melewati medan ekstrem menuju fasilitas kesehatan. Peristiwa itu dialami Ratna Najib, warga Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, pada Selasa (24/3/2026). Saat itu, Ratna mengalami kontraksi hebat. Keluarga berusaha membawanya ke […]

  • Ayah di Polman Tewas ditebas

    Ayah Tewas Ditebas Anak Kandung Saat Shalat Magrib di Polewali Mandar

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 266
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Warga Desa Poda-Poda, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar digemparkan oleh peristiwa tragis pada Jumat (19/9/2025) malam. Seorang ayah bernama Kaharuddin (53) meninggal dunia setelah ditebas oleh anak kandungnya sendiri saat tengah melaksanakan salat Magrib berjemaah di Masjid Al-Amin, Dusun Lombang 1. Kapolsek Tutar, Ipda Bafruddin, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat […]

  • Jokowi ke Sulbar

    Tiba di Sulbar, Presiden Jokowi Disambut Pj Gubernur dan Ketua DPRD

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) tiba di Bandara Tampa Padang Mamuju, Sulbar, sekira pukul 15.55 WITA, setelah menempuh penerbangan sekira 5 jam 40 menit dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, (22/4/2024). Presiden Jokowi turut didampingi tiga menteri, yakni Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dan Menteri […]

  • BKK Sulbar

    Gubernur Sulbar Bakal Salurkan BKK Tambahan Penghasilan Perangkat Desa Sebesar Rp3,3 Miliar Untuk di Polman

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 151
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menghadiri sosialisasi petunjuk teknis (juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk tambahan penghasilan kepala desa, kepala urusan (KAUR), dan kepala seksi (Kasi) desa di Kantor Bupati Polewali Mandar, Jumat, (13/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti perangkat desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Polewali Mandar. Program BKK ini memiliki total anggaran […]

  • Polresta Mamuju

    12 Personel Polresta Mamuju Terima Penghargaan Usai Bongkar Sindikat Curanmor

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 245
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak 12 personel Polresta Mamuju menerima piagam penghargaan dari Kapolda Sulawesi Barat atas keberhasilan mereka mengungkap 15 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang meresahkan masyarakat. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta dalam upacara di Lapangan Tribrata Polda Sulbar, Jumat (6/3/2026) pagi. Adapun 12 personel yang menerima […]

expand_less