Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Sempat Bersitegang, Dua Kelompok Remaja di Kalukku Berakhir Damai

Sempat Bersitegang, Dua Kelompok Remaja di Kalukku Berakhir Damai

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Dua kelompok remaja yang sempat bersitegang di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), berakhir dengan damai. Permasalahan itu sepakat diselesaikan secara kekeluargaan.

Kapolsek Kalukku, IPTU Makmur, mengatakan, proses perdamaian dua kelompok remaja itu berlangsung di Kantornya di Lombang-Lombang, pada Sabtu, (18/5/2025) lalu.

Menurut Iptu Makmur, perdamaian itu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Desa Keang dan Desa Kabuloang, termasuk pemerintah desa yang turut menyaksikan perdamaian itu.

“Pada hari Sabtu, 17 Mei 2025, telah dilakukan Problem Solving. Perkelahian antara kelompok remaja Desa Keang dan Desa Kabuloang. Terjadi kesepakatan bahwa permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Ipda Makmur, Selasa, (20/5/2025).

Proses mediasi itu turut didampingi oleh orang tua kedua belah pihak dan selanjutnya pelaku meminta maaf dan bersalaman dengan korban. Permasalahan itu pun disebut berakhir dengan damai.

“Para pelaku didampingi orang tuanya meminta maaf kepada korban yang juga didampingi orang tua. Di saksikan Kades dan Tokoh masyarakat dari masing-masing pihak,” pungkas Makmur.

Sebelumnya, perselisihan kedua kelompok remaja dari Desa Keang dan Kabuloang terjadi pada Rabu, 14 Mei 2025 lalu. Peristiwa itu bermula ketika para pemuda dari Keang pulang bermain sepak bola di Sinyonyoi.

DItengah perjalanan pulang, para pemain sepakbola bersama timnya tiba-tiba dihadang sekelompok orang yang berkisar 30 orang. Belakangan diketahui kelompok yang melakukan penghadangan itu berasal dari Desa Kabuloang.

Setelah tidak melakukan perlawanan, para remaja dari Keang kemudian memilih berlindung ke Polsek Kalukku.

Aksi kejar-kejaran antara kedua bela pihak pun sempat terjadi. Akibat peristiwa itu, empat orang remaja dari Keang melaporkan telah jadi korban ke Polsek Kalukku.

Peristiwa itu juga sempat memicu ratusan warga dari Desa Keang mendatangi Polsek Kalukku. Mereka mendesak pelaku pengeroyokan segera ditangkap.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamuju Sutinah Suhardi

    Terkait OTT Eks Kadis Dikpora, Ini Kata Bupati Mamuju

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menanggapi terkait operasi tangkap tangan (OTT) Tipidkor Polda Sulbar yang menjerat Kepala Dinas BPMD Mamuju, Jalaluddin Duka, beberapa saat lalu. Dalam keterangannya tertulisnya, Sutinah Suhardi mengatakan, menyerahkan seluruh proses hukum, serta memberi ruang seluas-luasnya dalam proses penyidikan eks Kadis Dikpora Mamuju tersebut. “Pada prinsipnya kita menghormati proses hukum dan […]

  • Pelaku pencurian Dana Desa Tapandullu 388 juta di Mamuju.

    Berbekal Cara Berjalan, Polisi Ungkap Pelaku Pencurian Dana Desa Tapandullu Rp388 Juta di Mamuju

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 432
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Misteri pencurian dana desa Tapandullu sebesar Rp388 juta akhirnya berhasil terungkap. Meski prosesnya memakan waktu cukup panjang, penyidik Polda Sulawesi Barat berhasil mengidentifikasi pelaku berbekal petunjuk yang tidak biasa : cara berjalan. Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, menjelaskan minimnya jejak yang ditinggalkan pelaku membuat pengungkapan kasus ini berlangsung lebih […]

  • Sambutan Wagub Sulbar di HUT Bhayangkara

    Wagub Sulbar Apresiasi Kinerja Polri dalam Malam Puncak HUT Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 98
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, menghadiri panggung hiburan rakyat yang diselenggarakan Polda Sulbar dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-79, Sabtu malam, 5 Juli 2025, di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju. Dalam sambutannya, Salim menyampaikan apresiasi dan harapan kepada jajaran Polda Sulbar agar ke depan semakin profesional, tangguh, dan humanis […]

  • Kunjungan Komisi II DPRD Sulbar

    Komisi II DPRD Sulbar Kunker ke UPTD Perikanan dan Benih Ikan di Majene

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Komisi II DPRD Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja di UPTD Pelabuhan Perikanan Palipi di Kabupaten Majene, Sabtu (13/01/2024). Ketua Komisi II Sudirman beserta anggota komisi diterima langsung oleh Kepala UPTD MAULA beserta staf UPTD. Pada pertemuan di UPTD tersebut ada 4 point yang terkait pembangunan sarana dan prasarana Pelabuhan Perikanan Palipi dan […]

  • Pasar Murah Sulbar

    Gubernur Sulbar Tetapkan Harga di Pasar Murah Ramadan Turun hingga 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menurunkan harga sejumlah bahan pokok hingga 30 persen dalam program Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut disampaikan langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, saat melakukan kunjungan kerja ke lapak pasar murah di Jalan Yos Sudarso, Mamuju, Selasa (3/3/2026). Sebelumnya, Suhardi Duka meninjau infrastruktur pasca preservasi […]

  • Sekprov Sulbar

    Sekprov Sulbar : Pembangunan Daerah Perlu Sumbangsi Semua Pihak

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 153
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretais Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Idris mengatakan konsultasi publik terhadap arah pembangunan daerah sangat perlu dilakukan. Langkah itu menurut Sekprov Sulbar, telah dilakukan Pemprov Sulbar sebelum maupun setelah kebijakan yang diambil. “Karena layanan publik itu tidak boleh lepas dari siapa pengguna layanan. Sehingga pengguna layanan mengetahui apa sebetulnya mereka […]

expand_less