Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Sulawesi Barat » Sekjen PSSI Sulbar Bantah Ada Kejanggalan Kongres Biasa di Pasangkayu: Semua Sesuai Aturan

Sekjen PSSI Sulbar Bantah Ada Kejanggalan Kongres Biasa di Pasangkayu: Semua Sesuai Aturan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASANGKAYU, Mekora.id — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Sulawesi Barat (Sulbar), Jupri, angkat bicara menanggapi isu dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan Kongres Biasa PSSI Sulbar yang digelar di Pasangkayu. Ia menegaskan seluruh proses sudah berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan PSSI.

Jupri menjelaskan, pemberlakuan Statuta PSSI Edisi 2025 yang sebelumnya dipersoalkan telah mendapat persetujuan dari PSSI Pusat. Ia memastikan pihaknya hanya menjalankan aturan organisasi.

“Kami menjalankan aturan PSSI. Kalau masalah pemberlakuan Statuta PSSI Edisi 2025 dipersoalkan, kami sudah sampaikan bahwa akan berkoordinasi dengan PSSI Pusat,” ujar Jupri, Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, penggunaan statuta terbaru merupakan kewajiban setelah Statuta PSSI 2019 resmi dicabut. Karena itu, ia menilai keberatan mengenai statuta tidak relevan lagi.

“Kongres Biasa PSSI Provinsi Tahun 2025 memang wajib melakukan pencabutan Statuta Edisi 2019 dan mengesahkan serta memberlakukan Statuta Edisi 2025. Lagi pula Statuta Edisi 2025 sudah diedarkan sejak 13 Oktober 2025 kepada seluruh anggota,” jelasnya.

Jupri menambahkan, keterlambatan distribusi statuta sempat terjadi karena proses finalisasi aturan organisasi baru rampung pada September 2025 di Surabaya dalam ajang Member Annual Seminar.

Salah satu pasal yang menjadi sorotan dalam statuta baru adalah Pasal 39 poin 7 huruf b, yang mengatur bahwa delegasi yang berhak hadir dalam Kongres PSSI Provinsi mencakup:

“Perwakilan dari masing-masing klub Liga 4 musim sebelumnya, yang masing-masing memiliki satu hak suara.”

Jupri menilai aturan tersebut sudah jelas dan merupakan ketentuan resmi yang berlaku secara nasional.

Isu lain yang mencuat adalah proses pengajuan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP). Jupri mengakui pembahasannya sempat berjalan alot, namun pimpinan sidang—Ketua PSSI Sulbar Dr. Ir. H. Agus Ambo Djiwa, MP—telah memberi kesempatan penuh kepada seluruh peserta kongres untuk mengusulkan nama.

“Semua diberi kesempatan mengusulkan dan terbukti diakomodir. Khusus Komite Banding Pemilihan, juga diberikan ruang, hanya saja tidak ada peserta yang mengusulkan,” tambahnya.

Jupri turut menegaskan bahwa sekalipun statuta diumumkan lebih awal, tidak akan berdampak pada klub Liga 4 musim 2024–2025, karena kompetisi telah selesai pada Februari 2025.

“Kalaupun perubahan statuta disampaikan di bulan Mei, sudah dipastikan juga tidak bisa mengikuti kompetisi Liga 4 musim 2024–2025, karena kompetisi berakhir Februari,” jelasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fungsionaris PB HMI, Muh, Atmaja.

    Aksi Injak Berdera HMI Oleh Oknum Satpol PP Sulbar Dikecam PB HMI

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 190
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Insiden perusakan dan aksi menginjak-injak bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dalam unjuk rasa aliansi mahasiswa di Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), pada, Selasa, (9/7/2024) siang. Mendapat kecaman dari  Pengurus Besar (PB) HMI. Fungsionaris PB HMI, Muh. Atmaja mengatakan, aksi yang dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov Sulbar tersebut, […]

  • JATAM Kritik Pernyataan Gubernur Sulbar Soal Pencabutan Izin Tambang.

    JATAM Sebut Gubernur Sulbar Tak Paham Regulasi, Pencabutan Izin Tambang Tak Harus ke PTUN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 287
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pernyataan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), terkait polemik penolakan tambang pasir di Karossa (Kabupaten Mamuju Tengah) dan Kalukku (Kabupaten Mamuju) dianggap hanya pepesan kosong. Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) menilai Gubernur Sulbar itu tak paham persoalan, terutama soal regulasi dan pencabutan izin tambang galian C. Juru Bicara JATAM, Alfarhat Kasman, mengatakan, […]

  • Buah Apple Manfaat

    Banyak Manfaat Apel Hijau bagi Kesehatan yang perlu Anda ketahui

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Apel merah umumnya lebih sering dikonsumsi daripada apel hijau. Padahal, manfaat apel hijau juga beragam dan sayang untuk dilewatkan. Meski memiliki rasa yang sedikit asam, apel hijau diketahui baik untuk melancarkan pencernaan hingga mengurangi risiko terkena kanker. Apel hijau juga dikenal dengan sebutan ‘ apel malang ’ oleh masyarakat Indonesia. Dibandingkan dengan apel merah, apel […]

  • Ekonomi Kreatif Fest Sulbar 2023

    Libatkan Berbagai Pelaku Usaha, Pemprov Sulbar Gelar Ekonomi Kreatif Fest Sulbar 19-23 Desember

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi membuka event Ekonomi Kreatif Fest Sulawesi Barat tahun 2023 di Mall Matos Mamuju. Event yang digelar oleh Dinas Pariwisata Sulbar ini menghadirkan sejumlah pelaku UMKM, produksi film, hingga karya seni, yang akan berlangsung 19-23 Desember 2023. Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, Ekonomi Kreatif […]

  • Pelaku pencurian Dana Desa Tapandullu 388 juta di Mamuju.

    Berbekal Cara Berjalan, Polisi Ungkap Pelaku Pencurian Dana Desa Tapandullu Rp388 Juta di Mamuju

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 421
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Misteri pencurian dana desa Tapandullu sebesar Rp388 juta akhirnya berhasil terungkap. Meski prosesnya memakan waktu cukup panjang, penyidik Polda Sulawesi Barat berhasil mengidentifikasi pelaku berbekal petunjuk yang tidak biasa : cara berjalan. Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, menjelaskan minimnya jejak yang ditinggalkan pelaku membuat pengungkapan kasus ini berlangsung lebih […]

  • Razia Operasi Marano di Mamuju

    428 Pelanggar Lalu Lintas di Mamuju Terjaring Razia Selama Operasi Marano 2024

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Operasi keselamatan patuh jaya Marano resmi berakhir pada, Minggu 28 Juli 2024 kemarin. Operasi Marano 2024 itu digelar selama 14 hari sejak 15 Juli 2024 lalu. Menurut Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Maulana Al Qurthubi, selama operasi patuh jaya marano 2024 berlangsung. Setidaknya ada 428 unit kendaraan yang terjaring razia dan dikenakan […]

expand_less