MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,20 persen pada 2027. Target tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sulbar terkait penjelasan Gubernur atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (6/10/2026).
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi dan dihadiri Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana yang mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Sejumlah anggota DPRD serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulbar turut hadir.
Dalam penjelasannya, Junda mengatakan pemerintah daerah telah menetapkan sejumlah target indikator makro pembangunan 2027 yang disusun dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan daerah.
Selain pertumbuhan ekonomi 6,20 persen, Pemprov Sulbar menargetkan tingkat kemiskinan berada pada angka 8,82 persen. Sementara pertumbuhan investasi diproyeksikan mencapai 9,50 persen.
“Target indikator makro tersebut bukan sekadar angka, tetapi menjadi komitmen bersama yang harus diwujudkan melalui kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah,” kata Junda.
Pendapatan Daerah Ditarget Rp1,9 Triliun
Junda menjelaskan, Ranperda APBD 2027 disusun berdasarkan besaran pendapatan, belanja dan pembiayaan yang telah dituangkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Pendapatan daerah dalam rancangan APBD tersebut ditargetkan sekitar Rp1,9 triliun. Dari jumlah itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan mencapai lebih dari Rp738 miliar.
Sementara belanja daerah dialokasikan lebih dari Rp1 triliun, atau meningkat sekitar 0,30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Junda, penyusunan anggaran tersebut dilakukan di tengah kondisi fiskal daerah yang mengalami efisiensi. Kondisi serupa, kata dia, juga dihadapi sejumlah daerah lain di Indonesia.
“Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 selanjutnya diserahkan kepada DPRD Sulbar untuk dibahas sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
DPRD Cermati Program dan Alokasi Anggaran
Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi mengatakan penyampaian penjelasan Gubernur menjadi bagian penting dalam tahapan pembahasan APBD 2027.
Menurut Suraidah, DPRD selanjutnya akan mencermati program serta alokasi anggaran yang diajukan pemerintah daerah. Pembahasan akan diarahkan agar rancangan APBD tetap sesuai ketentuan sekaligus memperhatikan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan Sulbar.
“Setelah penjelasan Gubernur ini, DPRD akan melanjutkan tahapan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku. Kami akan mencermati setiap program dan alokasi anggaran agar APBD 2027 dapat mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat,” ujar Suraidah.