Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pencaplokan Lahan Warga Kabuloang Temui Titik Terang, PTSP Sulbar Didesak Ciutkan WIUP PT. Polemaju

Pencaplokan Lahan Warga Kabuloang Temui Titik Terang, PTSP Sulbar Didesak Ciutkan WIUP PT. Polemaju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kasus pencaplokan lahan warga seluas 79 hektar di Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, oleh PT. Polemaju Mineral Mandiri memasuki babak baru.

Pendamping Hukum Warga Kabuloang, Imanuddin, mengungkapkan upaya pembuktian lahan milik warga yang dicaplok masuk Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) perusahaan mulai menemui titik terang.

Hal tersebut setelah warga bersama pihak ESDM melakukan pengecekan kembali titik koordinat untuk memetakan lahan warga dan wilayah WIUP. Imanuddin menyebut pihak perusahaan tidak mampu menunjukkan titik koordinat sesuai titik yang diklaim masuk dalam Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP).

“Jadi ini membuktikan bahwa dokumen-dokumen itu dibuat diatas meja tanpa melalui proses pengecekan di lapangan, ini tentu sangat berbahaya,” ungkap Imanuddin. Selasa (8/10/2024).

Untuk itu, Imanuddin menyebut, pihak perusahaan telah melakukan komunikasi dan bersedia mengeluarkan lahan warga dari WIUP berdasarkan alas hak yang dimiliki.

Untuk itu dia mendesak pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) segera memproses penciutan izin WIUP PT. Polemaju Mineral Mandiri dan mengeluarkan lahan warga dari WIUP itu.

“Jadi proses tahapan ini sisa pihak dinas PTSP untuk segera memanggil pihak Perusahaan dan dinas yang terkait untuk melakukan pertemuan berikutnya terkait pengajuan penciutan secara administrasi,” ujar Iman.

Iman meminta proses penciutan izin tersebut jangan ditunda-tunda, hal itu dikarenakan persoalan itu sudah berlangsung kurang lebih empat tahun. Untuk berharap proses ini segera dilakukan agar lahan warga di Kabuloang kembali.

“Jadi lambat dan cepatnya ini persoalan sekarang ada di tangan pihak DPMPTSP dan ESDM Sulbar untuk melakukan mekanisme penciutan lahan warga secara prosedur,” tegas iman.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat dari Desa Kabuloang mendatangi DPMPTSP Sulbar pada 20 September 2024. Mereka memprotes lahan mereka masuk dan dicaplok dalam WIUP perusahaan tambang material PT. Polemaju Mineral Mandiri.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses M Khalil Qibran di Bonda

    M. Khalil Qibran Disambut Antusias di Bonda, Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Minim Fasilitas Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat, M. Khalil Qibran, S.H., mengawali agenda reses tahap kedua (II) masa persidangan ketiga (III) tahun 2025 dengan kunjungan kerja ke Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, pada Senin, 25 Mei 2025. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya legislatif dalam menjaring dan menyerap aspirasi […]

  • RPJPD Sulbar 2025-2045

    Panja DPRD Sulbar Rapat Bersama Kemendagri Bahas Evaluasi RPJPD 2025-2045

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Panitia Kerja DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri rapat evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 yang dilaksanakan via zoom oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Jakarta, Senin, (29/7/2024). Wakil Ketua II Abdul Halim dan Wakil Ketua II, Abdul Rahim, bersama sejumlah Anggota DPRD Sulbar hadir langsung dalam kegiatan yang Analis […]

  • Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya wawasan luas bagi seorang Duta Pariwisata. Menurutnya, finalis tidak boleh hanya paham soal destinasi wisata, tetapi juga harus menguasai sejarah, identitas, hingga karakteristik Kota Bontang secara utuh. Pesan tersebut disampaikan Neni saat menerima audiensi 20 finalis Duta Pariwisata Kota Bontang Tahun 2025 di Ruang Rapat Utama […]

  • Sutinah dilaporkan

    Cabup Mamuju Sutinah Suhardi Dilaporkan ke Bawaslu Buntut Klaim Saat Kampanye

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 128
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Calon Bupati (Cabup) Mamuju nomor urut 1, Sutinah Suhardi, dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Mamuju. Pelapor, Akriadi, mengatakan hal itu buntut pernyataan yang menjanjikan bantuan gempa tahap II saat berkampanye. Akriadi menyebut, Sutina seharusnya tidak mengklaim program pemerintah saat melakukan kampanye dikarenakan sedang cuti dan tidak sedang menjabat sebagai kepala daerah. “Kami melaporkan […]

  • Layanan Digital Pemprov Sulbar

    Layanan Digital Pemprov Sulbar Kini Terintegrasi Dalam Satu Website

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 201
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Layanan digital Pemprov Sulbar pada seluruh layanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini diintegrasikan dalam satu laman website. Hal itu dimaksudkan agar akses publik untuk layanan digital menjadi semakin mudah dan efisien, sesuai dengan prioritas pelayanan yang dicanangkan oleh Pemprov Sulbar. Menurut Kepala Diskominfo Pers Sulbar, Mustari Mula, integrasi digitalisasi itu dapat langsung […]

  • Muscab HIPMI Mamuju

    Hipmi Mamuju Gelar Muscab ke VI, Rafiulnur Arsa Santer Disebut Jadi Ketua

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Himpunan Pengusaha Munda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Mamuju, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI. Kegiatan itu dilaksanakan di Hotel Matos Mamuju, Kamis, (21/11/2024). Agenda tiga tahunan organisasi pengusaha muda itu dilaksanakan untuk memilih dan menetapkan calon ketua umum periode 2024-2027. Muscab ke-VI HIPMI Mamuju itu mengambil tema “Peran HIPMI Dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi dan […]

expand_less