MAMUJU, Mekora.id – Korban (RH) yang meninggal dunia di Teras Masjid Botteng, Sabtu kemarin berniat menghadiri acara aqiqah sang cucu. Bukan untuk mencari pekerjaan seperti yang diberitakan sebelumnya.

Hal itu di konfirmasi langsung, oleh pihak anak korban. Ia menyebut pemberitaan yang menyebut ayahnya pernah dioperasi usus buntu dan berangkat mencari pekerjaan tidaklah benar.

“Bapak saya berangkat dari Malunda jam 6 pagi, tujuan ke Mamuju untuk menghadiri acara akikah anak saya. Jadi cerita yang beredar itu keliru, tidak benar,” ujar Syamsul (31) kepada Mekora.Id, Minggu 18 Mei 2025.

Syamsul menegaskan bahwa almarhum bapaknya, juga masih dalam keadaan sehat saat hendak berangkat pagi kemarin. Namun ia membenarkan jika pembuluh darah korban yang pecah.

“Almarhum bapak, masih sehat saat berangkat, memang benar ulu hatinya sakit” ujarnya.

Sebelumnya, mekora.id menerbitkan artikel dengan judul “Kisah Pilu Pria 48 Tahun Meninggal di Teras Masjid, Paksakan Diri Kerja Meski Belum Pulih Pasca Operasi”. Keterangan itu disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, IPDA Herman Basir, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu kemarin.

Namun belakangan berita tersebut dibanta pihak keluarga, yang menyebut artikel itu keliru. Atas dasar itu kami telah melakukan perbaikan pada postingan terkait. Atas kekeliruan itu, kami meminta maaf pada keluarga korban dan publik.