Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Keluarga Tersangka DC Desak Polisi Bongkar Alur Amunisi Kasus Penembakan Husain di Polman

Keluarga Tersangka DC Desak Polisi Bongkar Alur Amunisi Kasus Penembakan Husain di Polman

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Keluarga Tersangka Dedi Cahyadi alias DC meminta penyidik membuka secara transparan alur peredaran amunisi dalam kasus penembakan yang menewaskan Husain (35) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Udin, keluarga DC mempertanyakan penetapan DC—anggota Ditnarkoba Polda Sulbar—sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan penyuplai amunisi.

Dalam konferensi pers di Mamuju, Minggu (1/3), Ahmad Udin menyebut ada empat oknum polisi yang diperiksa dalam proses penyidikan. Namun hingga kini, baru kliennya yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Dalam proses pemeriksaan ada empat oknum polisi yang dimintai keterangan. Sampai hari ini baru satu yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni klien kami,” ujarnya.

Tiga nama lain yang disebut dalam pemeriksaan masing-masing berinisial S , Q, dan KA. Ketiganya masih berstatus anggota polisi aktif.

Ahmad Udin menegaskan pihaknya tidak menuding ketiga nama tersebut bersalah. Namun ia meminta penyidik Polres Polman bersikap objektif dan menindaklanjuti seluruh fakta yang muncul dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Jika klien kami dijerat Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan atau penyuplai amunisi, maka nama-nama yang juga disebut dalam BAP dan diduga terlibat seharusnya turut diproses. Jangan sampai klien kami menjadi satu-satunya pihak yang dijadikan tumbal,” katanya.

Soroti Perbedaan Fisik Amunisi

Kuasa hukum juga menyoroti 47 butir amunisi yang disita dari tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, terdapat perbedaan fisik antara amunisi yang ditemukan dan keterangan kliennya.

Ia menyebut amunisi di TKP berwarna perak (silver), sementara kliennya mengaku amunisi yang pernah diterima berwarna kuning keemasan.

“Perbedaan ini penting diuji secara ilmiah. Kami belum mengetahui hasil uji laboratorium forensik terkait asal-usul amunisi tersebut,” ujarnya.

Ia menilai uji balistik dan forensik menjadi kunci untuk memastikan apakah ada keterkaitan langsung antara DC dan amunisi yang digunakan dalam penembakan.

Dua Perkara Berjalan Terpisah

Kasus ini merupakan bagian dari penanganan penembakan yang menewaskan Husain di Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, pada 20 September 2025.

Dalam perkara penembakan, penyidik telah menetapkan empat tersangka, termasuk Ahmad Faizal (25) yang diduga sebagai pelaku utama. Sementara dalam perkara dugaan kepemilikan senjata api dan amunisi, polisi menetapkan satu tersangka, yaitu DC.

Proses penyidikan perkara amunisi masih berjalan. Berkas perkara diketahui sempat dikembalikan jaksa (P-19) untuk dilengkapi.

Barang Bukti Diamankan

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

  • 1 pucuk senjata revolver
  • 33 butir peluru jenis HS
  • 10 butir peluru jenis VN kecil (6 berisi, 4 kosong)
  • 3 peluru revolver
  • 1 peluru V2
  • 2 selongsong

Ahmad Udin menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan, namun menekankan pentingnya penegakan hukum yang profesional dan transparan.

“Jika klien kami terbukti bersalah di pengadilan, tentu kami hormati. Tapi prosesnya harus adil terhadap semua pihak yang disebut dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polres Polman belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan tersebut.

“Saya lagi ada kegiatan, nanti hari Senin saya sampaikan,” kata Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, singkat saat dimintai tanggapan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberagaman di Wonomulyo Carnival, Abdul Halim : Merawat Untuk Seterusnya

    Keberagaman di Wonomulyo Carnival, Abdul Halim : Merawat Untuk Seterusnya

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 145
    • 1Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Kemeriahan Wonomulyo Carnival 2023 menjadi magnet tersendiri dalam merayakan hari jadi yang ke-86 tahun. Pentas digelar di Alun-alun Wonomulyo itu, memantik perhatian warga yang datang berduyun-duyun dalam acara yang dikemas dengan tema Pesta Budaya, Sejarah, dan Selamanya. Pagelaran yang menampilkan berbagai budaya itu sukses dilaksanakan 9-10 Desember 2023, Wakil Ketua DPRD Sulbar, […]

  • Guru Mamasa Mogok

    Guru di Mamasa Mulai Aksi Mogok Kerja

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Guru di Kabuapaten Mamasa, Sulawesi Barat mulai menggelar aksi mogok kerja mulai hari ini, Selasa (16/01/2024). Hal itu merupakan lanjutan aksi pada Kamis lalu yang menuntut pembayaran sertifikasi dan gaji guru pada Triwulan ketiga dan keempat tahun 2023. Aksi mogok tersebut rencananya akan berlangsung dari 16-19 Januari 2023, yang disepakati dalam rapat […]

  • Sandeq 2025

    Resmi Ditutup, Peserta Sandeq Silumba 2025 Arungi Laut Sulbar Sepanjang 200 Kilometer dalam 5 Etape

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Di balik meriahnya penutupan Sandeq Silumba 2025, tersimpan kisah perjuangan luar biasa para passandeq yang harus menaklukkan lautan Sulawesi Barat sejauh 200 kilometer. Perjalanan panjang itu dimulai dari Pantai Bahari, Polewali Mandar, pada 21 Agustus lalu. Selama hampir sepekan, 55 perahu Sandeq berlayar etape demi etape, melintasi pesisir hingga akhirnya finis di […]

  • Pj Gubernur Sulbar pantau pasar murah

    Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan, Pemprov Sulbar Gelar Pasar Murah di Enam Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) bersama enam pemerintah kabupaten menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak sebagai langkah mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Rabu (22/1/2025). Bahtiar menyebutkan, pelaksanaan GPM ini merupakan upaya […]

  • Ilustrasi : tahanan meninggal di Polman

    Propam Polda Sulbar Dalami Kronologis Kematian Tahanan di Polres Polman

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 233
    • 4Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Kasus kematian tahanan di Polres Polewali Mandar (Polman) kini sedang didalami oleh penyidik Propam Polda Sulawesi Barat. Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wijaya, Kamis (12/9/2024) sore. “Tadi pagi Propam Polda sudah langsung bergerak ke Polman untuk menyelidiki kasus itu. Memang benar ada satu tahanan di Polres […]

  • Gaji Nakes Mamasa

    Gaji Nakes di Mamasa Akhirnya Mulai Dibayarkan Jumat Besok

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 1Komentar

    MAMASA, mekora.id – Lebih dari 100 tenaga kesehatan Kabupaten Mamasa melakukan unjuk rasa, di Kantor BPKAD Mamasa, Kamis (02/11/2023). Mereka menuntut pembayaran gaji yang tertahan sejak Januari tahun 2023. Salah satu Nakes, Raya Lestari mengungkap, mereka telah berulang kali melakukan unjuk rasa namun tidak mendapat tanggapan. Hal tersebut membuat para tenaga kesehatan merasa kecewa dengan […]

expand_less