Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » HIPMAB Tantang Gubernur Bongkar Dugaan Skandal Pengadaan Ikan Nila dan Bibit Durian di Pemprov Sulbar

HIPMAB Tantang Gubernur Bongkar Dugaan Skandal Pengadaan Ikan Nila dan Bibit Durian di Pemprov Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Pengadaan bibit durian dan ikan nila tahun 2024 lalu di Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar), kini sedang disorot. Himpunan Pelajar Mahasiswa Botteng (HIPMAB) menantang Gubernur dan Wakilnya segera menyelesaikan persoalan ini.

Ketua HIPMAB, Ramli, SH, mengungkapkan pihaknya telah melakukan advokasi dan mengumpulkan bukti terkait adanya indikasi yang mengarah pada dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam penganggaran proyek pengadaan bibit durian dan ikan nila tahun yang menggunakan APBD Sulbar tahun 2024 ini,

“Kalau Inspektorat tidak mampu mengusut ini, kami siap memberikan semua data dan informasi yang telah kami kumpulkan. Jangan sampai ada permainan kotor yang mengorbankan kepentingan rakyat!” tegas Ramli.

Selain itu, HIPMAB turut menantang pihak penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Sulawesi Barat (Sulbar) untuk segera turun tangan dan memeriksa seluruh dinas yang terlibat dalam pengelolaan anggaran tersebut.

“Kita ingin melihat apakah Gubernur yang baru ini benar-benar menjalankan perintah Presiden RI atau justru memilih jalan tebang pilih dalam menangani kasus korupsi!” tambahnya.

HIPMAB menyebut, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari Pemprov dan aparat penegak hukum, mereka siap melaporkan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menggandeng aktivis di ibu kota.

“Ini bukan main-main! Jika para mafia anggaran terus dibiarkan, Sulawesi Barat akan terus terjebak dalam kubangan korupsi yang menghancurkan masa depan daerah ini!” tegas Ramli.

HIPMAB menegaskan bahwa pemerintahan yang bersih harus dibangun di atas prinsip meritokrasi, dengan kebijakan anggaran yang berorientasi pada pembangunan nyata.

Pemerintah didesak untuk menyelesaikan berbagai masalah fundamental di Sulawesi Barat, seperti angka putus sekolah yang tinggi, kemiskinan ekstrem, serta stunting, bukan malah sibuk memperkaya segelintir oknum melalui praktik KKN.

“Kami tidak akan diam! Jangan coba-coba bermain dengan uang rakyat!” tutup Ramli.

Kini, bola panas berada di tangan Pemprov dan aparat penegak hukum. Akankah mereka berani membongkar dugaan skandal ini? Publik menunggu tindakan nyata.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hatta Kainang Apresiasi Pj Gubernur

    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Hatta Kainang Sambut Baik Rencana Pj Gubernur Tambah Akses Penerbangan

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 110
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Rencana Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, untuk membuka konektivitas perhubungan udara, disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Hatta Kainang. Hal itu disampaikan Hatta Kainang, saat melakukan penjemputan kedatangan Pj Gubernur di Bandara Tampa Padang, Mamuju. Selasa, (19/5/2024). Menurut Hatta Kainang, rencana yang dicanangkan oleh Pj Gubernur merupakan […]

  • Kantor Desa Tanambuah disegel

    Segel Kantor Desa, Warga Tanambuah Sebut Kades Korupsi Hingga Salah Gunakan Jabatan

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 168
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekira 200 orang masyarakat di Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berunjuk rasa dan menyegel Kantor Desa, Kamis (18/4/2024). Menurut Koordinator Aksi, Firka, hal itu dilakukan buntut kekecewaan warga atas kepemimpinan Kepala Desa, Muh. Nasrullah, semenjak menjabat dua tahun silam. Firka menyebut, sejak Kepala Desa menjabat, berbagai permasalahan bermunculan, termasuk […]

  • Ilustrasi pengobatan TBC

    Pengobatan TBC di Sulbar Capai 100 Persen, Namun Deteksi dan Pencegahan Masih Rendah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaporkan capaian penanggulangan tuberkulosis (TBC) Triwulan I 2026 menunjukkan kemajuan pada aspek pengobatan, namun masih menghadapi tantangan serius pada deteksi dini dan pencegahan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam percepatan penanganan penyakit menular, sejalan dengan kebijakan nasional serta arah […]

  • Dr. Drs. H. Muh. Dahlan Abubakar, M.Hum

    Resensi Buku :  Jejak dan Cerita Para Pemimpin Daerah Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Catatan M. Dahlan Abubakar Judul : Jejak Langkah dan Pemikiran BUPATI di Sulawesi Barat (1960-2023). Penulis : Sarman Sahuding Penerbit : Kompas Penerbit Buku Tahun terbit : 2024 Tebal : 352 halaman Ukuran : 15x23cm “Di pagi buta itu, Bupati Mamuju (Atiek Sutedja) dan rombongan meninggalkan Kampung Tarailu lalu menyusuri arus sungai Karama yang amat […]

  • NTP Sulbar

    NTP Sulbar November 2025 Anjlok 2,8 Persen, Picu Daya Beli Petani Tertekan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 243
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Barat (Sulbar) turun signifikan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP Sulbar melemah dari 130,63 menjadi 126,96, atau turun 2,80 persen dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal kuat melemahnya daya beli petani di tengah tekanan harga komoditas pertanian. BPS menyebut, pelemahan NTP disebabkan oleh […]

  • Jembatan mangkrak di Salutiwo

    Warga Salutiwo Bonehau Tuntut Janji Perusahaan Sawit Selesaikan Jembatan yang Mangkak 3 Tahun

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Jembatan penghubung antara Dusun Saluapa dan Desa Salutiwo, Kecamatan Bonehau, Mamuju, hingga kini belum juga diperbaiki. Padahal kerusakan jembatan tersebut disebut akibat tindakan perusakan yang diduga dilakukan secara sengaja oleh pihak Koperasi Dimensi Mandiri Tani. Warga menyebut, pihak koperasi yang dikelola salah satu perusahaan sawit pernah berjanji akan membangun kembali jembatan tersebut […]

expand_less