Cuma Karena Tegur Pohon Ditebang, Petani Sawit di Mamuju Tengah Dikeroyok Tetangga
- account_circle mekora.id
- calendar_month Senin, 11 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petani Sawit Mamuju Tengah dikeroyok tetangga dirawat di Fasilitas kesehatan terdekat. (Foto : Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MATENG, Mekora.id – Seorang petani kelapa sawit di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menjadi korban pengeroyokan tiga tetangganya hanya karena menegur aksi penebangan pohon sawit miliknya. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/8/2025).
Korban bernama Muh Ali memergoki para pelaku sedang menebang pohon sawit di kebunnya. Ia lalu bertanya, “Kenapa pohon sawit saya ditebang?” Namun, bukannya mendapat jawaban, pertanyaan itu justru dibalas dengan pukulan bertubi-tubi hingga korban mengalami luka di kepala.
Adik korban, Ino, yang menjadi pelapor, mengatakan pihak keluarga telah melaporkan kasus ini ke Polsek Mateng dan Polres Mamuju Tengah.
“Kami minta keadilan, pelaku segera ditangkap dan diadili agar kakak saya mendapatkan keadilan,” ujarnya kepada media suarasulbar.id, Minggu (10/8/2025).
Keluarga juga telah menyerahkan barang bukti kepada pihak kepolisian, termasuk hasil visum dari RSUD Mamuju Tengah.
Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, AKP E. Reski, membenarkan laporan tersebut.
“Iye pak, sudah diterima anggota SPKT laporannya,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menguji kesigapan aparat dalam melindungi hak warga, terutama para petani yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
