MAMUJU, Mekora.id – Warga Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sejak sepekan terakhir.

Kelangkaan pasokan tersebut membuat warga terpaksa membeli Pertalite dari pedagang eceran dengan harga yang jauh di atas harga normal. Saat ini, harga Pertalite di tingkat pengecer di wilayah Kalumpang disebut mencapai Rp25.000 per botol.

Kondisi tersebut dinilai semakin memberatkan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas ekonomi.

Salah seorang warga Kalumpang, Herman Eman, mengatakan bahwa masyarakat saat ini kesulitan memperoleh Pertalite. Warga yang membutuhkan BBM terpaksa membeli dari pedagang eceran meskipun harganya mencapai Rp25.000 per liter.

“Sudah hampir satu minggu warga Kalumpang sulit mendapatkan Pertalite. Kalau ada, harganya bisa mencapai Rp25.000 per liter di pedagang eceran,” ujar Herman Eman kepada Mekora.id via Messengger, pada Minggu (20/09/2026) Sore.

Dengan harga tersebut, satu jerigen berkapasitas sekitar 33 liter dapat mencapai Rp825.000. Harga ini dinilai sangat tinggi dan semakin membebani masyarakat.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk memastikan kelancaran pasokan BBM ke Kecamatan Kalumpang serta melakukan pengawasan terhadap harga di tingkat pengecer.

Kelancaran distribusi BBM dinilai penting agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan mendapatkan bahan bakar dengan harga yang terjangkau.