Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Anggota DPRD Mamuju Dipolisikan Keturunan Raja, Buntut Dugaan Hina Gelar Uwe

Anggota DPRD Mamuju Dipolisikan Keturunan Raja, Buntut Dugaan Hina Gelar Uwe

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Anggota DPRD Mamuju, Ramliati, dilaporkan Keluarga besar Bangsawan Mamuju, atas dugaan penghinanan gelar bangsawan Uwe ke Polresta Mamuju, pada, Senin, (28/10/2024).

Laporan itu menyusul tangkapan layar pada percakapan di grup WhatsApp oleh politikus Demokrat itu, yang diduga menghina gelar bangsawan di Mamuju beberapa waktu lalu.

“Tobak do punna “Uwe'”, mau nena buriki di padi “Uwe'” do tomo,” tulis percakapan grup WhatsApp yang dilaporkan.

Berdasarkan keterangan pelapor, Akriadi, dalam dilimpahkan ke Polresta Mamuju. Percakapan itu dalam bahasa Indonesia bermakna “Saya Ampun kalau dengan “Uwe'”, karena suatu saat kucing pun akan diberi gelar Uwe.” dikutip dalam lembaran laporan Akriadi.

Akriadi menyatakan, laporan itu sebagai tindak lanjut yang ditempuh para keturunan Raja hingga pemangku adat di Mamuju. Yang Melaporkan dugaan penghinaan yang dilakukan Ramliati.

“Kami berharap laporan ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, karena jika tidak kami tidak bisa lagi membendung hal-hal yang tidak diinginkan akibat dampak dari penghinaan yang dilakukan Ramliati pada gelar Uwe’,” kata Akriadi.

Sementara, Tokoh Adat yang juga cucu Raja Mamuju, Almalik Pababari, mengatakan, apa yang dilakukan oleh Anggota DPRD Mamuju, Ramliati, merupakan penghinaan bagi keturunan Raja di Mamuju.

Pasalnya, kata Anggota DPD RI itu, gelar, “Uwe'” merupakan hal yang sangat sakral dan digunakan hanya untuk gelar bagi keturunan Raja di Mamuju.

“Ini bukan lagi kekecewaan tapi diatasnya, penghinaan. Ini dihina betul, karena tidak sembarang di Mamuju dipanggil Uwe’. Nanti ada keturunan raja baru bisa dipanggil Uwe’,” ungkap Almalik Pababari.

Dalam pelaporan dugaan penghinaan gelar “Uwe'” itu, ratusan massa juga melakukan iring-iringan sembari melakukan orasi.

Sejumlah tokoh dan keturunan raja hingga pemangku adat Mamuju juga ikut hadir dalam pelaporan itu, diantaranya Pemangku Adat Mamuju sekaligus Paman Raja Mamuju, Uwe’ Amir, Tokoh Masyarakat, Uwe’ Topan, dan sejumlah tokoh lainnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mohammad Syauqi Tanriwali, ASN Pemprov Sulbar

    Begini Klarifikasi Kepala Seksi Disdikbud Sulbar Pasca Dilaporkan ke Polisi Berselingkuh

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 187
    • 5Komentar

    Note : Hak Jawab ini kami berikan sebagai bagian pemenuhan kesetaraan hak setiap warga negara Indonesia, dan memenuhi kode etik Jurnaslistik (KEJ) MAMUJU, mekora.id – Pasca pelaporan dugaan kasus perzinahan yang menyeret Oknum Kepala Seksi dan Tenaga honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar. Mohammad Syauqi Tanriwali tampil di Media dan membantah seluruh tuduhan yang […]

  • Ruslan Ida Mamasa

    Ruslan Ajak Pendukung Berpolitik Santun Untuk Bangun Demokrasi Sehat di Mamasa

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Mamasa, Mekora.id – Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, Sulawesi Barat, Ruslan dan Andi Faridha Fachri (Ruslan-Ida) melangsung deklarasi akbar jelang pendaftaran ke KPU, di Lapangan Tribun kota Mamasa, Kamis, (29/8/2024). Ribuan massa pendukung itu, terpantau mulai berkumpul sejak pagi dari sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa untuk menghadiri deklarasi Akbar Ruslan-Ida. Dalam orasinya, […]

  • Kades Bambu Ditahan

    P21! Kades Bambu Mamuju Resmi Ditahan Polda Sulbar Terkait Tipu Gelap

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 313
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Kepala Desa (Kades) Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Hartono, ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulbar. Penangkapan Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mamuju itu terkait kasus lama dugaan penipuan dan penggelapan anggaran proyek tahun 2016. Direktur Reskrimum Polda Sulbar, Kombes Pol Beny Murjayanto, membenarkan penangkapan tersebut […]

  • Darmawan Juara Dunia Pencak Silat di Uni Emirat Arab (UEA)

    Darmawan Arjuna Putra, Pesilat Asal Kalukku Juara Dunia Pencak Silat di UEA

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 376
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga pencak silat tingkat dunia, Pesilat Darmawan Putra Arjuna, berhasil merebut juara dunia di Kelas Junior Putra, dalam kejuaraan yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Jumat, (22/12/2-24) kemarin. Darmawan Putra Arjuna, merupakan pesilat berusia 15 tahun asal Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Ia […]

  • Pemprov Sulbar bantu Mamasa Internet Starlink

    Pemprov Sulbar Bantu Pemkab Mamasa Dengan Paket Internet Starlink Untuk Kurangi Blank Spot

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 227
    • 1Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Pj Gubernur Bahtiar menyerahkan bantuan satu paket Internet Starlink ke Pemerintah Kabupaten Mamasa. Bantuan itu diterima langsung oleh Pj Bupati Mamasa Muhammad Zain, Kamis, (14/11/2024). Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Persandian dan Statistik Pemprov Sulbar, Mustari Mula, yang dihubungi secara terpisah mengatakan bantuan Internet tersebut diperuntukkan kepada […]

  • mayat di Botteng Mamuju

    Klarifikasi Keluarga Korban Meninggal Dunia di Teras Masjid Botteng : Bukan Pergi Mencari Pekerjaan

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 237
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Korban (RH) yang meninggal dunia di Teras Masjid Botteng, Sabtu kemarin berniat menghadiri acara aqiqah sang cucu. Bukan untuk mencari pekerjaan seperti yang diberitakan sebelumnya. Hal itu di konfirmasi langsung, oleh pihak anak korban. Ia menyebut pemberitaan yang menyebut ayahnya pernah dioperasi usus buntu dan berangkat mencari pekerjaan tidaklah benar. “Bapak saya […]

expand_less